Total: 68299
Kantor Gubernur Jateng Tergenang Banjir, Buzzer dan Politis PSI Langsung Kicep
2021-02-24 07:09:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 07:18 WIB
Bakalan Gagal Meroket, di Awal 2021 Saja APBN Sudah Tekor Rp.45 Triliun
-     |     Waktu unduh: 2021-02-24 07:18 WIB

Eramuslim.com – Beberapa tahun lalu Jokowi dengan sangat yakin mengatakan jika ekonomi Indonesia akan meroket. Namun yang terjadi malah sebaliknya, malah nyungsep. Terlebih diperparah oleh pandemi Covid-19 yang menghantam dunia pada awal tahun 2020 lalu. Dan kini, tanpa pemberitaan yang bombastis seperti halnya banjir Jakarta,  APBN 2021 ternyata sudah mengalami defisit sekitar Rp45 triliun sampai dengan Januari 2021 kemarin. Itu terjadi akibat pendapatan negara yang terkumpul baru Rp100 triliun sampai dengan Januari kemarin.

Selengkapnya

Romo Benny Asal Njeplak
2021-02-24 06:51:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 07:03 WIB
Sudah Divaksin 2 Kali, Wabup Nganjuk Tetap Bisa Positif COVID-19
-     |     Waktu unduh: 2021-02-24 07:03 WIB

Eramuslim.com – Walau sudah divaksin dua kali namun ternyata hal itu tidak menjamin seseorang bisa bebas tertular Covid-19. Hal ini terjadi pada Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang dinyatakan positif COVID-19 padahal yang bersangkutan sudah menjalani dua kali divaksin.

“(Padahal) Pak Wabup sudah divaksin,” kata Kepala Dinas Infokom Nganjuk, Slamet Basuki, kepada wartawan, Senin (22/2/2021), yang menjelaskan jika saat divaksin Wagub bersama Forkopimda Nganjuk.

Selengkapnya

Pengamat: Digaji Besar Hanya Komentari Banjir Jakarta, Bubarkan BPIP!
2021-02-24 06:45:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:48 WIB
Naniek S Deyang: Anies Memuji Allah SWT Kok Malah Dibully, Yang Lebih Aneh Yang Bully Non-Muslim
2021-02-24 06:39:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:48 WIB
Dumb Unlimited: Loki Jalan-jalan ke Sawah Biar Dikata Merakyat
2021-02-24 06:34:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:48 WIB
Mirip Kerumunan Ketika HRS Pulang, Istana Membela: Itu Spontanitas…
-     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:48 WIB

Eramuslim.com – Viral sebuah video yang memperlihatkan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dimana terjadi kerumunan masyarakat saat Jokowi melakukan kunjungan ke Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam video yang viral tersebut, warga Maumere berkerumun di pinggir jalan sambil menunggu kedatangan Kepala Negara di NTT tanpa memperdulikan jaga jarak dan tak pakai masker.

Selengkapnya

Aksi Nekat Jokowi Turun ke Sawah di Tengah Hujan Petir saat Tinjau Food Estate di NTT, Malah Jadi Tertawaan Netizen
2021-02-24 06:18:00     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:33 WIB
SUMBA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyusuri persawahan di tengah hujan dan petir saat meninjau lahan food estate di Desa Makata Keri, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021) siang. 
Presiden bahkan rela basah-basahan saat masuk ke sawah di tengah hujan. 
Setiba di lokasi food estate awalnya rombongan Presiden disambut dengan hujan lebat disertai petir. 
Tak mau hanya berdiam di mobil, Jokowi nekat turun dan berjalan sendirian ke tengah persawahan dengan membawa payung. 
Tak Menuai Simpati Publik
Dari ratusan komentar aksi Presiden Jokowi ini, mayoritas malah tak simpatik dengan model pencitraan seperti ini.
Bahkan malah jadi olok-olokan...

Selengkapnya

Kerumunan Jokowi di NTT Tanpa Prokes, Iwan Sumule: Rakyat Diminta Maklum
-     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:33 WIB

Eramuslim.com – Video yang viral soal kerumunan yang terjadi saat kunjungan Jokowi ke Maumere bertentangan dengan semangat pemerintah sendiri untuk melawan pandemi Covid-19. Menurut protokol kesehatan, kerumunan adalah suatu hal yang dilarang keras dan pelakunya bisa dihukum, bahkan di penjara. Namun terkait kerumunan warga Maumere yang menyambut Jokowi, hal itu agaknya tidak ditegakkan.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Iwan Sumule, mengatakan jika kerumunan tersebut telah menunjukkan kelalaian pemerintah daerah dalam menegakkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dibuatnya sendiri.

Selengkapnya

Menuju Kesempurnaan Ibadah Shalat (Bag. 2): Thaharah
24 Februari 2021     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:18 WIB
Thaharah atau yang biasa kita sebut bersuci merupakan syarat penting sahnya suatu ibadah shalat. Da ...

Selengkapnya

Ada Kerumunan Sambut Jokowi di NTT, Yan Harahap: Penindakan Prokes Cuma Berlaku pada ‘Lawan’
-     |     Waktu unduh: 2021-02-24 06:18 WIB

Eramuslim.com – Sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) terkait Pandemi Covid-19, segala macam bentuk kerumunan dilarang keras karena sangat rentan menjadi kluster penularan penyakit yang menghantui dunia.

Di Indonesia, banyak tokoh dan juga orang biasa yang ditangkap terkait pelanggaran prokes ini, salah satunya Habib Rizieq yang sampai ditangkap polisi dan detik ini masih berada di dalam penjara. Namun sayangnya, penegakan hukum prokes agaknya tebang pilih karena jika dilakukan pejabat negara atau pihak-pihak yang berada di dalam alit kekuasaan, maka penegakan hukum prokes tidak berlaku. Ini yang disayangkan Deputi Balitbang Partai Demokrat Yan Harahap.

Selengkapnya

Alumni Perguruan Tinggi Bersatu Minta KPK Tak Ragu Hukum Mati Koruptor Bansos
23 Februari 2021 23:00 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-23 23:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)--Alumni Perguruan Tinggi Bersatu menyampaikan memorandum kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada, Selasa (23/2/2021).

Memorandum ini dalam upaya mendukung KPK sebagai ujung tombak dalam memberantas korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). 

“Kami bangga KPK pada akhir 2020 berhasil membongkar dua kasus besar yang melibatkan dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Kasus pertama adalah ditangkapnya Menteri KKP dan yang kedua Mega Korupsi Menteri Sosial,” demikian siaran pers Alumni Perguruan Tinggi Bersatu yang diterima redaksi.

Selengkapnya

Anis: Media Objektif Dapat Dorong Pemerintah yang Bersih
23 Februari 2021 22:27 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-23 22:33 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)--Mengisi kegiatan di masa reses, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, mengadakan pers gathering bersama dengan insan media.

Acara yang dilakukan secara virtual pada Selasa (23/2/2021) ini bertajuk ‘Pers Indonesia Semakin Independen Dan Terpercaya’.

Dalam sambutan yang disampaikannya, Anis mengatakan pers merupakan salah satu pilar dalam berdemokrasi. “Media memiliki kekuatan untuk menyuarakan kebenaran. Membangun opini. Media yang objektif menjadi pilar yang dapat mendorong pemerintah yang bersih,” ujar Anis.

Selengkapnya

Pemberontak Syi'ah Houtsi Derita Kerugian Tertinggi Dalam Serangan Ke Kubu Pemerintah Yaman Di Marib
23 Februari 2021 21:05 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-23 21:18 WIB
MARIB, YAMAN (voa-islam.com) - Bentrokan antara pemberontak Syi'ah Houtsi dan pasukan pemerintah Yaman di Marib, 120 kilometer dari ibu kota Sana'a, telah menyebabkan ratusan kematian, menurut laporan media pada hari Senin (22/2/2021).

Sebuah sumber militer mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa Marib "mandi darah" tetapi bahwa pemberontak Syi'ah Houtsi telah menderita kerugian tertinggi dengan garis depan bergerak 20 kilometer dari sisi barat kota, yang dikuasai oleh pasukan pro-pemerintah.Ini dianggap sebagai korban jiwa terbesar di Yaman sejak koalisi pimpinan Saudi - yang mendukung pemerintah - melakukan serangan untuk merebut kembali pelabuhan Hodeidah pada 2018.Serangan terbaru terjadi hanya beberapa hari setelah pemerintah AS yang baru mencabut pemberontak Syi'ah Houthi dari daftar hitam organisasi teroris Washington dalam upaya memfasilitasi pengiriman bantuan ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak Syi'ah kaki tangan Iran tersebut dan membuka jalan bagi pembicaraan damai yang diperbarui.Pemerintah Presiden Joe Biden juga menghentikan dukungan mereka untuk koalisi pimpinan Saudi di Yaman dengan alasan tingginya korban tewas warga sipil dalam konflik tersebut.Seorang diplomat Barat mengatakan kepada Reuters bahwa pemberontak Syi'ah Houtsi mengambil keuntungan dari "isolasi Arab Saudi setelah pemilihan Joe Biden ... dan koalisinya yang hancur""Ini pertaruhan besar tapi aku juga bertanya-tanya apa ruginya?" kata sumber itu.Pada hari Kamis, Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Yaman Martin Griffiths berbicara tentang serangan Syi'ah Houtsi terhadap Marib kepada Dewan Keamanan PBB melalui konferensi video."Ini menempatkan jutaan warga sipil dalam risiko, terutama dengan pertempuran mencapai kamp-kamp pengungsi internal…. Pencarian untuk mendapatkan teritorial dengan kekerasan mengancam prospek proses perdamaian," kata Griffiths.PBB dan AS menggandakan seruan agar pemberontak Syi'ah Houtsi menghentikan pertempuran dan mulai bernegosiasi untuk perdamaian, sejauh ini tidak berhasil.Pada Ahad, juru bicara Syi'ah Houtsi Mohammed Abdulsalam mengklaim bahwa serangan terhadap Marib adalah "pertempuran pembebasan nasional".Hingga awal 2020, Marib terhindar dari konflik terparah selama enam tahun di Yaman dan menjadi tempat perlindungan bagi banyak pengungsi.Perang Yaman pecah pada September 2014 ketika pemberontak Syi'ah Houtsi yang didukung Iran dan pendukung mantan Presiden Ali Abdullah Salah merebut ibu kota Sana'a, memaksa pemerintah untuk melarikan diri ke selatan.Pada Maret 2015, setelah pemberontak bergerak menuju kota selatan Aden, koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi dengan serangan udara untuk mencegah kemajuan Syi'ah Houtsi. (TNA)

Selengkapnya

NWO, Untold History (1)
-     |     Waktu unduh: 2021-02-23 21:03 WIB

eramuslim.com – NWO adalah New World Order. Tatanan Dunia Baru. Dalam bahasa latin yang tercetak di mata uang US Dollar dinamakan “Novus Ordo Seclorum”. Bahasa Inggrisnya: New Order of the Ages. Dan banyak pula yang menyebutnya dengan “Novus Ordo Mundi”.

Di sini kita tidak bermain di tataran etimologis. Kita akan menyebutnya dengan satu frasa singkat yang sudah populer di dunia yaitu “NWO”, yang memiliki arti sebagai: “Satu Tatanan Dunia Baru yang dipimpin oleh satu kekuatan super power yang berada di atas negara-negara lainnya.” Dan para futurolog lebih menyukai istilah: Globalisasi. Dunia kita sekarang, kondisinya nyaris sudah seperti ini.

Selengkapnya

Jajak Pendapat: Kebanyakan Kaum Muda Israel Benci Terhadap Orang Palestina
23 Februari 2021 20:05 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-23 20:18 WIB
TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Sebuah jajak pendapat oleh Hebrew University's aChord Center mengungkapkan bahwa hampir setengah dari kaum muda ultra-Ortodoks dan nasionalis religius Israel telah menyatakan kebencian mereka terhadap orang Palestina dan mendukung pencabutan kewarganegaraan Israel mereka, Haaretz telah melaporkan. Sekitar 1.100 responden berusia 16 hingga 18 tahun ikut serta dalam jajak pendapat.Menurut pusat tersebut, 49 persen dari semua remaja religius Israel dan 23 persen rekan sekuler mereka ingin melucuti warga negara Palestina Israel - yang merupakan seperlima dari populasi - kewarganegaraan mereka.Kelompok hak asasi manusia Israel B'Tselem turun ke media sosial untuk menggambarkan bagaimana statistik semacam ini diterjemahkan ke dalam serangan terhadap orang-orang Palestina oleh pemukim ilegal Yahudi.Kantor berita Wafa, sementara itu, melaporkan bahwa seorang wanita Palestina meninggal karena serangan jantung Rabu lalu ketika pemukim ilegal Yahudi Israel menerobos masuk ke rumahnya di Tepi Barat yang diduduki.Menurut pengawas permukiman Peace Now, ada 132 permukiman dan 113 pos terdepan permukiman di wilayah pendudukan. Semua permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional. Pos terdepan bahkan ilegal menurut hukum Israel.Peace Now juga menunjukkan bahwa lebih dari 413.000 pemukim sekarang tinggal di pemukiman ilegal. Memindahkan warga negara ke wilayah yang diduduki oleh perang merupakan kejahatan perang menurut hukum internasional. (MeMo)

Selengkapnya

Anekdot Kekeringan di Tengah Banjir
2021-02-23 20:00:00     |     Waktu unduh: 2021-02-23 20:18 WIB
Pemukim Yahudi Curi Pagar Warga Desa Burin di Nablus
-     |     Waktu unduh: 2021-02-23 20:03 WIB

PALESTINA–Sekelompok pemukim Yahudi dari kompleks permukiman Yahudi Yitzhar mencuri pagar yang mengelilingi lahan pertanian di kota Burin, selatan Nablus pada Senin (22/2/2021). Para saksi mata melaporkan bahwa sekelompok pemukim Yahudi mencuri sebagian besar pagar dan menghancurkan yang lainnya setelah menyerbu tanah pertanian warga, di pinggiran selatan kota.

Burin adalah sebuah desa Palestina di Tepi Barat di provinsi Nablus, salah satu desa yang diduduki Israel pada perang tahun 1967.

Selengkapnya

Militer Filpina Tangkap 9 Wanita, 3 Diantaranya Diklaim Putri Pemimpin Abu Sayyaf
23 Februari 2021 18:35 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-23 19:48 WIB
SULU, FILIPINA (voa-islam.com) - Setidaknya sembilan wanita, termasuk tiga putri dari pemimpin Kelompok Abu Sayyaf (ASG), telah ditangkap dalam serangkaian penggerebekan, kata militer Filipina pada hari Selasa (23/2/2021), ketika pemerintah meningkatkan upaya untuk mengejar pejuang bersenjata yang dituduh melakukan serangkaian serangan pemboman mematikan di provinsi selatan Sulu.
Satgas Gabungan Sulu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa senjata dan bahan pembuat bom disita dari para wanita, yang oleh pemerintah diklaim sebagai "calon pelaku bom jibaku".Militer mengatakan tiga dari tersangka wanita yang ditangkap adalah putri Hatib Hajan Sawadjaan, yang diidentifikasi sebagai penjabat “amir” Abu Sayyaf, yang juga telah bersumpah setia kepada kelompok ISIL (IS).Dua dari mereka ditangkap di kota Patikul Sulu pada hari Jum'at, diikuti oleh penggerebegan terpisah yang menangkap saudara perempuan ketiga, Elena, yang merupakan janda dari sub-komandan Abu Sayyaf lainnya bernama Walid Abun.Militer mengatakan Elena juga ditemani oleh wanita lain, yang suaminya juga tewas dalam pertempuran antara Abu Sayyaf dan pasukan pemerintah.Salah satu foto yang disediakan oleh militer menunjukkan tiga tersangka wanita dengan wajah buram dan salah satunya membawa balita.Sawadjaan disalahkan karena mendalangi beberapa serangan bunuh diri di Sulu.Operasi terpisah dalam beberapa hari terakhir juga menangkap lima tersangka wanita lainnya, kata militer.Yang ditemukan dari para tersangka adalah komponen alat peledak improvisasi seperti sakelar, baterai, pipa, paku beton, tutup peledakan, serta bahan peledak. Foto-foto materi pengeboman dan kartu identitas para tersangka juga dipublikasikan oleh militer, dan beredar di media sosial.Para tersangka menghadapi tuduhan kepemilikan bahan peledak secara ilegal.Pada Agustus 2020, dua tersangka wanita pelaku bom jibaku meledakkan diri di Jolo, ibu kota Sulu, menewaskan sedikitnya 15 personel militer dan melukai puluhan lainnya.Pada awal 2019, pelaku bom jibaku meledakkan diri dan menewaskan lebih dari 20 orang di dalam Katedral Katolik di kota itu.Sulu dikenal sebagai kubu kelompok Abu Sayyaf yang telah lama berjuang untuk kemerdekaan di wilayah selatan Mindanao.Kelompok tersebut menganggap Mindanao sebagai tanah air leluhur mereka sejak masa kolonial pra-Spanyol. (Aje)

Selengkapnya

Terungkap Siapa “King Maker” di Kasus Suap Djoko Tjandra, MAKI: Pejabat Tinggi Aparat Penegak Hukum
-     |     Waktu unduh: 2021-02-23 19:48 WIB

Eramuslim.com – Terungkapnya adanya “King Maker” ketika  persidangan Mantan Jaksa Pinangki  dalam kasus suap terpidana korupsi Djoko Tjandra .

Dalam persidangan tersebut  Jaksa Pinangki Sirna Malasari telah terbukti bersalah dan dihukum 10 tahun penjara.

Menanggapi adanya “King Maker” dalam kasus tersebut  , KPK melalui Wakil Ketuanya, Nurul Gufron , akan mempelajarinya lebih dahulu .

Selengkapnya

Hebih Perahu Sitaan Diduga Milik FPI, Netizen: Perahunya Diambil, Orangnya Dimatiin, Logonya Dilakban
2021-02-23 19:30:00     |     Waktu unduh: 2021-02-23 19:33 WIB
BPIP, Korupsi Bansos Diam, Ketika Banjir Jakarta Baru Nyinyir
-     |     Waktu unduh: 2021-02-23 19:18 WIB

eramuslim.com – Romo Benny , staf khusus Dewan Pengarah BPIP mengkritik banjir Jakarta, menurutnya banjir tersebut  seharusnya bisa diprediksi dan disiapkan solusinya oleh Gubernur. Bahkan ia buat perbandingan antara   kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam penanganan banjir DKI.

“Seperti zaman Ahok dulu ada pengerukan, pembersihan drainase dengan pasukan kuning atau pasukan oranye. Sehingga ketika curah hujan melebihi kapasitas, air bisa mengalir,” jelas Romo Benny.

Selengkapnya

Said Aqil dan Yaqut Kembali Tak Hadiri Sidang Gus Nur, Kuasa Hukum Kembali Walkout
-     |     Waktu unduh: 2021-02-23 19:03 WIB

eramuslim.com – Kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Gus Nur belum beranjak . Dalam Sidang hari ini 23/2, seharusnya diagendakan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) .

Seharusnya JPU menghadirkan saksi fakta Yaqut Cholil Qoumas  dan Ketua Umum Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj sesuai perintah majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim ketua Toto Ridarto.

Selengkapnya

Aktivis Katolik: Jilat Penguasa, Romo Benny Memalukan & Ingkari Ajaran Tuhan Yesus
2021-02-23 18:30:00     |     Waktu unduh: 2021-02-23 18:48 WIB