Total: 23934
Aksi WO Ananda Sukarlan, Fahira: Anies Justru Tegakkan Nilai Kemanusiaan
16 November 2017 13:05 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com), Aksi meninggalkan (walk out) ruangan yang dilakukan seorang pianis sekaligus alumni Kolese Kanisius Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai banyak kalangan sebagai sikap permusuhan terhadap pribadi Anies Baswedan yang pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu sempat berkompetisi dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Demikian diungkapkan, senator Jakarta Fahira Idris dalam keterangannya, Jakarta 15 November 2017 Kemarin. Diketahui, Gubernur Anies hadir dalam acara itu sebagai undangan resmi memberi sambutan pada malam penghargaan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-90 Kolese Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara (11/11).  “Walau saya menyakini aksi WO ini untuk memperlihatkan ketidaksukaan dan cara mereka mengekspresikan rasa permusuhan terhadap Pak Anies, tapi saya berharap warga Jakarta tetap tenang. Kita yang sudah dewasa dalam berpolitik ngalah saja. Kalau mereka menganggap tidak ada nilai-nilai kebaikan dalam diri Pak Anies, setidaknya kita melihat gubernur kita ini punya komitmen mengembalikan nilai-nilai warga Bukit Duri dan Kampung Akuarium yang sudah dicabut oleh Ahok yang mereka anggap mempunyai kepribadian yang dipenuhi nilai-nilai kebaikan,” ujar wanita yang akrab disapa Uni Fahira itu.  Fahira mengungkapkan, tuduhan yang dilontarkan Ananda Sukarlan bahwa Anies Baswedan mendapat jabatannya dengan cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius sebenarnya tuduhan serius dan termasuk pembunuhan karakter. Bahkan aksi WO menurut Ananda Sukarlan juga didasarkan dan mengatasnamakan nilai kemanusiaan. “Nilai kemanusian siapa yang dilanggar Pak Anies. Dia tidak pernah menggusur rumah dan tanah warga miskin yang sedang bersengketa di pengadilan. Dia tidak pernah teriak-teriak punya niat bakar demonstran hidup-hidup apalagi punya versi HAM sendiri bahwa bila dua ribu orang menentang dia dan membahayakan 10 juta orang, maka dua ribu orang itu boleh dibunuh,” tukas Fahira. Walau merasa terganggu dengan peristiwa ini, namun Fahira memuji sikap Anies yang menanggapi insiden ini dengan elegen, santai, tanpa sedikitpun ada rasa marah atau kecewa. “Jujur saya terganggu dengan peristiwa ini. Tapi melihat respon Pak Anies yang biasa saja bahkan menghargai perbedaan pendapat membuat kita membuka mata, mana pemimpin karbitan dan mana pemimpin sejati,” tukas Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) ini. (bilal/voa-islam)

Selengkapnya

Sowan ke Pemuda Muhammadiyah, Kanisius Khawatirkan Isu Aksi Massa
16 November 2017 13:02 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com), Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah kedatangan tetangga dekatnya, para Romo dan alumni Kolese Kanisius, pada Rabu Sore (15/11/2017). Diantaranya, Romo J. Heru Hendarto SJ, selaku Ketua Yayasan Budi Siswa yang menaungi Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius. Kebetulan Gedung Kolese Kanisius dan Gedung Dakwah Muhammadiyah menempel bersebelahan.

Kedatangan para Romo dan Alumni Kanisius, menurut Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, menyampaikan sikap kekhawatiran atas isu dan provokasi akan adanya aksi massa ke Kolese Kanisius. Pihaknya, juga menegaskan ketidaksetujuannya dengan sikap Annada Sukarlan yang membuat polemik belakangan ini. "Romo Heru, Kepala Kolese Kanisius dan romo lainnya serta para Alumni, menyampaikan kecemasan mereka terkait dengan isu ajakan serta provokasi untuk melakukan demo terhadap Kolese Kanisius, yang tersebar di sosial media," Kata Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu Malam (15/11/2017). Lanjut Dahnil, Romo Heru menyampaikan, pada dasarnya mereka kecewa dan menyayangkan sikap Ananda Sukarlan terkait aksi WO ketika Gubernur DKI Anies Baswedan menyampaikan Pidatonya, pun demikian dengan sikap resmi Alumni Kolese Kanisius yang menyesalkan tindakan yang dilakukan Ananda tersebut. "Ditambah yang bersangkutan membuat rilis terkait aksi WO, tersebut. Jadi, tidak ada kaitannya dengan Civitas akademika Kolese Kanisius,"cerita Dahnil. Terkait dengan hal tersebut, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Sudah berusaha mencari dan menelusuri siapa yang menyebarkan provokasi dan ajakan tersebut. Oleh sebab itu. Pemuda Muhammadiyah ingin menyampaikan, bahwa siapa pun yang melakukan provokasi mengajak melakukan demonstrasi terhadap lembaga pendidikan seperti Kolese Kanisius tentu tidak di benarkan."Muhammadiyah memiliki ribuan lembaga pendidikan diseluruh Indonesia, tentu tidak berkenan bila diancam dengan demonstrasi, apalagi isu yang dibawa tidak terkait dengan institusi tersebut,"jelas Dahnil. Demikian juga, imbuh Dahnil, Pemuda Muhammadiyah tidak ingin hal tersebut terjadi pada tetangga terdekatnya, yakni Kolese Kanisius. "Jadi, kami dengan rendah hati menyampaikan kepada siapa saja yang berusaha untuk memobilisir demonstrasi ke Kanisius, itu sama dengan demonstrasi juga dirumah Kami, Gedung Dakwah Muhammadiyah yang menempel dengan Kolese Kanisius,"lontarnya.Maka, Pemuda Muhammadiyah mengimbau untuk tidak melakukan demonstrasi dan ancaman mobilisasi massa tersebut, karena bisa menyulut stigma intoleran yang massif, "mari rawat nalar yang sehat bukan emosi yang kuat, selama ini kami berusaha keras merawat Toleransi yang otentik dengan apik, bukan toleransi yang penuh keberpura-puraan,"terangnya. Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah akan Berjaga dan memastikan agar tidak ada penyerangan dan melakukan demonstrasi terhadap kolese kanisius. "Dan, kami berharap memang tidak Akan pernah ada,"cetusnya.Menurut Dahnil, sikap Ananda Sukarlan adalah sikap lribadi. Dahnil mempersilahkan siapa pun yang ingin protes menyampaikan langsung kepada yang bersangkutan, namun bila terkait dengan upaya ancaman dan demonstrasi terhadap kolese kanisius tentu juga menjadi urusan Kokam  Pemuda Muhammadiyah yang selama ini terus hidup bertetangga dengan baik, damai dan berbagi dengan Kolese Kanisius. (bilal/voa-islam

Selengkapnya

Seorang Ayah Ampuni Pembunuh Anaknya Jika Hafal Al Quran
16 November 2017 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:18 WIB

Eramuslim – Kehilangan anak akibat dibunuh tentunya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, khususnya sang ayah yang menjadi wali qishah dari korban.

Akan tetapi langkah berbeda diambil seorang ayah asal Arab Saudi yang akan mengampuni pembunuh anaknya jika dia berhasil menghafal Alquran, seperti dilansir dari laman, Muslim Village.

Rabi’a al-Dousary, ayah dari pemuda terbunuh bernama Abdullah, berjanji akan memaafkan penjahat yang dihukum, Faisal al-Ameri, jika dia berhasil menghafal semua Alquran sebelum meninggalkan penjara, seperti dilaporkan surat kabar al-Yawm Saudi.

Selengkapnya

Inilah sebab Dasar Kenapa Subsidi BBM Ditiadakan oleh Rezim Jokowi
16 November 2017 12:51 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:03 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo menyatakan bahwa soal pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintahan Joko Widodo diprediksi tidak akan berlanjut dengan baik, salah satunya soal keinginannya membangun kereta api cepat dan membangun beberapa pelabuhan.

“Itukan besar biayanya. Ini, sekali lagi banyak visitelnya muncul belakangan. Ini karena pernyataan ‘Siap, Pak’ tadi. Inilah yang saya soroti dalam 3-4 tahun kenapa jadinya begini. Kenapa tidak dijabarkan dengan baik lalu Presiden bisa saja langsung mengerti kalau itu tidak mungkin (terlaksana),” ujarnya, Rabu (15/112017), di Jakarta.

Selengkapnya

Jika Aliran Kepercayaan tak Masuk KTP Langgar HAM, Mengapa Ada UU Aliran Sesat?
Kamis, 16 November 2017 - 12:48 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:03 WIB
Ia setuju pendapat Muhammadiyah yang mengatakan, cara pandang di balik keputusan MK ini adalah cara pandang liberal

Selengkapnya

Pemberontak Syiah Mengklaim Koalisi Pimpinan Saudi Bom Bandara Yaman
Kamis, 16 November 2017 - 12:42 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 13:03 WIB
Saudi dan sekutunya memandang Iran bertanggung jawab atas konflik Yaman, di mana lebih dari 10.000 orang telah tewas

Selengkapnya

Militer Kuasai Zimbabwe, Presiden Robert Mugabe jadi Tahanan Rumah
Kamis, 16 November 2017 - 12:36 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 12:48 WIB
Presiden Afsel Jacob Zuma mengonfirmasi ia telah berbicara dengan Robert Mugabe, yang mengakui dia sedang terkurung di rumahnya namun keadaannya baik

Selengkapnya

Wasekjen MUI; Kalo Gak Naik Tarif Tol, Ya Dijual ke Asing
16 November 2017 12:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 12:48 WIB

Eramuslim – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ust. Tengku Zulkarnain ikut mengomentari perihal kenaikan tarif tol Tanggerang-Merak sebesar 7,23% yang akan diberlakukan pemerintah mulai 21 November mendatang

Dalam cuitannya di akun media sosial Twitter, ulama asal Tanah Rencong ini menyindir pemerintah yang hanya bisa menaikan tarif atau menjualnya ke asing.

“Tarif Tol Tangerang-Merak naik. Kemarin Jagorawi, dengan alasan satu tarif, Sentul-Bogor naiknya luar biasa. Pokoknya kalau tidak naik, ya dijual. Asyiq betul ah. Selamat menikmati dan mensyukuri. Kalau perlu bacakan Yasin, Biar berkah. Oke….?,” tulis Ust.Tengku Zulkarnain.

Selengkapnya

Catatan Zeng Wei Jian: Ketika Ex. Jubir Ahok Bela Ananda Sukarlan
16 November 2017 12:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 12:33 WIB

Eramuslim.com -While I’m driving, Bu Nursyahbani Katjasungkana kirim naskah tulisan dari Ex Jubir Ahok-Djarot, Ny. Emmy Hafild. Judulnya, “Ananda Sukarlan & Hak Kebebasan Berpendapat”.

Saya baca. Whoaa…Ngawur. Tulisan Sampah. Nyesel saya bacanya. Full of hatred. Jadi polusi logic. Mutunya rendah.

Ada bumbu “puffery” (false praise) di tulisan Emmy Hafild. Dia bilang Ananda Sukarlan pianis terkenal di dunia. That’s Bullshit..!! Outside the tadpole pond (kolam cebong), No body knows him.

Selengkapnya

Ananda Sukarlan Tidak Menyesal dan Belum Niat Minta Maaf
16 November 2017 11:45 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 12:03 WIB

Eramuslim.com – Ananda Sukarlan mengaku tak menyesal telah melakukan walkout saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius, Sabtu (11/11/2017). Menurut dia, walkout sebenarnya sesuatu yang normal, terutama di budaya Barat. Tapi dia agaknya lupa jika Indonesia itu menganut budaya timur.

Di Eropa, kata dia, aksi WO biasa dilakukan di arena konser ketika penonton tak puas atau di gedung bioskop. Akan menjadi persoalan ketika itu dibesar-besarkan.

Selengkapnya

Ust. Abdul Somad: Untuk Ngajak Orang Shalat Gak Perlu Punya Basic Agama
16 November 2017 11:38 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 11:48 WIB
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Tidak harus menunggu menjadi ustadz untuk mengajak orang lain menjalankan shalat. Demikian pesan tersirat dari ceramah Ustadz Abdul Somad, Lc. MA, di video "Ajak Orang Lain ikut Sholat" yang dipublikasikan salingsapa tv.

“Untuk ngajak orang sholat gak perlu punya basic agama," tuturnya.

Selengkapnya

Apa Maksud Fitnah Perempuan?
16 November 2017 11:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 11:48 WIB

Eramuslim – Assalaamu’alaykum wr wb

Ustadz, saya kurang paham dengan maksud bisa menimbulkan fitnah bagi perempuan yang pergi keluar rumah dengan berhias, memakai asesoris, ataupun memakai parfum. Maksud fitnah di sini bagaimana ya?

Jazakallah

Wassalaamu’alaikum wr wb

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Fajar Rusdiyanto yang dimuliakan Allah swt

Selengkapnya

“Penyesalan” Orang Yang Mati Syahid
16 November 2017 10:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:48 WIB

Eramuslim.com – Semoga Allah Ta’ala menghidupkan kita dalam ma’rifat kepada-Nya, dan mati dalam keadaan syahid di jalan-Nya. Sesungguhnya Dialah sebaik-baik Pelindung dan Pembela.

Syahid adalah kematian yang terindah. Ialah kemuliaan yang diberikan kepada sosok-sosok pilihan-Nya. Baik di medan jihad, dibunuh musuh Allah, atau di atas tempat tidur sebagaimana dialami Nabi dan beberapa sahabatnya.

Selengkapnya

Berbekal “Surat Sakti’ Sambangi Pengungsi Rohingya di Rakhine
Kamis, 16 November 2017 - 10:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:33 WIB
BMH mengatakan, pendistribusian bantuan 1.000 paket sembako ke kamp pengungsian di Sittwe Township ini merupakan tahap keempat

Selengkapnya

Cak Nun Berharap MUI Kembali Seperti Era Soeharto
Kamis, 16 November 2017 - 10:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:18 WIB
Emha membandingkan kondisi umat Islam saat ini, di mana semua ormas mengeluarkan fatwa sendiri-sendiri, ta’asub membuat umat jadi bingung

Selengkapnya

Masihkah Anda Ragu Khasiat Habattussauda? Baca Ini…
16 November 2017 10:05 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:18 WIB

EramuslimAdvertorial

PERLINDUNGAN APA SAJAKAH YANG DIBERIKAN HABBATUSSAUDA PADA KITA?

Kita semakin terpapar pada beragam zat beracun yang berpotensi membahayakan dalam kehidupan sehari-hari. Zat-zat toxic ini berasal dari bahan kimia yang berasal dari beragam sumber dalam makanan atau minuman kita. Semisal dari bahan pewarna,pengawet, pertisida pada sayuran, buah, dan lain-lain.

Banyak dari bahan kimia ini dalam konsentrasi tinggi diketahui menyebabkan kita berada dalam bahaya, dan keterpaparan yang terus menerus terhadapnya dapat menimbulkan masalah terhadap kesehatan kita saat ini. Para ilmuwan secara tidak langsung telah melibatkan bahan kimia ke dalam lingkungan yang memiliki peran dalam meningkatkan kejadian kanker, infertilitas, peningkatan obesitas, penyakit pernafasan, depresi, autisme, attention deficit hyperactivity dan fibromyalgia.

Selengkapnya

Romo Magnis: Yang Mengikuti Ananda Walk-Out Banyak
16 November 2017 10:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:18 WIB

Eramuslim.com – Komponis dan juga pianis Ananda Sukarlan salah satu alumni yang mendapat Penghargaan Kanisius dalam rangka memperingati 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/11) malam. Namun saat Gubernur DKI Anies Baswedan berpidato, Ananda dan beberapa alumni lain walk out (WO) dari ruangan tersebut.

Ananda mengaku walk out sebagai bentuk kritik kepada panitia Kanisius tersebut. Karena menurut Ananda, jabatan yang diraih Anies diraih dengan cara yang tidak fair.

Selengkapnya

Turki Berjanji Lanjutkan Dukung Militer untuk Qatar
16 November 2017 09:48 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 10:03 WIB
DOHA, QATAR (voa-islam.com) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berjanji untuk melanjutkan dukungan militer bagi Qatar di tengah krisis politik yang sedang berlangsung dengan sebuah blok yang dipimpin oleh Saudi negara.

Erdogan memberikan janji tersebut saat melakukan perjalanan ke Doha dimana dia juga menawarkan "kesiapan" sektor swasta negaranya untuk membantu Qatar dalam proyek multi-miliar dolar untuk Piala Dunia 2022, Qatar News Agency melaporkan pada hari Rabu (15/11/2017).

Selengkapnya

Hiduplah Bebas untuk Kebahagiaanmu
Kamis, 16 November 2017 - 09:17 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 09:48 WIB
Orang yang menggunakan pendengaran, penglihatan dan hatinya dengan baik dan benar, tidak akan memilih jalan kesengsaraan (Neraka)

Selengkapnya

Beginilah Sholatnya Abu Bakar, Cerna Kisahnya Miliki Kaosnya
16 November 2017 09:36 WIB     |     Waktu unduh: 2017-11-16 09:48 WIB

EramuslimAdvertorial

Sholatnya Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq R.a

Beliau radhiyallahu ‘anhu termasuk kalangan orang-orang shalih, sekaligus salah satu dari sahabat utama yang dekat dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, imam yang utama dari sejumlah sahabat yang lainnya. Beliau telah menghabiskan hidup dan segenap jiwa raganya, harta kekayaannya serta waktunya untuk diinfakkan dan berjihad di jalan Allah. Termasuk memberikan pelayanan dalam dakwah dan penyampaian wahyu.

Selengkapnya