Total: 47009
Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [2]
Selasa, 20 Desember 2016 - 09:12 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 09:33 WIB
Mayoritas warga Suriah adalah Sunni, termasuk Bashar Assad. Tetapi kekuasaan dan militer dikuasai Nusairiyah-Alawiyah yang Syiah

Selengkapnya

Apa kata riset ilmiah tentang konsumsi kopi? Jawabannya bisa bikin anda tidak percaya
20 Desember 2016 09:16 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 09:33 WIB

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum

Apakah betul, mengkonsumsi kopi memicu efek samping yang kurang baik?
Adakah solusi praktisnya?

Tn AA, di Cisaranten, Bandung

Jawaban :

Wa’alaikumussalam

Untuk menjawab pertanyaan ini kami sajikan beberapa kesimpulan penelitian berikut :

  1.  Bahwa konsumsi kopi sebanyak 3 cangkir sehari dapat meningkatkan prevalensi kejadian infeksi kuman Helicobacter pylori penyebab penyakit maag.

    Penelitian ini berjudul “Relation of smoking and alcohol and coffee consumption to active Helicobacter pylori infection: cross sectional study”  dipublikasikan 6 Desember 1997

    Selengkapnya

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [21]
Selasa, 20 Desember 2016 - 09:12 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 09:18 WIB
Mayoritas warga Suriah adalah Sunni, termasuk Bashar Assad. Tetapi kekuasaan dan militer dikuasai Nusairiyah-Alawiyah yang Syiah

Selengkapnya

Suguhkan kepada Tamu yang Halal Meski Sedikit
Selasa, 20 Desember 2016 - 09:01 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 09:18 WIB
IMAM HASAN AL BASHRI suatu saat mengunjungi Khalifah Umar bin Abdul Azizi, maka Umar pun menyuguhkan kepadanya setengah potong roti […]

Selengkapnya

Deddy Mizwar: Ormas Asing Berbahaya, Terlebih Ormas Komunis-Cina
20 Desember 2016 09:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 09:18 WIB

Eramuslim.com – Pemerintah pusat resmi mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 59/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang Didirikan oleh Warga Negara Asing (WNA). Peraturan ini menuai banyak kritisi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menganggap ormas asing dapat membahayakan negara. Terutama dari sisi ideologi yang berbeda dengan yang dianut bangsa Indonesia.

“Kalau bicara bela negara termasuk ideologi ini sangat bahaya. Apalagi banyak ormas asing yang sekarang dari cina yang notabene adalah komunis,” kata Deddy usai menjadi inspektur upacara Hari Bela Negara di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (19/12).

Selengkapnya

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [1]
Selasa, 20 Desember 2016 - 08:31 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:48 WIB
Rusia dan Iran menggunakan istilah perang melawan “kelompok takfiri” dan “teroris” untuk membunuhi rakyat Suriah

Selengkapnya

Sukses Satukan Umat, Habib Rizieq Diusulkan Jadi Imam Besar Nasional
20 Desember 2016 08:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:48 WIB

Eramuslim.com – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) mengeluarkan catatan refleksi akhir tahun. Salah satu poinnya yakni mengusulkan Habib Muhammad Rizieq Syihab sebagai Imam Besar Nasional.

Usulan tersebut bukanlah tanpa pertimbangan. Ketua Umum Parmusi, H Usamah Hisyam mengungkapkan bahwa Habib Rizieq yang saat ini menjadi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) adalah sosok yang sukses mempersatukan umat dalam Aksi Bela Islam.

Selengkapnya

Mahir Berbahasa Inggris Dalam Waktu 30 Hari Dari Nol sampai Mahir, Hanya Rp.400rb
20 Desember 2016 07:41 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:33 WIB
Asalamualaikum

Kami Dari Digital Ilmu Persada Menginformasikan  Produk Terbaru Kami

Software Media Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif.

Spesial Pelengkap Media Belajar dan Mengajar Bahasa Inggris Untuk semua kalangan Sangat Efektif dan Bermanfaat Jangka Panjang Untuk Sekolahan, Universitas dan Kebutuhan belajar bahasa inggris mandiri.

Mahir Berbahasa Inggris Dalam Waktu 30 Hari Dari Nol sampai Mahir dengan metode “Krebs Method” 1 - 40

Selengkapnya

Erdogan : Kutuk Pembunuhan Karlov , Karena Hancurkan Normalisasi Rusia-Turki
20 Desember 2016 08:20 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:33 WIB

Eramuslim.com – Penembakan mati duta besar Rusia di Ankara Andrey Karlov adalah provokasi yang dirancang untuk menghancurkan normalisasi Turki-Rusia, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu Agency Senin (19/12).

Erdogan “sangat” dan “keras” mengutuk pembunuhan Andrey Karlov pada Senin malam.

“Kedua negara Turki dan Rusia memiliki kemauan untuk tidak tertipu oleh provokasi ini,” kata Erdogan.

Selengkapnya

Penembak Karlov Melakukan Aksinya Demi Aleppo
20 Desember 2016 07:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:33 WIB

Eramuslim.com – Pameran foto yang diselenggarakan Kedutaan Besar Rusia di Ankara, Turki, Senin (19/12) malam, berakhir tragis.

Acara yang ditujukan untuk memperlihatkan kedekatan kedua negara diwarnai insiden penembakan terhadap Duta Besar (Dubes) Rusia Andrey Karlov. Pria berkacamata itu tewas di tangan pelaku bernama Mevlut Mert Altintas.

Pria berusia 22 tahun itu diketahui menyamar sebagai petugas kepolisian untuk masuk ke dalam gedung pameran. Mevlut juga menyerahkan kartu identitas yang menunjukkan dirinya tergabung dalam satuan anti huru-hara Kepolisian Turki. Dalam kartu tersebut, ia tercatat sebagai lulusan Sekolah Polisi Izmir.

Selengkapnya

Rakyat Venezuela Jarah Toko-Toko Milik Orang Cina
20 Desember 2016 08:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 08:18 WIB

Eramuslim.com – Penjarahan terburuk terjadi di sejumlah wilayah di Venezuela sepanjang akhir pekan kemarin.

Penjarahan terutama terjadi di El Callao dan Ciudad Bolivar di mana toko-toko yang menjadi target adalah toko milik warga keturunan China.

Polisi setempat berupaya meredam aksi penjarahan dengan melepaskan gas air mata dan melakukan penangkapan.

Gubernur negara bagian Bolivar mengatakan ada 262 penangkapan di sana, dengan penjarahan dari toko-toko makanan. Kelompok bisnis lokal mengatakan 350 perusahaan telah dirampok di Ciudad Bolivar, termasuk 90 persen dari toko makanan.

Selengkapnya

Penembak Karlov Ternyata Polisi Yang Dipecat Erdogan, Melakukan Aksinya Demi Aleppo
20 Desember 2016 07:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:48 WIB

Eramuslim.com – Pameran foto yang diselenggarakan Kedutaan Besar Rusia di Ankara, Turki, Senin (19/12) malam, berakhir tragis.

Acara yang ditujukan untuk memperlihatkan kedekatan kedua negara diwarnai insiden penembakan terhadap Duta Besar (Dubes) Rusia Andrey Karlov. Pria berkacamata itu tewas di tangan pelaku bernama Mevlut Mert Altintas.

Pria berusia 22 tahun itu diketahui menyamar sebagai petugas kepolisian untuk masuk ke dalam gedung pameran. Mevlut juga menyerahkan kartu identitas yang menunjukkan dirinya tergabung dalam satuan anti huru-hara Kepolisian Turki. Dalam kartu tersebut, ia tercatat sebagai lulusan Sekolah Polisi Izmir.

Selengkapnya

Penembak Karlov: Hanya Kematian Untuk Saya, Setiap Pihak (yang Membantai Aleppo) Tunggu Pembalasannya!
20 Desember 2016 07:10 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:33 WIB
Eramuslim.com – Pelaku penembakan Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov diketahui adalah seorang polisi. Sebelum melakukan aksinya pria itu sempat berteriak tentang Aleppo.Dalam video yang beredar di media sosial, dilansir dari CNN, Selasa (20/12/2016) ada sejumlah pesan yang disampaikan oleh pria bersenjata itu. Dia terdengar meneriakkan takbir berkali-kali kemudian menyebut Allepo beberapa kali.Allahu Akbar… “Jangan lupa Aleppo! Jangan lupa Suriah! Jangan lupa Aleppo! Jangan lupa Suriah,” teriaknya.

Selengkapnya

Pelaku Pembunuhan Dubes Rusia di Ankara Seorang Petugas Polisi Anti Huru-hara Turki
20 Desember 2016 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:18 WIB
ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Orang yang membunuh duta besar Rusia di Turki diidentifikasi sebagai seorang perwira berusia 22 tahun di unit polisi anti huru hara Turki, yang telah 2,5 tahun bertugas di kesatuannya.

Duta Andrey Karlov ditembak mati pada Senin (19/12/2016) malam ketika ia menyampaikan pidato di sebuah galeri seni Ankara. Pelaku gugur dalam tembak-menembak dengan pasukan keamanan.Penyerang diidentifikasi sebagai Mevlut Mert Altintas, seorang perwira berusia 22 tahun di polisi anti huru hara Turki, kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu. Menteri menambahkan bahwa penyelidikan motif di balik pembunuhan itu sedang berlangsung.Altintas lahir pada tanggal 24 Juni 1994 di provinsi pesisir barat Turki Aydin. Dia bersekolah di SMA Soke Cumhuriyet Anadolu dan lulusan Sekolah Polisi Izmir Rustu Unsal, kata sang menteri, seperti dikutip oleh kantor berita Anadolu.

Selengkapnya

Mirip Dengan Uang Komunis-RRC, DPR Desak Pemerintah Menjelaskan Desain Rupiah Yang Baru
20 Desember 2016 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:18 WIB

Eramuslim.com – Pemerintah harus menjelaskan secara serius tentang tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam baru Tahun Emisi (TE) 2016 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Karena isunya, desainnya mirip pecahan uang milik Republik Rakyat Tiongkok (RRT) termasuk rectoverso yang mirip bergambar palu arit.

“Isu yang tidak sedap itu bisa menciptakan instabilitas sehingga bisa berujung pada gagalnya program distribusi uang baru,” tandas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Heri Gunawan, Senin (19/12).

Selengkapnya

Tiga Orang Ditembak Dekat Masjid di Zurich
Selasa, 20 Desember 2016 - 07:07 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:18 WIB
Laporan media Swiss menyebutkan tiga orang, semuanya dewasa, ditemukan terluka di Eisgasse, sebuah jalan kecil di mana masjid itu berlokasi.

Selengkapnya

⁠⁠⁠⁠⁠Konsep Halalan Thoyyiban Dapat Perpanjang Umur
Selasa, 20 Desember 2016 - 07:01 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:18 WIB
Konsep produk halalan thayyiban tidak saja bergizi, berkualitas, terverifikasi, dan tak punya efek samping, tapi juga baik mengandung kebaikan

Selengkapnya

“Allahu Akbar , Jangan Lupakan Aleppo ! ” Seru Penembak Dubes Rusia di Turki
20 Desember 2016 06:46 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:03 WIB

Duta Besar Rusia untuk Turki Andrei Karlov

Eramuslim.com — Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, tewas ditembak saat mengunjungi sebuah galeri seni di ibukota Turki, Antara, pada Senin (19/12) waktu setempat. Beberapa orang lainnya dilaporkan juga terluka dalam serangan itu.

Menurut TV Rusia, saat peristiwa penembakan terjadi, Dubes Karlov, sedang menghadiri pameran foto. Media Turki mengatakan Karlov sedang menyampaikan pidato ketika ia ditembak dari belakang oleh seorang pria bersenjata.Sumber-sumber keamanan Turki mengatakan pria bersenjata tersebut diidentifikasi sebagai seorang perwira polisi yang sedang tidak bertugas. Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, penyerang tersebut mengenakan stelan jas hitam dan dasi, dan berdiri di belakang Dubes Karlov saat ia sedang berpidato di sebuah pameran foto.”Dia mengambil pistol dan menembak duta besar dari belakang. Kami melihat dia berbaring di lantai dan kemudian kami berlari keluar,” kata seorang saksi, yang tidak bersedia disebut identitasnya, kepada Reuters.

Selengkapnya

Topi Santa Pegawai Muslim, Korban Aturan Perayaan Agama Lain?
Selasa, 20 Desember 2016 - 06:47 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 07:03 WIB
Jangan pernah merasa takut untuk menolak mengenakan simbol-simbol ini dan yakinlah bahwa rezeki datangnya dari Allah Subhanahu Wata’ala, bukan dari atasan kalian. InsyaAllah kalian mampu!

Selengkapnya

Saat Tembak Dubes Rusia, Perwira Polisi Turki: “Jangan Lupakan Aleppo!”
20 Desember 2016 06:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-20 06:48 WIB

Eramuslim.com – Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, tewas ditembak saat mengunjungi sebuah galeri seni di ibukota Turki, Antara, pada Senin (19/12) waktu setempat. Beberapa orang lainnya dilaporkan juga terluka dalam serangan itu.

Menurut TV Rusia, saat peristiwa penembakan terjadi, Dubes Karlov, sedang menghadiri pameran foto. Media Turki mengatakan Karlov sedang menyampaikan pidato ketika ia ditembak dari belakang oleh seorang pria bersenjata.

Selengkapnya