Total: 44588
Tidak Masuk Akal Peluru Nyasar Kok Sampai 400 Meter?
20 Oktober 2018 17:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Pengamat politik, hukum dan keamanan, Dewinta Pringgodani menilai banyak kejanggalan dari kasus peluru nyasar ke Gedung DPR.

Meskipun, Polda Metro Jaya sudah menetapkan dua orang pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni Imam Aziz Wijayanto (IAW) dan Reiki Meidi (RMY) sebagai tersangka penembakan Gedung DPR.

Dewinta meragukan ada peluru nyasar yang lokasinya berjarak sekitar 400 meter dari Lapangan Tembak Senayan ke Gedung DPR sebagaimana analisis pihak kepolisian.

Selengkapnya

Warga Padang Lebih Antusias Sambut Sandiaga Ketimbang Sambut Jokowi
20 Oktober 2018 16:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Partai Gerindra membandingkan reaksi masyarakat Padang terhadap dua calon di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019, yakni capres Joko Widodo (Jokowi) dan Sandiaga Uno. Reaksi terhadap Sandi dinilai lebih meriah.

“Ini menambah keyakinan kami karena, Pak Jokowi datang ke Padang, respons masyarakat biasa-biasa saja,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, kepada detikcom, Jumat (19/10/2018).

Selengkapnya

Freeport, Freedom, dan Predoom
20 Oktober 2018 15:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Di tengah berita memalukan bahwa ternyata divestasi 51% saham Freeport kepada pemerintah tidak pernah terjadi sebagai diklaim oleh pemerintah Jokowi, mari kita lihat tiga sisi lain kehadiran Freeport.

Freeport adalah perusahaan tambang yang telah berpuh-puluh tahun menguras bumi Papua. Sejak 1973. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini melakukan kegiatan usahanya laksana memiliki kedaulatan sendiri. Banyak yang berkesan bahwa komplek raksasa Freeport mirip seperti negara dalam negara.

Selengkapnya

Ogah Jadi Timses Jokowi, Mantan Politikus PDIP Berlabuh ke PKS
20 Oktober 2018 14:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com –  Mantan Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi menyatakan diri sudah menjadi kader PKS dan menolak menjadi tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Subang. Bambang merintis karir politik melalui PDI Perjuangan hingga menjadi Ketua DPRD periode 2004-2009. Kemudian pernah menjadi Ketua Perindo Subang tahun 2015.

Bambang mengatakan, dirinya kini sudah menjadi kader PKS dan aktif mengikuti proses kaderisasi menghadiri pertemuan rutin yang dinamakan liqo. Di bawah pimpinan, Bambang mengaku kagum dengan proses kaderisasi PKS. Sejak tahun 2016 Bambang mengaku sudah mantap memilih PKS.

Selengkapnya

Gubernur Koster Akan Tindak Pelancong China Penjual Tiket Murah ke Bali
20 Oktober 2018 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Gubernur Bali I Wayan Koster menyoroti kabar penjualan paket wisata murah oleh pelaku usaha wisata asal China. Koster berharap pemerintah China turut andil mengawasi warganya yang menjadi pelaku wisata di daerah dikenal dengan nama Pulau Dewata ini.

Menurut Koster, pengawasan dari pemerintah China sangat penting untuk menjaga tetap sehatnya iklim persaingan usaha wisata di Bali. Harapan itu disampaikan Gubernur Koster saat menerima Wakil Gubernur Provinsi Hainan Tiongkok Liu Pingzhi di ruang kerjanya, Jumat (19/10).

Selengkapnya

Soal Mobil Esemka, Rocky: Cuman Angin Buat Pompa Ban Yang Produk Dalam Negeri
20 Oktober 2018 12:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Peluncuran mobil nasional Esemka masih menjadi teka-teki. Kapan pastinya mobil nasional itu bakal meramaikan jalanan Tanah Air masih misteri.

Simpang-siur kabar soal Esemka beredar kepada awak media. Disebut-sebut, mobil Esemka sudah melalui tahap Uji Tipe dan dinyatakan lulus.

Meski begitu, masih minim informasi yang bisa didapat soal Esemka. Pasalnya baik PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) maupun PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) yang tercatat sebagai produsen Esemka belum bisa dimintai keterangan soal mobil tersebut.

Selengkapnya

Prabowo: Ada Yang Kaget Rumah Sakit Belum Dibayar
20 Oktober 2018 11:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-21 05:03 WIB

Eramuslim.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri silaturahmi Relawan Emak-emak Binangkit dan Relawan Prabowo-Sandi Provinsi Bali di Inna Bali Heritage, Denpasar, Jumat 19 Oktober 2018.

Pada kesempatan itu, Prabowo memberikan wawasan kebangsaan kepada Relawan Emak-emak se-Provinsi Bali. Ketua Umum Partai Gerindra itu memulai pidatonya dengan penjelasan mengapa dia mau menerima amanah dari rakyat untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden pada Pemilu 2019.

Selengkapnya

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Mengaminkan?
20 Oktober 2018 23:15 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 23:33 WIB
Soal:

Assalamualaikum tad, bagaimana bila kita bermakmum ketika shalat Shubuh, dan imam membaca do'a Qunut, makmum mengaminkan dengan mengangkat tangan atau tidak?

 

Jawab:

Wa’alaikumus Salam Warahmatullah...

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah dan keluarganya.

Selengkapnya

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama
20 Oktober 2018 21:16 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 21:33 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)—Dua komika yakni Tretan Muslim dan Coki Pardede diduga telah melakukan penistaan agama dalam lawakannya. Hal ini disampaikan Derry Sulaiman dalam akun Instagram miliknya, yang juga menyertaikan bukti video.

Dalam video tersebut, Tretan Muslim-Coki Pardede sedang memasak daging babi dicampur dengan kurma dan madu. "Siapa org ini? Kurang ajar, Ingin ngetop agama kita di olok olok... Tolong info alamat rumah 2 org ini yaah, ingin dengar langsung lawakannya ( yg tak lucu sama sekali )... Bila agama kalian di nistakan, kalian tdk marah... gantilah baju kalian dgn kain kafan, mati saja... ! ( buya hamka )," tulis Derry di media sosial saat dikutip detikHOT, Sabtu (20/10/2018).

Selengkapnya

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah
20 Oktober 2018 19:45 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 19:48 WIB
SWEIDA, SURIAH (voa-islam.com) - Islamic State (IS) telah membebaskan enam dari 27 sandera Druze yang mereka tawan dalam serangan Juli yang mematikan di provinsi Sweida di Suriah sebagai ganti pertukaran dan tebusan tahanan, sebuah kelompok pemantau mengatakan Sabtu (20/10/2018).

"Dua wanita dan empat anak dari provinsi Sweida dibebaskan semalam," kata Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), sebuah kelompok pemantau, kepada AFP.Dia menambahkan bahwa pembebasan itu adalah "gelombang pertama" dan bagian dari perjanjian yang disepakati dengan rezim Suriah untuk menukar semua sandera tersebut untuk "60 tahanan Islamic State yang ditahan oleh rezim dan uang tebusan sebesar $ 27 juta."Kelompok IS menculik sekitar 30 orang - sebagian besar wanita dan anak-anak - dari Sweida pada akhir Juli dalam serangan mematikan terhadap komunitas Druze Suriah selama perang sipil tujuh tahun.Selama serangan terkoordinasi pada 25 Juli, IS melancarkan serangkaian pemboman jibaku, penembakan, dan penikaman yang menewaskan lebih dari 250 orang di provinsi barat daya tersebut.Provinsi Sweida adalah jantung dari minoritas Druze di negara itu, yang mencakup sekitar tiga persen dari populasi pra-perang Suriah - atau sekitar 700.000 orang.Islamic State mengeksekusi seorang mahasiswa laki-laki berusia 19 tahun di antara para tawanan pada bulan Agustus dan kemudian seorang wanita berusia 25 tahun yang ditawan pada awal Oktober. Kelompok itu mengatakan seorang tawanan wanita berusia 65 tahun juga meninggal karena sakit.Keluarga orang-orang yang diculik mengadakan protes untuk menuntut tindakan rezim agar membebaskan mereka.Negosiasi antara sekutu pemerintah Suriah, Rusia dan kelompok IS untuk pembebasan tawanan telah terhenti.Pasukan rejim telah memerangi Islamic State di dataran vulkanik Tulul al-Safa di timur provinsi itu sejak serangan Juli. (st/zw)

Selengkapnya

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015
20 Oktober 2018 18:16 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 18:33 WIB
SINGAPURA (voa-islam.com) - Menteri pertahanan Rusia pada hari Sabtu (20/10/2018) mengklaim menewaskan hampir 88.000 pejuang oposisi di Suriah dalam 3 tahun sejak Moskow melakukan intervensi untuk mendukung pasukan pemerintah.

"Selama operasi, total lebih dari 87.500 pemberontak telah dieliminasi, 1.411 pemukiman telah dibebaskan dan lebih dari 95 persen wilayah Suriah," Shoigu seperti dikutip di sebuah forum di Singapura mengklaim dalam sebuah pernyataan kementerian."Sebagian besar pemberontak telah dilikuidasi," klaim Shoigu.Kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan hampir 365.000 orang tewas selama perang sipil tujuh tahun.Rusia meluncurkan serangan untuk mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad pada September 2015.Pasukan udara Rusia telah melakukan lebih dari 40.000 misi pemboman, mencapai sekitar 120.000 target infrastruktur "teroris", klaim Shoigu lagi.Menteri pertahanan itu mengklaim bahwa "angkatan bersenjata Suriah saat ini mengontrol wilayah di mana lebih dari 90 persen penduduknya hidup." (st/nahar)

Selengkapnya

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr
20 Oktober 2018 17:15 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 17:33 WIB
DEIR AL-ZOR, SURIAH (voa-islam.com) - Lebih dari 30 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara koalisi pimpinan AS di sebuah masjid di daerah pemukiman di Tenggara Deir Al-Zor, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berpusat di London melaporkan pada hari Sabtu (20/10/2018).

SOHR melaporkan bahwa sejumlah 32 warga sipil tewas dalam serangan udara di utara Deir Al-Zor dalam 24 jam terakhir.Kelompok itu menjelaskan bahwa pesawat-pesawat tempur mengebom kota kecil al-Souseh di Tenggara Deir AL-Zor pada Kamis tengah malam dan menewaskan 18 warga sipil, termasuk 7 anak-anak.SOHR, sementara itu, mengatakan bahwa sejumlah 14 warga sipil juga tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara di sebuahh masjid di wilayah itu yang tengah melaksanakan shalat Jum'at, menambahkan bahwa mayat beberapa warga sipil masih berada di bawah puing-puing bangunan yang hancur di kota itu.Sementara itu situs Sputnik berbahasa Arab mengutip sumber militer mengatakan pada hari Kamis bahwa 2 jet tempur F-15 yang dipimpin AS secara tidak sengaja menargetkan posisi pasukan Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Washington di Eastern Deir Ezzur.Dia menambahkan bahwa target pesawat tempur AS 'adalah benteng Islamic State (IS) di daerah dekat kota Hajin tetapi mereka mereka justru menyerang SDF, menewaskan 6 pasukan Kurdi dan melukai 15 lainnya.Sumber itu mengatakan bahwa insiden itu terjadi karena kurangnya koordinasi yang baik dan kinerja yang tidak profesional dari pasukan AS, menambahkan bahwa itu menunjukkan kegagalan kebijakan AS di Suriah dan penciptaan lebih banyak masalah di wilayah tersebut. (st/FN)

Selengkapnya

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul
20 Oktober 2018 16:15 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 16:33 WIB
RIYADH, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Setelah dua pekan penyangkalan oleh para pejabat Saudi, Riyadh memecat seorang jenderal tingkat atas dan menangkap beberapa orang setelah mengakui bahwa jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi dibunuh di kota Istanbul Turki, tetapi tidak menyebutkan di mana mayatnya berada.

Arab Saudi mengatakan dalam pengumuman Jum'at (19/10/2018) bahwa hasil awal penyelidikannya menunjukkan Khashoggi telah tewas dalam "perkelahian dengan orang-orang yang bertemu dengannya di konsulat Saudi di Istanbul".Jaksa Agung Saudi Sheikh Saud al-Mojeb menyatakan bahwa Khashoggi meninggal setelah "diskusi" di konsulat itu berubah menjadi pertengkaran."Diskusi yang terjadi antara dia dan orang-orang yang bertemu dengannya ... di konsulat Saudi di Istanbul menyebabkan perkelahian dan pertengkaran dengan warga negara, Jamal Khashoggi, yang menyebabkan kematiannya, semoga jiwanya beristirahat dalam damai," Jaksa Agung mengatakan dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa "penyelidikan masih berlangsung dan 18 warga Saudi telah ditangkap".Raja Saudi Salman juga telah memerintahkan pembentukan komite menteri dengan putra mahkota Saudi sebagai kepala untuk merestrukturisasi Badan Intelijen Umum.Menurut televisi negara Saudi, Kerajaan telah membebaskan Ahmad al-Assiri, seorang jenderal tingkat atas dan pembantu dekat Pangeran Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman (MBS), dari tugasnya dalam Intelijen Umum.Tiga orang dengan pengetahuan tentang rencana Riyadh mengatakan kepada The New York Times pada hari Kamis bahwa penguasa Arab Saudi itu sedang mempertimbangkan menyalahkan Ahmed Al-Assiri atas pembunuhan Khashoggi.Menyalahkan al-Assiri juga bisa memberikan penjelasan atas pembunuhan yang nyata dan membantu membelokkan kesalahan dari putra mahkota, yang semakin diyakini oleh badan-badan intelijen Amerika di balik hilangnya Khashoggi, menurut surat kabar itu.Selain al-Assiri, Arab Saudi juga memecat empat pejabat senior lainnya, termasuk Saud al-Qahtani, penasihat utama istana kerajaan.Tak lama setelah berita penangkapannya, pengguna di Twitter menemukan dan mem-posting ulang tweet 2017 oleh al-Qahtani, di mana dia berkata, "Anda pikir saya bertindak sendiri? Saya hanya seorang karyawan dan pelayan setia kepada Rajaku dan putra mahkota yang agung".Masih belum jelas di mana jenazah Khashoggi mengikuti pembunuhannya.Khashoggi, yang dikenal karena kritiknya terhadap kebijakan Arab Saudi, hilang pada 2 Oktober setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen pernikahan. Ankara menuduh Riyadh membunuh Khashoggi dan menyelundupkan tubuhnya keluar dari konsulat. Arab Saudi membantah tuduhan itu menyebutnya sebagai "tidak berdasar", menekankan bahwa wartawan itu meninggalkan konsulat tak lama setelah dia tiba, tanpa memberikan bukti apa pun.Sumber Turki yang telah mendengarkan penuh untuk rekaman audio dari momen terakhir mengerikan terakhir sang jurnalis mengatakan kepada Middle East Eye (MEE) bahwa Kashoggi dibantai hidup-hidup selama eksekusi tujuh menit yang sangat menyiksa di dalam konsulat Riyadh di kota Istanbul Turki. Wartawan itu diseret dari kantor Konsul Jenderal di konsulat Saudi dan ke meja studinya di sebelah, kata sumber Turki, menambahkan bahwa jeritan mengerikan kemudian didengar oleh seorang saksi di bawah. Jeritan itu berhenti ketika Khashoggi disuntik dengan zat yang belum diketahui.Setelah Polisi menemukan bukti di dalam konsulat Saudi di Istanbul yang menegaskan bahwa wartawan tewas di gedung itu, pejabat Turki mengungkapkan bahwa mayat penulis yang hilang itu dipotong-potong setelah dia dibunuh pada awal Oktober.Para pejabat Turki juga menyatakan bahwa mereka memiliki bukti yang menunjukkan bahwa 15 agen Saudi membunuh dan memotong-motong Khashoggi di konsulat. Tujuh dari 15 orang yang dicurigai terlibat dalam operasi untuk membunuh Khashoggi adalah bagian dari keamanan dan pengawal pribadi putra mahkota, menurut sebuah laporan.Intelijen AS juga telah mengungkapkan bahwa putra mahkota Saudi memerintahkan operasi untuk menahan Khashoggi setelah membujuknya kembali ke Arab Saudi, menurut The Washington Post. Pejabat AS yang berbicara tentang kondisi anonimitas mengatakan kepada The Washington Post bahwa MbS dan pejabat Saudi lainnya mencoba untuk mendapatkan Khashoggi untuk kembali ke Arab Saudi, di mana dia berasal, dengan tawaran pekerjaan dan perlindungan pemerintah.Juga, badan-badan intelijen AS semakin yakin bahwa Pangeran Mohammad Bin Salman memainkan peran dalam hilangnya Khashoggi dan kemungkinan kematiannya pada awal Oktober, menurut sebuah laporan.Mengutip para pejabat yang tidak teridentifikasi, The New York Times melaporkan bahwa informasi yang bocor ke publik - nama dan foto 15 orang Saudi yang melakukan perjalanan ke Istanbul pada 2 Oktober serta klaim Turki memiliki rekaman audio kematian Khashoggi - membantu meyakinkan komunitas intelijen AS bahwa putra mahkota terlibat.  (st/FN)

Selengkapnya

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan
20 Oktober 2018 15:32 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 15:48 WIB
TASIKMALAYA (voa-islam.com)--Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasik ( Almumtaz ) menyoroti geliat komunitas LGBT yang semakin memprihatinkan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Aktivis Almumtaz, Ustaz Asep Lugeza mengatakan keberadaan kaum homoseks di kota santri tersebut sudah lama.

“Geliat LGBT di Tasikmalaya kota sudah lama. Dulu mereka suka mangkal di pinggir-pinggir jalan terutama di jalur eks terminal Cilembang arah Cikurubuk. Kemudian gay itu sendiri tidak lagi mereka yang suka mangkal di pinggir pinggir jalan tapi sudah lebih rapih, lebih bersih dan bisa dibilang elit,” ungkap Ustaz Asep kepada Voa Islam baru-baru ini.

Selengkapnya

Dosa Sebab Datangnya Bencana
20 Oktober 2018 14:42 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 14:48 WIB
Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Al-Qur’an mengisahkan kaum Nabi Nuh, kaum Nabi Luth, kaum Tsamud, kaum ‘Ad, kaum Madyan, Fir’aun, Haman, dan Qarun . Mereka tercatat sebagai manusia-manusia yang perkasa, kuasa, dan kaya raya. Tapi mereka sombong dan durhaka. Kemudian Allah binasakan mereka dengan adzab yang datang dari sisi-Nya.

Selengkapnya

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT
20 Oktober 2018 12:30 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 14:18 WIB
BOGOR (voa-islam.com), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bogor menggelar acara silaturahim para pimpinan ormas dan lembaga Islam se-Bogor Raya pada Kamis (18/10/2018). Para tokoh umat tersebut diantaranya dari Majelis Az Zikra, PERSIS, FPI, HASMI, ICMI, FMB, DDII, Salimah, BKsPPI, Wahdah Islamiyyah, Giga Indonesia, PPPA Darul Qur'an, Teman Hijrah, LDK, Dewan Pendidikan Kota Bogor, DKM Masjid di Bogor dan lainnya.

Selengkapnya

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar
20 Oktober 2018 12:21 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 14:18 WIB
SIGI (voa-islam.com), Keindahan pemukiman desa Jono Oge yang dikelilingi bukit dan pegunungan Sigi-Donggala pada Jumat magrib (28/10/2018), tiba-tiba berubah menjadi menyeramkan. Getaran dahsyat gempa di lautan Sulawesi menyambar hingga ke desa yang dikelilingi hampadan hijaunya persawahan. Asmudin yang tengah berada di dalam rumah, sontak keluar menghindar Runtuhan bangunan.

Ketua RT RT. 01 desa Jono Oge, Dusun Dua, Kec. SIGI Biromaru Kab. Sigi itu sempat berbalik arah berusaha menyelamatkan istri dan keluarganya dari dalam rumah, setelah ia bersama keluarga dan warga berusaha berlari ke arah utara pemukiman, tepatnya menuju akses jalan raya desa, mendadak tiang-tiang listrik berjatuhan.

Selengkapnya

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu
20 Oktober 2018 10:47 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 11:03 WIB
BANYUWANGI (voa-islam.com)—Front Pembela Islam (FPI) Banyuwangi menolak acara Festival Gandrung Sewu yang diselenggarakan di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/10/2018). 

"Sifatnya hanya nasihat. Jika memang itu tidak diindahkan ya tidak apa-apa. Kami tidak akan melakukan aksi penertiban acara itu (Gandrung Sewu)," ujar Ketua DPW-FPI Banyuwangi H Agus Iskandar seperti dikutip dari Detikcom, Kamis (18/10/2018).  Menurut Agus, penolakan acara ini sebagai bentuk peringatan, jangan sampai di Banyuwangi terjadi bencana seperti halnya daerah lain. Banyak terjadinya bencana di Indonesia dinilai Agus dikarenakan kemaksiatan tumbuh subur. 

Selengkapnya

Wabup Aceh Barat Ajak Santri Tolak “Islam Nusantara”
20 Oktober 2018 09:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 09:18 WIB

Eramuslim.com – Wakil Bupati (Wabup) Aceh Barat, Provinsi Aceh, Banta Puteh Syam mengajak santri di daerah setempat menolak paham Islam nusantara, karena dinilai bertentangan dengan aqidah Islam yang sebenarnya.

“Santrilah harapan kita sebagai pelekat tangung jawab utama. Kalau memang Islam nusantara itu bertentangan dengan aqidah, maka suarakan. Kalau saya sendiri jelas menolak karena paham Islam nusantara itu berdiri sendiri,” katanya di Meulaboh, Jumat (19/10/2018).

Selengkapnya

Bila Mereka Adalah Kita
20 Oktober 2018 08:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-10-20 09:18 WIB

Eramuslim.com – Bupati Bekasi, Neneng Hasanah, adalah tim pemenangan Jokowi. Dia ditahan KPK pada 16 Oktober kemarin, karena dituding menerima suap miliaran rupiah dari pengembang megaproyek Meikarta. Apa jadinya bila Neneng adalah tim sukses Prabowo?

Bupati Malang, Rendra Kresna, adalah tim pemenangan Jokowi. Oleh KPK dia dijadikan tersangka dan ditahan pada 16 Oktober kemarin, karena kedapatan korupsi dana sarana pendidikan miliar rupiah. Apa jadinya bila Rendra adalah tim sukses Prabowo?

Selengkapnya