Total: 41371
Fahri Akui Kemampuan HRS Baca Peta Situasi Makin Tajam
18 Agustus 2018 05:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-18 05:18 WIB

Eramuslim – Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah sempat bertemu dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Mekah, Arab Saudi. Fahri mengatakan Habib0 Rizieq cukup tahu situasi politik di Indonesia secara akurat.

“Menurut saya, HRS semakin sehat dan kemampuannya membaca peta situasi semakin tajam…semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga beliau…Amin ya Rab,” cuit Fahri lewat akun Twitter-nya, @Fahrihamzah, Jumat (17/8/2018).

Selengkapnya

Menapaki Kemerdekaan Hakiki
17 Agutus 2018 23:33 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 23:48 WIB
Sahabat VOA-Islam...

Tepat 73 tahun yang lalu, pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Dengan kemerdekaan itu, artinya Indonesia telah lepas dari penjajahan berbagai bangsa mulai dari Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang.

Penjajah-penjajah itu datang ke negeri kita atas nama sebuah misi yang dimotori oleh ambisi kekuasaan. Mereka tergiur dengan sumber daya alam kita berupa cengkeh, pala, dan lain sebagainya. Dahulu, tenaga-tenaga nenek moyang kita diperas oleh ambisi para penjajah itu.

Selengkapnya

Kontribusi Hakiki Untuk Kemerdekaan Sejati
17 Agutus 2018 22:30 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:48 WIB
Oleh: Anisa Fitri Mustika Bela

(Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta)

Orang-orang berbicara sudah tujuh puluh tiga tahun kita merdeka dengan dibacakannya teks proklamasi yang pertama oleh Bung Karno dengan atas nama bangsa Indonesia. Euforia kata merdeka hanya terasa di awal saja menurut sebagian masyarakat Indonesia yang diduga tidak mengenal kata sejahtera.

Selengkapnya

Kelompok Pejuang Oposisi Suriah Ahrar Al-SHam Pilih Pemimpin Baru
17 Agutus 2018 22:20 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:33 WIB
BEIRUT, LIBANON (voa-islam.com) - Harakat Ahrar Al-Sham memilih pemimpin baru pekan ini setelah mengadakan konferensi kepemimpinan tahunan mereka.

Menurut kelompok tersebut, Jaber 'Ali Basha telah terpilih sebagai pemimpin Harakat Ahrar Al-Sham yang baru, menggantikan Hassan Soufan setelah masa jabatannya yang singkat dalam kekuasaan.

Basha, 34, lahir di kota Binbin Idlib pada 1984; dia telah menjadi anggota kelompok itu sejak awal pendirian mereka.Banyak aktivis oposisi, komandan, dan pejuang telah mengkritik langkah ini melalui media sosial karena Basha hampir tidak memiliki pengalaman dalam peran kepemimpinan apa pun.Aktivis oposisi lainnya mengklaim bahwa Basha terpilih karena Turki menekan Harakat Ahrar Al-Sham untuk menggantikan mantan pemimpin mereka.Harakat Ahrar Al-Sham sekarang menjadi bagian dari Front Pembebasan Nasional Suriah, yang berada di bawah komando Pasukan Bersenjata Turki.  (st/AMN)

Selengkapnya

Muslim Tak Boleh Lupa Challenge yang Satu Ini
17 Agutus 2018 22:20 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:33 WIB
Oleh: Fahmia Nuha Tsabita

Kehadiran Keke Challenge dan Momo Challenge dewasa ini telah sukses menggaet masyarakat yang kebelet "viral" untuk ikut dalam kompetisinya. Sebelumnya juga telah ada beberapa challenge yang juga menyuguhkan tantangan yang lucu dan berani, seperti Mannequin Challenge, Skip Challenge, Blue Whale Challenge, dan lainnya.

Prinsipnya, Siapa yang berhasil menaklukkan tantangan, dialah yang akan viral di dunia. Karena itu tak heran mengapa masyarakat khususnya para remaja dan kawula muda ramai-ramai mengikuti trend zaman terbaru.

Selengkapnya

Tentara Zionis Serbu Sekolah Pelestina di Tepi Barat, Tangkap 3 Siswa Tanpa Beri Alasan
17 Agutus 2018 21:54 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:03 WIB
TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Pasukan pendudukan Israel hari Kamis (16/8/2018) menyerbu sebuah sekolah Palestina di kota Al-Khader di Tepi Barat di Bethlehem dan menangkap tiga siswa.

Sekretaris sekolah, Yunus Ghoneim, mengatakan pasukan pendudukan menyerbu halaman sekolah dan mulai menembakkan granat gas air mata di ruang kelas sementara siswa sedang mengikuti ujian.Dia menambahkan bahwa tentara Zionis kemudian menyerbu ruang kelas dan menangkap Hamza Khaled Salah dan Ibrahim Issa, keduanya 15 tahun dan di kelas sembilan, serta Mohammed Khaled Salah; siswa kelas enam yang baru berusia 11 tahun.Anak-anak itu dibawa ke kamp tentara Etzion Israel di selatan Bethlehem. Tidak ada alasan yang diberikan untuk penangkapan mereka. (st/MeMo)

Selengkapnya

Batal Deklarasi di Gedung Sate, Pembacaan Teks Relawan #2019GantiPresiden Jabar Tetap Berlangsung
17 Agutus 2018 21:40 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:03 WIB
BANDUNG (voa-islam.com) - Presidium Relawan #2019GantiPresiden Bunda Neno Warisman sudah menyatakan bahwa kegiatan Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden di berbagai kota di Indonesia untuk sementara sementara ini ditunda mengingat sebentar lagi akan ada event internasional Asian Games.

"Seluruh Presidium Pusat sangat bangga dan bahagia, kita sebagai warga negara NKRI dengan menjadi tuan rumah Asian Games yang menjadi kebanggaan bagi kita semua, silakan deklaraasi di rumah masing-masing." ungkapnya kepada Voa-Islam.com.

Selengkapnya

Memerdekakan Kemerdekaan
17 Agutus 2018 21:57 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:03 WIB
Oleh: Zia Almira Yusfina (Aktivis Dakwah, Tim Penulis “Pena Langit”)

Sampai pada angka 73 tahun memang tak mudah. Banyak tenaga, harta bahkan nyawa pada saat itu untuk membela diri, membela kehormatan dan martabat bangsa. Tidak bisa dibayangkan betapa luar biasanya kehidupan pada zaman kolonial dulu.

Namun dengan semangat yang membara dan niat Lilah karna Allah Swt maka semangat jihad dari para pahlawan kami pada akhirnya mewujudkan kemerdekaan indonesia pada 17 agustus 1945.

Selengkapnya

UBN Khutbah di Pengungsian: Ada Hikmah Besar di Balik Gempa
Jum'at, 17 Agustus 2018 - 21:58 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:03 WIB
Ia menganjurkan ratusan pengungsi yang hadir dalam masjid darurat itu untuk berdzikir dan beristighfar.

Selengkapnya

Mu’ti: Indonesia Masih Jauh dari Cita-cita Kemerdekaan
Jum'at, 17 Agustus 2018 - 21:30 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 22:03 WIB
Akan tetapi bukan berarti tidak ada kemajuan, kata Sekum Muhammadiyah.

Selengkapnya

Batal Deklarasi di Gedung Sate, Pembacaan Teks Relawan #2019GantiPreside Jabar Tetap Berlangsung
17 Agutus 2018 21:40 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 21:48 WIB
BANDUNG (voa-islam.com) - Presidium Relawan #2019GantiPresiden Bunda Neno Warisman sudah menyatakan bahwa kegiatan Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden di berbagai kota di Indonesia untuk sementara sementara ini ditunda mengingat sebentar lagi akan ada event internasional Asian Games.

"Seluruh Presidium Pusat sangat bangga dan bahagia, kita sebagai warga negara NKRI dengan menjadi tuan rumah Asian Games yang menjadi kebanggaan bagi kita semua, silakan deklaraasi di rumah masing-masing." ungkapnya kepada Voa-Islam.com.

Selengkapnya

Abdullah Al-Audah Sebut Ayahnya Dipindahkan Tiba-tiba Untuk Jalani 'Persidangan Rahasia'
17 Agutus 2018 21:36 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 21:48 WIB
RIYADH,  ARAB SAUDI (voa-islam.com)  - Seorang ulama Saudi yang sangat populer, yang dipenjarakan sejak tahun lalu karena mengkritik kebijakan kerajaan, dilaporkan dibawa pergi untuk menghadiri "persidangan rahasia."

Putra Syaikh Salman Al-Audah mengumumkan perkembangan tersebut di Twitter pada hari Rabu (15/8/2018), mengatakan ayahnya telah mengatakan kepadanya tentang ditransfer "tiba-tiba" dari Penjara Zehban di kota pelabuhan Jeddah ke penjara Al-Ha’er di ibukota Riyadh.Abdullah Al-Audah juga mengutip seorang pejabat penjara yang mengatakan kepadanya bahwa ayahnya telah dirujuk ke persidangan, menambahkan, "Dalam persidangan semacam itu, tidak ada yang diizinkan untuk hadir dan tampaknya tidak ada proses yang nyata."“Kami tidak mempercayai pengadilan rahasia dan tiba-tiba, diadakan tanpa pengungkapan informasi, dan tanpa kehadiran pengacara atau organisasi independen, tanpa tuduhan yang jelas. Kami menganggap pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab atas keselamatan ayah saya, "Abdullah mentweet. Abdullah juga mengatakan dia telah mencoba untuk menanyakan tentang ayahnya dari penuntutan pihak berwenang, tetapi mereka telah mengatakan kepadanya bahwa masalah ini di luar jangkauan mereka dan dalam yurisdiksi "aparat keamanan."Ulama berusia 61 tahun itu, yang memiliki jutaan pengikut di Twitter, telah dipenjara sejak September lalu setelah ia menyatakan harapan untuk penyelesaian krisis diplomatik antara kerajaan dan Qatar. Empat bulan sebelumnya, kerajaan telah memimpin tiga negara sekutunya dalam memutuskan hubungan mereka dengan Doha.Keluarga Syaikh Salman Al-Audah telah memberi tahu portal berita Timur Tengah bahwa “ulama itu ditahan di sel isolasi di penjara Jeddah dan ditolak perawatan medis dan kunjungan keluarga selama berbulan-bulan,” lapor MEE.Penahanannya datang sebagai bagian dari tindakan penangkapan yang diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman terhadap anggota keluarga kerajaan, pengusaha berat, ulama, dan aktivis asasi. Pembersihan tersebut telah dikecam secara luas oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia sebagai sarana untuk memperkuat cengkraman Bin Salman pada kekuasaan di awal kekuasaannya pada pemerintahan negara itu.  (st/ptv)

Selengkapnya

Yusril Bantah PBB Golput pada Pilpres 2019
17 Agutus 2018 12:43 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 21:48 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Ketum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa partainya tidak mungkin bersikap golpot, atau tidak menentukan sikap siapa yang akan didukungnya di Pilpres nanti. 

Saya tidak pernah bilang netral apalagi golput. Saya katakan ‘sementara’ ini PBB menempatkan diri di tengah. PBB belum memutuskan apakah akan mendukung Prabow-Sandi atau Jokowi-kiai Ma’ruf,” demikian cuitannya, Kamis (16/8/2018).

Selengkapnya

Bukannya Ikut Membantu Ankara, UEA Malah Kecam Janji Investasi Qatar Senilai 15 Miliar USD di Turki
17 Agutus 2018 21:20 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 21:33 WIB
UNI EMIRAT ARAB (voa-islam.com) - Menteri Negara Urusan Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, telah mengecam janji Qatar untuk membuat investasi langsung senilai $ 15 miliar di Turki.

Dalam sebuah posting di halaman Twitter-nya, Gargash merujuk pada kunjungan baru-baru ini ke Ankara oleh emirat Qatar dan janjinya untuk membantu Turki mengatasi krisis mata uang yang sedang berlangsung dan menggambarkannya sebagai upaya untuk "membeli kedaulatan"."Kedaulatan penuh tidak dapat dibeli dengan uang tetapi dicapai dengan membangun hubungan yang tulus dan dapat diandalkan dengan negara-negara sekitarnya," klaim Gargash dalam tweetnya, harian Gulf News melaporkan. UAE telah memutuskan hubungan dengan Qatar sejak Juni 2017 sebagai tanggapan atas seruan oleh sekutunya Arab Saudi yang menuduh Qatar mendukung terorisme dan membiayai ekstremisme.Tahun lalu, Arab Saudi dan UEA, bersama dengan Bahrain dan Mesir, membentuk apa yang disebut Quarter yang mendesak pemerintah Qatar untuk mematuhi daftar tuntutan mereka yang termasuk memutuskan hubungan dengan Iran dan menutup pangkalan militer Turki di Qatar atau menghadapi sanksi. Doha, bagaimanapun, telah menolak tuntutan dan mengatakan ia menjadi sasaran karena kebijakan independen yang ia kejar.Pada hari Rabu, Qatar mengumumkan bahwa mereka akan menyediakan Turki dengan "sejumlah proyek ekonomi, investasi dan deposito" senilai kolektif $ 15 miliar dalam upaya untuk mendukung perekonomian Turki.Janji itu diumumkan setelah Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengadakan pertemuan pribadi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara.Pengumuman itu membantu mata uang nasional Turki lira pulih dari rekor terendah terhadap dolar AS.Hanya satu hari setelah Qatar menjanjikan investasi, lira menguat sekitar 4 persen terhadap greenback menjadi sekitar 5,75 per dolar.Gerai media yang dekat dengan UAE dan Arab Saudi mengutip "analis" yang mengklaim bahwa Qatar telah "dipaksa" untuk membuat janji investasi sebagai ganti untuk menjaga pangkalan militer Turki dan tentara Turki di tanahnya. (st/ptv)

Selengkapnya

Investor Asing Berjanji Terus Dukung Perekonomian Turki
17 Agutus 2018 21:06 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 21:18 WIB
ISTANBUL, TURKI (voa-islam.com) - Para pebisnis asing telah berjanji untuk terus mendukung ekonomi Turki di setiap bidang, menurut Gassan Hitto, kepala Platform Pengusaha Asing Turki.

Hitto mengatakan kepada wartawan Jum'at (17/8/2018) bahwa serangan spekulatif terhadap ekonomi Turki dan mata uang negara itu tidak memiliki dasar intrinsik dan terjadi karena intervensi eksternal."Ini adalah perang ekonomi bagi mereka yang tidak bisa menguasai Turki yang lebih kuat dalam ekonomi global," tambahnya.Hitto mendesak semua pebisnis di Turki dan di luar negeri untuk tidak memperhatikan laporan tak berdasar tentang kesehatan ekonomi negara itu tetapi mendukung ekonomi.Hitto mengatakan bahwa mereka percaya Turki akan mengatasi masalah-masalahnya."Turki memiliki potensi yang kuat karena substrukturnya, penduduk muda, dan posisi geopolitik," katanya.Dia menambahkan bahwa potensi ini memungkinkan Turki mengubah krisis menjadi peluang.“Kami berada di kapal yang sama dengan Turki, ketidakstabilannya tidak menguntungkan siapa pun. Keamanan Turki bukan hanya keamanan warga Turki, tetapi juga keamanan kawasan itu, ”katanya.  (st/aa)

Selengkapnya

Untuk “Kemerdekaan” Sungai Ciliwung
Jum'at, 17 Agustus 2018 - 19:10 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 19:33 WIB
Sungai Ciliwung khususnya yang melintas di kawasan Depok belum merdeka dari berbagai kelakuan dan perlakuan manusia yang merusak alam.

Selengkapnya

Tenaga Honorer K2 Serasa Dijajah Penguasa
17 Agustus 2018 19:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 19:18 WIB

Eramuslim – Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia tidak bisa dirasakan 438.590 honorer K2 (kategori dua). Mereka merasakan sampai saat ini masih dijajah penguasa karena status PNS belum diraih.

“Merdeka itu, merdeka dari segala penguasa yang menindas semena-mena,” ujar Koordinator Wilayah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Sulawesi Selatan (Sulsel) Sumarni Azis kepada JPNN, Jumat (17/8).

Selengkapnya

Pemerintah Istanbul Tutup Izin Waralaba Makanan Cepat Saji asal Amerika
Jum'at, 17 Agustus 2018 - 18:24 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 18:33 WIB
Washington mengancam Turki setelah Erdogan tak bersedia membebaskan Pastor Brunson yang terlibat aksi mata-mata

Selengkapnya

239 Pemukim Ilegal Yahudi Amerika Utara Tiba di ‘Israel’
Jum'at, 17 Agustus 2018 - 18:03 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 18:18 WIB
Sejumlah 28.988 pemukim baru pindah ke ‘Israel’ dan ke pemukiman-pemukiman ilegal Tepi Barat pada tahun 2017

Selengkapnya

Pesan HUT RI Amien Rais: Pemimpin Tukang Bohong Akan Bawa Kebangkrutan
17 Agustus 2018 18:00 WIB     |     Waktu unduh: 2018-08-17 18:18 WIB

Eramuslim – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia harus dijadikan sebagai sarana bagi para pemimpin untuk mengintrospeksi diri. Nasihat ini dilontarkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais saat memperingati hari jadi Republik Indonesia ke-73.

Amien meminta peringatan HUT RI ke-73 mestinya memantik kesadaran bagi para pemimpin untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Selengkapnya