Total: 47576
Diduga Teror kepada Habib Rizieq dan FPI, Mobil Meledak Terbakar di Cawang
Ahad, 16 April 2017 - 10:16 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 10:33 WIB
Menurut informasi itu, diungkap sebanyak tiga mobil membawa dirigen berisi bensin yang katanya untuk diledakkan di acara tabligh akbar FPI. Satu mobil meledak terbakar meluncur ke arah ribuan jamaah FPI. Sementara dua mobil lainnya ditinggal lari pelaku d

Selengkapnya

Polri: Jakarta Berstatus Siaga Selama Hari Pencoblosan dan Penghitungan
16 April 2017 10:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 10:18 WIB

Eramuslim.com- Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan DKI Jakarta berada dalam status waspada selama pemungutan dan penghitungan suara putaran kedua Pilkada. Ia melihat seluruh wilayah Jakarta bisa dikategorikan rawan selama pemungutan dan penghitungan suara. “Status pengamanan kami tingkatkan menjadi waspada,” ujar Martinus kepada wartawan usai menghadiri diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4).

Selengkapnya

Semalam Mobil Meledak Dekat Tabligh Akbar di Cawang, Habib Rizieq Selamat
16 April 2017 09:18 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 09:33 WIB

LEDAKAN MOBIL UNTUK HABIB RIZIEQ … ???

Minggu 16 April 2017, Jam 00.00 telah terjadi terror kepada umat Islam dan hampir membunuh ribuan jamaah umat Islam yang hadir di acara Tablig Akbar Isro Mi’roj di Cawang Kompor Jakarta Timur markas DPD FPI DKI. Kejadian dimana terdapat indikasi dengan cara membakar mobil yang parkir di sekitar tempat acara. Mobil Kijang yang terbakar meluncur kearah ribuan jamaah majelis beruntung kejadian tersebut segera dapat diatasi. Kuat dugaan ini merupakan aksi terror dari musuh Islam yang benci dengan acara-acara besar umat Islam yang dihadiri Imam Besar Umat Islam Al Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Selengkapnya

Pesan Tim Pemenangan Anies – Sandi dalam Masa Tenang Pilkada DKI
16 Apr 2017 09:15     |     Waktu unduh: 2017-04-16 09:33 WIB

dakwatuna.com– Jelang masa tenang Pilkada DKI 2017 putaran kedua, tim pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melakukan konsolidasi internal tertutup yang berlangsung di kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dalam acara tersebut, hadir Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, dan juga Politikus PKS, Mardani Ali Sera.

Selengkapnya

Peneliti Himbau Parpol & Masyarakat Dukung Pilkada Demokratis
16 April 2017 09:13 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 09:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Peneliti LIPI, Siti Zuhro mengingatkan agar pemilihan Kepala Daerah untuk DKI Jakarta mesti tanpa tekanan dan penuh dengan keadilan. Ia menyatakan hal demikian karena menurutnya Ibukota bagian untuk pembelajaran di daerah lainnya.

"Inilah saatnya Ibukota menjadi pembelajaran untuk politik di negara kita. Kita harus laksanakan bersama-sama dengan fair," katanya, Sabtu (15/4/2017), di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Selengkapnya

HASMI Serukan Warga Jakarta Menangkan Gubernur Muslim
16 April 2017 09:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 09:18 WIB

Eramuslim.com – Menjelang perhelatan pilkada putaran dua berlangsung, banyak komponen komponen di Masyarakat yang menaruh perhatian penuh dan membuat gerakan moral untuk mensukseskan pemenangan gubernur muslim pada pilkada Jakarta yang akan dilaksanan dalam berapa hari ke depan nanti.

HASMI, sebuah Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami menghimbau, menyerukan dan menegaskan kepada anggota dan simpatisan HASMI serta seluruh Muslim Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya sebagai pemenangan gubernur Muslim.

Selengkapnya

Hari ini, Turki Gelar Referendum Amandemen Konstitusi
16 Apr 2017 08:38     |     Waktu unduh: 2017-04-16 08:48 WIB

dakwatuna.com –Ankara. Warga Turki yang telah memiliki hak suara, bersiap untuk memberikan suaranya dalam agenda referendum amandemen konstitusi yang akan digelar pada hari ini, Ahad (16/04/2017). Setidaknya akan ada 18 poin perubahan, termasuk di antaranya perubahan sistem pemerintahan dari parlementer menjadi presidensial.

Menurut laporan, pemungutan suara dimulai sejak pukul 07.00 sampai dengan 16.00 waktu setempat, untuk 30 provinsi bagian timur. Sedangkan untuk 51 provinsi bagian barat, akan dimulai sejak pukul 08.00 sampai dengan 17.00 waktu setempat.

Selengkapnya

KH. Cholil Ridwan: Masjid di Zaman Rasulullah Bukan Cuma Tempat Sholat…
16 April 2017 08:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 08:18 WIB

Eramuslim.com – Inisiator Pengajian Politik Islam (PPI) KH. Cholil Ridwan, menegaskan bahwa agama dan politik tidak bisa dipisahkan. Pernyataan Jokowi yang menyebut agama harus dipisah dengan politik adalah salah besar.

Saat menjadi pembicara Shubuh berjamaah di Masjid Nurul Iman Kalitan, Laweyan, Solo, KH. Cholil menjelaskan, bahwa Nabi Muhammad menjadikan masjid sebagai tempat markas militer, memimpin rapat kabinet. Artinya membahas politik pun di masjid. Agama, jelas tidak bisa dipisahkan dengan politik, militer, ekonomi bahkan budaya.

Selengkapnya

Presiden Iran: Kami Tak Perlu Izin untuk Bangun Kekuatan Rudal
16 Apr 2017 08:07     |     Waktu unduh: 2017-04-16 08:18 WIB

dakwatuna.com – Teheran. Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Iran tidak perlu izin dari siapapun untuk mengembangkan kekuatan rudalnya. Selain itu, Presiden Rouhani juga menyampaikan tanggapannya atas upaya AS untuk mengekang pasukan Iran.

“Penguatan kemampuan angkatan bersenjata Iran, hanya bertujuan untuk membela negara. Dan kami tidak perlu meminta izin kepada siapapun untuk memperkuat militer, rudal, dan pesawat tempur,” kata Rouhani saat melakukann peninjauan pembuatan peralatan militer, Sabtu (15/04/2017).

Selengkapnya

Berteman Dengan Kubu Kotak-Kotak, Ridwan Kamil Sekarang Jadi Begini…
16 April 2017 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 07:18 WIB

Eramuslim.com – Berita tentang “Pengusiran Cawagub Djarot Saat Jumatan” dan berita “Penghinaan Rasis Gubernur NTB” yang ramai jadi perbincangan di sosial media juga ditanggapi Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Sayangnya, bakal calon gubernur Jawa Barat yang sudah deklarasi diusung Partai Nasdem (partai pendukung Penista Al-Quran) ini BEREAKSI TANPA TABAYUN langsung maen hantam aja.

Selengkapnya

Jenderal Pembelot Suriah Sebut Rezim Assad Sembunyikan Ratusan Ton Senjata Kimia
16 April 2017 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 07:03 WIB
DAMASKUS, SURIAH (voa-islam.com) - Jenderal Zaher al-Sakat yang menjabat sebagai kepala perang kimia dalam divisi 5 rezim teroris Assad sampai ia membelot pada 2013 mengatakan rezim Assad telah menyembunyikan ratusan ton senjata kimia dari gudang persenjataan mereka meskipun mengklaim telah memberikan seluruh pasokan rezim ke PBB, Orient News melaporkan hari Sabtu (15/4/2017).
Pada tahun 2014, rezim Assad meyakinkan telah menyerahkan seluruh senjata kimianya ke Organisasi PBB untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) setelah mereka terlibat dalam serangan gas sarin yang menewaskan 1500 orang pada bulan Agustus 2013. Serangan itu bertempat di pedesaan timur Damaskus.Bagaimanapun, menurut jenderal Assad yang membelot ini, rezim Assad tidak mengumumkan sejumlah besar sarin kimia prekursor dan bahan beracun lainnya yang mereka miliki yang tidak diketahui oleh PBB.Pada bulan April. 4, 2017, rezim teroris Assad melakukan serangan kimia di kota Khan Skeikhoun di Idlib. Serangan itu segera menewaskan sedikitnya 89 warga Suriah, sementara 500 lainnya menderita efek dari senjata mematikan tersebut. Selain itu, 4 warga Suriah dikonfirmasi tewas di rumah sakit Turki, Jumat (April 14) ketika orang tersebut dibawa rumah sakit Turki untuk pengobatan. (st/Orient)

Selengkapnya

Romi dan Djan Dukung Ahok, Politisi PPP: 99 Persen Warga PPP Tak Dukung Ahok
16 April 2017 06:18 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 06:33 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Ketua Bidang Penguatan Ideologi DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Alfian Tanjung mengatakan bahwa keputusan dua kubu PPP (Romi dan Djan) mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 bukan wajah asli partai berlambang Ka'bah tersebut.

"99 persen warga PPP tidak mendukung pencalonan Ahok, itu hanya pragmatisme kedua pimpinan kubu," katanya kepada Voa Islam, beberapa waktu lalu di Jakarta.Alfian menegaskan bahwa kader PPP yang masih ideologis menyayangkan putusan dua kubu tersebut yang mementingkan kepentingan pragmatisme politik sesaat. Ia menambahkan kader ideologis akan berusaha menggeser kader-kader pragmatis di tubuh PPP."Kita akan coba melakukan perubahan dari internal," ujarnya.Alfian sendiri mengaku tidak akan mundur dari partai bertagline "Rumah Besar Umat Islam" itu. Alasannya karena, PPP masih berpeluang diselamatkan kembali kepada khittahnya."Jangan mundurlah, justru harus kita benahi PPP," tandasnya. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Selengkapnya

Wakil Ketua DPR Akui Cium Aroma Islam & Arab akan Dihilangkan dari NKRI?
16 April 2017 06:13 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 06:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Wakil Ketua DPR RI mengaku mencium aroma tidak sedap untuk Islam. Ia juga mengaku merasakan hal sama itu ke Arab, yang keduanya tidak disambut sebagaimana mestinya.

Dan bisa jadi apa yang diucapkan oleh Wakil Ketua DPR tersebut "sambutannya" terhadap ucapan Joko Widodo yang menyoal insvestasi Arab Saudi beberapa waktu lalu.

"Saya mencium lama operasi untuk membuat wajah Islam dan Arab tidak disambut baik di sini. Faktanya mayoritas tapi ada gerakan membuat mental kita minoritas....sejak berpikir sampai bertindak," aku Fahri Hamzah, melalui akun Twitter pribadi miliknya, Sabtu (15/4/2017).

Selengkapnya

Hakim Mahkamah Agung RI: Sayalah TIKO Itu!
16 April 2017 06:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 06:18 WIB

Eramuslim.com – Saat pulang dari India menuju Jakarta, saya transit di Singapore. Dari Singapore ke Jakarta saya naik SQ dan dapat seat di bagian belakang. Dalam Pesawat SQ Boeng 777 yang berbadan besar ini memang hanya diisi sedikit penumpang.

Di depan kursi saya, duduk puluhan pemuda dari etnis tertentu (saya sebut saja etnis tionghoa). Dalam penerbangan tersebut boleh dikata hanya diisi oleh saya dan para pemuda tersebut di kursi bagian belakang. Selama perjalanan saya mendengar gelak canda dan tertawaan mereka. Awalnya saya tidak terlalu peduli, dikarenakan rasa ngantuk yang mendera sebab saat perjalanan dari Mumbay ke Singapore saya tidak bisa tidur nyenyak.

Selengkapnya

Sekali Lagi, Muslim Memilih Pemimpin Non-Muslim Haram! (Bagian 3-Selesai)
16 April 2017 04:27 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-16 04:33 WIB
 

CATATAN UNTUK HASIL BAHTSUL MASAIL GP ANSOR TENTANG KEPEMIMPINAN NON-MUSLIM

Oleh: Zaqy Dafa

“Al Muasyarah al Jamilah Bihasabi al Dhahir”

Ini juga digunakan sebagai dalil memboleh Muslim memilih pemimpin non-Muslim. Dalam bahtsul masail GP Ansor tersebut, mereka menganggap bahwa memilih pemimpin non-Muslim merupakan salah satu interaksi dan komunikasi yang baik (mu’asyarah jamilah) dengan non-Muslim. Dikutip keterangan dari kitab tafsir Marah Labid atau lebih dikenal dengan al-Tafsir al-Munir karya Syaikh Nawawi Banten. (hlm. 4-5)

Selengkapnya

Al Liwa dan Ar Raya, Panji Pemersatu Kaum Muslimin Seluruh Dunia
15 April 2017 22:16 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-15 22:33 WIB
Oleh: Arinta Kumala Verdiana,  S.Pd

Sejak diruntuhkan oleh Mustafa Kemal at Taturk bersama sekutunya Inggris tahun 1924, Daulah Khilafah Islamiyah terpecah-pecah menjadi negeri-negeri kecil.Negeri-negeri tersebut kini tersekat-sekat oleh batas-batas negara. Kaum muslimin yang awalnya mempunyai bendera yang sama kini tiap negara mempunyai bendera masing-masing. Tiap negeri membanggakan dan mencintai benderanya masing-masing. Padahal sejatinya, bendera inilah yang memisahkan kaum  muslimin dengan dinding bernama nasionalisme.

Selengkapnya

Buntut Ucapan Rasis kepada Gubernur NTB, Muncul Tagar #StevenMenghinaPribumi
Sabtu, 15 April 2017 - 21:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-15 21:48 WIB
Warganet juga menyatakan perlakuan SHS atas Gubernur NTB tersebut merupakan tindakan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Selengkapnya

Pemberdayaan Perempuan, Apakah Solusi Kemiskinan?
15 April 2017 07:06 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-15 20:48 WIB
Oleh: Indha Tri Permatasari, S.Keb., Bd. 

(Praktisi kesehatan ibu dan anak, Ibu dari satu anak tinggal di Surabaya)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bekerja sama dengan Millennium Challenge Account (MCA) Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan pada perempuan. Keduanya sepakat untuk mengakhiri kemiskinan tersebut melalui pertumbuhan ekonomi.

Selengkapnya

Sekali Lagi, Muslim Memilih Pemimpin Non-Muslim Haram! (Bagian-2)
15 April 2017 18:16 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-15 18:33 WIB
 

CATATAN UNTUK HASIL BAHTSUL MASAIL GP ANSOR TENTANG KEPEMIMPINAN NON-MUSLIM

Oleh: Zaqy Dafa

Muslim Indonesia Terikat dengan Konstitusi

Dalam makalah bahtsul masail GP Ansor juga disebutkan:

“Sebagai bagian dari warga negara, umat Islam terikat dengan konstitusi (yang telah diterima sebagai kaidah berbangsa dan bernegara), dan sebagai Muslim pada ranah pribadi, Umat Islam berpedoman pada ajaran agamanya. Jika terjadi produk hukum NKRI bertentangan dengan ajaran agama, maka ketaatan Muslim hanya pada tataran lahir, bukan secara substantif. (UUD 45 Pasal 2 ayat 1)” (hlm. 3)

Selengkapnya

Romi dan Djan Dukung Ahok, Politisi PPP: 99 Persen Warga PPP Tak Dukung Ahok
15 April 2017 17:38 WIB     |     Waktu unduh: 2017-04-15 17:48 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Ketua Bidang Penguatan Ideologi DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Alfian Tanjung mengatakan bahwa keputusan dua kubu PPP (Romi dan Djan) mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 bukan wajah asli partai berlambang Ka'bah tersebut.

"99 persen warga PPP tidak mendukung pencalonan Ahok, itu hanya pragmatisme kedua pimpinan kubu," katanya kepada Voa Islam, beberapa waktu lalu di Jakarta.Alfian menegaskan bahwa kader PPP yang masih ideologis menyayangkan putusan dua kubu tersebut yang mementingkan kepentingan pragmatisme politik sesaat. Ia menambahkan kader ideologis akan berusaha menggeser kader-kader pragmatis di tubuh PPP."Kita akan coba melakukan perubahan dari internal," ujarnya.Alfian sendiri mengaku tidak akan mundur dari partai bertagline "Rumah Besar Umat Islam" itu. Alasannya karena, PPP masih berpeluang diselamatkan kembali kepada khittahnya."Jangan mundurlah, justru harus kita benahi PPP," tandasnya. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Selengkapnya