Total: 47576
#IndonesiaHebat: Indonesia Impor 500 Ton Bawang Putih dari Cina (Lagi dan Lagi…)
8 Juni 2017 08:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 08:48 WIB

Eramuslim.com -Demi memenuhi kebutuhan stok bawang putih, Perum Bulog kembali melakukan impor dari China. Kali ini jumlah bawang putih asal China yang didatangkan sebesar 500 ton.

“Stok bawang putih sudah datang tadi malam sekitar 500 ton. Iya itu dari China karena yang dari India kan enggak laku,” kata Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Selengkapnya

Djarot Larang RPTRA Dijadikan Tempat Pengajian dan Pendidikan Qur’an
8 Juni 2017 08:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 08:18 WIB

Eramuslim.com -Pelaksana tugas Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat berencana memasukkan sejumlah aturan soal penggunaan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) ke dalam peraturan daerah atau Perda. Salah satunya, larangan RPTRA dijadikan tempat kegiatan keagamaan.

“Karena RPTRA itu adalah fungsi, simbol di mana masyarakat bisa berkumpul apapun agamanya, apapun sukunya, apapun latar belakangnya,” ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/6/2017).

Selengkapnya

Di Saudi, Habib Rizieq Ngetop Sebagai Buron Politik Karena Bela Agama
8 Juni 2017 07:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 07:48 WIB

Eramuslim.com -Di Arab Saudi pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dipandang secara positif sebagai tokoh agama. Habib Rizieq tidaklah dipandang sebagai buronan kasus pidana seperti yang tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya saat ini.

“Tapi beliau dianggap sebagai buronan politik karena dianggap membela agama,” ujar pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, Rabu (7/6/2017).

Selengkapnya

Eka Gumilar Kembali Gebrak Perekonomian Umat dengan ‘Kopprindo’
8 Juni 2017 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 07:18 WIB

Eramuslim.com -Setelah menginisiasi lahirnya koperasi syariah 212 yang sudah diserahkan pada kepengurusan baru, lalu Eka menggandeng Profesional untuk melahirkan Koperasi Masyarakat Madani Indonesia(Komando).

Kini Eka kembali membuat gebrakan baru dengan membidani lahirnya Koperasi Putra dan Putri Indonesia (Kopprindo)

Eka dihubungi lewat telepon mengatakan, “Kita harus mendorong lahirnya gerakan gerakan kebangkitan ekonomi rakyat, semakin banyak semakin bagus. Artinya rakyat dan umat Muslim khususnya sudah semakin sadar saatnya membangun kemandirian secara ekonomi.”

Selengkapnya

Pedri Kasman: Emang Yakin Ahok Masih di Mako Brimob?
8 Juni 2017 06:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 06:48 WIB

Eramuslim.com -Keberadaan terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, masih misteri.

Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan, ketidaktransparan aparat berwenang membuat masyarakat jadi curiga dan menduga-duga Ahok bisa keluar masuk Mako Brimob.

“Kita belum pernah tahu juga dia (Ahok) ada di sana (Mako Brimob) atau tidak karena informasinya tidak terbuka dan masyarakat untuk masuk Mako Brimob tidak mudah,” jelas Pedri saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 7/6).

Selengkapnya

Jumat Besok Ada Aksi Bela Ulama di Masjid Istiqlal
8 Juni 2017 06:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 06:18 WIB

Eramuslim.com – Presidium alumni 212 akan menggelar Aksi Bela Ulama pada 9 Juni mendatang. Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo mengatakan tujuan aksi sebagai sikap mereka atas adanya upaya kriminalisasi ulama.

Ada tiga agenda yang akan dilakukan pada aksi nanti yakni mulai dari tabligh akbar hingga doa bersama.

“Kita akan tabligh akbar dengan tema menyelamatkan ulama atau membela ulama. Kemudian kita berzikir dan berdoa yang intinya memohon kepada Allah agar ulama tidak dikriminalisasi. Supaya orang-orang yang ingin mengkriminalisasi dibukakan hatinya,” ujar Ansufri dalam jumpa pers di Masjid Baiturrahman, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2017).

Selengkapnya

Tahun Ajaran Baru, PT ini Luncurkan Program Pendidikan Ulama Zu’ama
Kamis, 8 Juni 2017 - 04:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-08 04:48 WIB
Menurut Abdurrohim, kehadiran pendidikan ulama pemimpin diharapkan menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat dipimpin oleh orang-orang yang memang layak menjadi pemimpin.

Selengkapnya

Din Syamsudin: Tuduhan terhadap Amien Rais Tendensi Pembunuhan Karakter
7 Juni 2017 23:25 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 23:33 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin menegaskan bahwa pernyataan JPU bahwa Amien Rais menerima aliran dana dari mantan Menkes Siti Fadilah Supari adalah sangat bertendensi character assasination terhadap tokoh reformasi itu.

"Tidak ada bukti dan fakta bahwa Siti Fadilah pernah memberi atau mentransfer dana kepada Amien Rais," kata Din dalam keterangannya, Jakarta, Ahad (4/6/2017)Selain itu, lanjut Din, mengaitkan kasus itu dengan menyebut nama Muhammadiyah padahal tidak ada kaitannya, juga sangat tidak etis. Sementara, ujar Din, terhadap kasus-kasus lain, KPK tidak pernah mengaitkan dengan nama organisasi. Maka, KPK perlu bertanggung jawab atas ucapan atau tuduhannya tersebut."Kalau KPK enggan bertanggung jawab, maka KPK sangat patut diduga bekerja untuk pihak tertentu, yaitu yang merasa tersinggung dengan gerakan politik Amien Rais selama ini," tegasnya.Din menengarai bahwa selama ini KPK terkesan tidak netral dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, katanya lagi, KPK juga menerapkan standar ganda dalam kasus-kasus Korupsi. Hal ini, imbuhnya, ditunjukkan oleh KPK yang tidak berani mengurus kasus korupsi korporasi. "Juga kasus-kasus yang sudah kasat mata terindikasi korupsi seperti kasus reklamasi dan RS Sumber Waras, seperti ditutup-tutupi oleh KPK, walaupun lembaga negara seperti BPK sudah membuat kaporan penyimpangan," jelasnya.Begitu juga, sambung Din, banyak kasus-kasus besar cenderung dipetieskan atau dibatasi pada tersangka-tersangka tertentu oleh KPK, seperti kasus BLBI, Century, Hambalang, atau E-KTP. "Kita menunggu keseriusan KPK untuk melanjutkan kasus-kasus tadi termasuk kasus reklamasi, RS Sumber Waras, dan untuk memeriksa atau menyadap pejabat-pejabat yang disebut korup," tuturnya."Saya berharap KPK tidak menerapkan standar ganda dan tidak menjadi alat pihak-pihak tertentu apalagi menghabisi kawan-lawan politiknya. Kalau ini terjadi, maka pemberantasan korupsi akan jauh panggang dari api," lanjutnya."Untuk itu, saya meminta DPR-RI untuk mengevaluasi eksistensi KPK dan mengawasi komisionernya yang terkesan bekerja sebagai perpanjangan tangan pejabat tertentu," pungkas Din. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Selengkapnya

Achmad Michdan: Al Khaththath Tak Pernah Jumpa Ahok di Mako Brimob, Petugas pun Tak Tahu
7 Juni 2017 22:12 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 22:18 WIB

 

JAKARTA (voa-islam.com)--KH Muhammad Al Khaththath, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) mengaku tak pernah berjumpa dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selama ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.

Hal ini dikatakan kuasa hukum Al Khaththath, Achmad Michdan seperti dikutip dari Republika. Michdan mengatakan suatu hari dia bertanya kepada Al Khaththath apakah ia pernah pernah bertemu dengan Ahok selama berada di Mako Brimob. Al Khaththath menjawab tidak pernah bertemu dengan mantan gubernur DKI Jakarta itu. 

Selengkapnya

Forum Jurnalis Muslim Resmikan Forjim Center dan Beri Santunan
7 Juni 2017 21:41 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 21:48 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menggelar Ramadhan Gathering dengan ta’jil ifthor alias buka bersama (bukber), sekaligus grand launching Pusat Dakwah Forjim Center, Selasa (6/6). Disela-sela itu juga dilakukan santunan untuk para janda, anak yatim dan kaum dhuafa.

Sejumlah jurnalis muslim dari berbagai media bersama masyarakat hadir dalam buka bersama di Forjim Bascamp, di kawasan Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Selengkapnya

Hamas Keberatan Arab Saudi Minta Qatar Hentikan Bantuan kepada Mereka
7 Juni 2017 20:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:48 WIB
JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Hamas mengungkapkan keterkejutannya pada hari Rabu (7/6/2017) atas permintaan Arab Saudi bahwa Qatar mengakhiri dukungannya terhadap gerakan perlawanan Palestina tersebut ketika ketegangan meningkat antara negara-negara Teluk Arab.

Arab Saudi dan sekutunya memutuskan hubungan dengan Qatar pada hari Senin setelah menuduh negara kaya gas itu mendukung ekstremisme di wilayah tersebut.Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir mengatakan bahwa untuk membangun kembali hubungan, Doha harus mengurangi dukungannya terhadap kelompok "ekstremis", termasuk Hamas.Dia mengatakan Qatar mendukung Hamas, yang menjalankan Jalur Gaza, "merongrong Otoritas Palestina."Dalam sebuah pernyataan di situsnya, Hamas mengatakan bahwa partai tersebut merasa "sangat keberatan dan tidak setuju" atas pernyataan Saudi tersebut."Pernyataan ini mengejutkan orang-orang Palestina dan negara Arab dan Islam kita, yang menganggap kasus Palestina adalah penyebab utamanya," kata pernyataan tersebut.Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada tahun 2006 namun tetap masuk daftar hitam sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.Gerakan perlawanan Palestina itu merebut Gaza dalam sebuah hampir perang sipil dengan pasukan yang setia kepada presiden Palestina Mahmud Abbas pada tahun 2007. Kedua faksi tersebut sejak itu telah berselisih.Hamas telah bertempur dalam tiga perang dengan Zionis Israel sejak 2008, dan negara Yahudi tersebut memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Gaza.Qatar telah menyediakan ratusan juta dolar untuk rekonstruksi Gaza sejak konflik terakhir dengan Israel pada tahun 2014. (st/Nahar)

Selengkapnya

Kezaliman Terus Menerus Didapat, Aksi Damai Bela Islam Kembali Dikumandangkan
7 Juni 2017 20:25 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:33 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menghimbau umat Islam untuk melalukan qunut nazilah. Himbauan ini dimaksudkan agar umat Islam yang belakangan nampak dizalimi mendapatkan jalan keluar. GNPF MUI juga menghimbau agar umat Islam tetap tertib manakala di kemudian ada aksi seperti aksi-aski lainnya.

“Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk tetap bersungguh-sungguh bermunajat kepada Allah SWT dan melaksanakan qunut nazilah guna memperoleh jalan keluar dari kezaliman yang terus menerus menimpa umat Islam.

Selengkapnya

Komnas HAM Desak Kepolisian Segera Tuntaskan Kasus Penyerangan Novel
Rabu, 7 Juni 2017 - 20:12 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:33 WIB
Kalau kasus Novel ini tidak diungkap, negara menurut Maneger melakukan kesalahan berulang-ulang.

Selengkapnya

Ini Pesan Lengkap Dewan Pertimbangan MUI untuk Negara Arab Teluk
Rabu, 7 Juni 2017 - 20:11 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:33 WIB
Watim MUI mengingatkan kepada dunia internasional untuk tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu diplomatik yang antagonistik, hegemonik, tiranik, dan politik pecah belah

Selengkapnya

Bachtiar Nasir Dukung Indonesia Menjadi Inisator Dialog Konflik Qatar
Rabu, 7 Juni 2017 - 19:59 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:18 WIB
Indonesia juga sebagai Muslim terbesar mempunyai potensi untuk menjadi inisiator adanya dialog krisis Negara Teluk

Selengkapnya

Kepolisian Belum Berhasil Ungkap Penyerang Novel, Komnas HAM: Janggal Betul
Rabu, 7 Juni 2017 - 19:57 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 20:18 WIB
Maneger Nasution kemudian membandingkan kasus Novel dengan kasus lain seperti terorisme, pembunuhan di Pulo Mas, kasus ledakan di Thamrin atau Kampung melayu, yang dalam hitungan hari, pelakunya bisa ditangkap.

Selengkapnya

Wantim MUI Sebut Krisis Qatar sebagai ‘Fitnah Qubro’
Rabu, 7 Juni 2017 - 19:37 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 19:48 WIB
Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyerukan perdamaian krisis politik Negara Arab atas Qatar

Selengkapnya

Mahfud MD Sebut Konflik Qatar Adalah Adu Domba
Rabu, 7 Juni 2017 - 19:29 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 19:33 WIB
Perintah Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim perlu secepatnya mendorong penyelesaian Negara Arab Teluk

Selengkapnya

Jangan Remehkan Hadits Dhaif
Rabu, 7 Juni 2017 - 19:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 19:33 WIB
Tidak sepatutnya bagi seseorang mendustakan hadits jika datang dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam walau ia mursal

Selengkapnya

Hacker Rusia Diyakini Penyebab Kisruh Negara Teluk dengan Qatar
7 Juni 2017 18:29 WIB     |     Waktu unduh: 2017-06-07 18:48 WIB
WASHINGTON (voa-islam.com) - Penyelidik AS meyakini bahwa peretas Rusia menyerang kantor berita negara Qatar dan membuat sebuah laporan berita palsu yang berkontribusi terhadap krisis di antara negara-negara Teluk sekutu AS, menurut pejabat AS yang memberikan penjelasan singkat mengenai penyelidikan tersebut.

Berita palsu itu menyebutkan bahwa Qatar akan beraliansi dengan Iran dan Israel. Berita itu juga mempertanyakan soal kekuasaan Presiden AS, Donald Trump, lapor CNN.

Selengkapnya