Total: 41303
PSBB DKI Berhasil Lewati Masa Puncak Covid-19 Sekarang Melandai, Anies: Ini Bukan Kerja Sendirian, Ini Kolosal
2020-06-05 07:23:00     |     Waktu unduh: 2020-06-05 07:33 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memulai transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejalan dengan grafik kasus positif Covid-19 Ibu Kota yang menunjukkan penurunan.

Hal itu terlihat dari data pusat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Data Pemprov DKI, tambahan kasus positif corona pada hari Kamis kemarin sebanyak 61 orang atau terendah dalam sepekan terakhir. Adapun, puncak peningkatan infeksi Covid-19 di Jakarta terjadi pada 16 April 2020 dengan tambahan 223 orang.

Selengkapnya

PKS: Dana Haji Adalah Amanah, Hanya untuk Kepentingan Jamaah
Jum'at, 2020-06-05 07:26     |     Waktu unduh: 2020-06-05 07:33 WIB
Ketua Fraksi PKS DPR-RI, Jazuli Juwaini menegaskan bahwa dana haji sensitif bagi umat Islam. Terlebih dana yang berasal dari setoran jamaah. Hal itu merupakan amanah yang harus dikelola hanya untuk kepentingan jamaah, dan tidak boleh untuk kepentingan lai

Selengkapnya

Mediasi Pertama Gugatan Perdata terhadap Yusuf Mansur Gagal
Jum'at, 2020-06-05 07:04     |     Waktu unduh: 2020-06-05 07:18 WIB
Dalam sidang gugatan perdata, kedua belah pihak akan diberikan waktu oleh Majelis Hakim untuk mediasi perkara.

Selengkapnya

Penanganan Corona Dipuji, Tapi Kok Surabaya Masuk Zona Hitam?
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 07:18 WIB

Eramuslim.com – Jawa Timur menjadi sorotan dalam penanganan Covid-19. Penyebabnya adalah peningkatan jumlah kasus konfirmasi positif yang terus bertambah, bahkan mencatat rekor harian di skala provinsi.

Seperti dikutip dari situs resmi infocovid19.jatimprov.go.id, Rabu (3/6/2020), ada penambahan 172 kasus baru sehingga total menjadi 5.310 kasus. Dari jumlah itu, mayoritas berasal dari Kota Surabaya, yaitu 2.803 kasus. Ada penambahan 55 kasus kemarin. Kota Surabaya pun telah masuk ke dalam zona hitam dalam situs resmi infocovid19.jatimprov.go.id.

Selengkapnya

Laporan Ustadz Maaher Ditindaklanjuti, Abu Janda Makin Panik !!
2020-06-05 06:59:00     |     Waktu unduh: 2020-06-05 07:03 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Pada Rabu, 3 Juni 2020, Ustadz Maaher At-Thuwailibi mendatangi Bareskrim Polri untuk melakukan klarifikasi atas laporannya ke polisi pada 30 November 2019 terhadap Permadi Arya atas dugaan pencemaran nama baik

"ALHAMDULILLAH KAMI TIBA DI BARESKRIM POLRI

DAN LAPORAN KAMI TERHADAP PERMADI ARYA ALIAS ABU JANDA MULAI DITINDAKLANJUTI PENYIDIK

#TangkapPermadiArya," ujar Ustadz Maaher di akun twitternya.

Selengkapnya

Beda dengan RI, Malaysia Tunggu Arab Saudi Soal Haji
2020-06-05 06:43:00     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:48 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia menyatakan akan menunggu Arab Saudi mengumumkan keputusannya mengenai haji sebelum memutuskan apakah Muslim Malaysia akan diizinkan untuk melakukan haji pada tahun ini. Menteri Keamanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengemukakan hal itu di Kuala Lumpur, Rabu (3/6/2020), seperti dilansir Ihram.co.id.

Dia mengatakan untuk saat ini Pemerintah Arab Saudi belum memberikan informasi tentang masalah ini. "Begitu ada pengumuman, menteri yang bertanggung jawab (Menteri Agama) akan memutuskan apa yang terbaik setelah pandemi Covid-19. Tidak ada gunanya membuat keputusan sekarang ketika kita tidak tahu apa sikap Saudi," katanya.

Selengkapnya

Belum Ada Restu Anies, Mal Batal Buka 5 Juni
2020-06-05 06:35:00     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:48 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memastikan mal tidak akan buka pada 5 Juni 2020 seperti rencana kesiapan yang sempat diungkapkan beberapa waktu lalu.

"Sudah hampir pasti tidak jadi tanggal 5 Juni," ungkap Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/6).

Stefanus mengatakan pengusaha mal sejatinya sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait rencana operasional mal. Begitu pula dengan protokol kesehatan nasional yang sekiranya harus diterapkan ketika operasional mal berjalan lagi.

Selengkapnya

Pembatalan Haji oleh Menag: Niat Baik, Cara Salah
Jum'at, 2020-06-05 06:42     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:48 WIB
Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M dibatalkan. Kebijakan ini diambil demi mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai.

Selengkapnya

Jakarta Go New-Normal: Ini Aturan Penggunaan Kendaraan Pribadi di PSBB Transisi
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:48 WIB

Eramuslim.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan masa transisi untuk menuju kenormalan baru yang aman, sehat dan produktif. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatur penggunaan kendaraan pribadi masyarakat selama PSBB masa transisi ini.

“Sepeda motor dan mobil beroperasi setengah kapasitas, kecuali digunakan satu keluarga,” ujar Anies di Jakarta, Kamis (4/6).

Selengkapnya

Derajat Hadits Larangan Menasehati Penguasa Terang-Terangan
5 Juni 2020     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:18 WIB
Hadits tersebut disebutkan oleh Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah dalam Musnad Ahmad (no. 15333), ...

Selengkapnya

Rusia Berang Saat Suriah Kembali Langgar Perjanjian terkait Iran
Jum'at, 2020-06-05 06:09     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:18 WIB
Sebelumnya, Rusia dan Suriah sepakat membatasi akses pasukan-pasukan ini ke zona tersebut.

Selengkapnya

Jakarta Go New-Normal: Fase Transisi, Anies Terapkan Ganjil-Genap untuk Toko
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:18 WIB

Eramuslim.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap untuk toko-toko yang akan dibuka pada fase pertama masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Toko dengan nomor ganjil buka di tanggal ganjil, toko dengan nomor genap dibuka di tanggal genap. Jadi beroperasi separuh di situ,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pemprov DKI Jakarta telah membuka kegiatan sosial dan ekonomi secara bertahap pada fase pertama masa transisi PSBB yakni selama bulan Juni 2020 terhitung mulai besok Jumat (5/6). Pembukaan secara bertahap ini diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat. Di antaranya kewajiban penggunaan masker, menjaga jarak fisik, kapasitas aktivitas hanya dibolehkan untuk 50 persen, mencuci tangan, serta membatasi jam operasional.

Selengkapnya

Pertama di Italia, Pemakaman Khusus Muslim Akan Dibuka di Roma
Jum'at, 2020-06-05 05:54     |     Waktu unduh: 2020-06-05 06:03 WIB
Tempat pemakaman, yang akan dibangun di atas lahan seluas 400 hektar di dekat perbatasan antara Fiumicino, dekat dengan bandara internasional, dan kota Bracciano.

Selengkapnya

Seandainya George Floyd Orang Indonesia
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 00:48 WIB

Eramuslim.com – Dunia tahu, George Floyd orang Amerika. Warga kulit hitam yang terbunuh oleh seorang polisi. Dunia geger. Demo terjadi tidak saja di Amerika, tapi juga di sejumlah negara Eropa.

Satu nyawa melayang telah hebohkan dunia. Tidak saja demo, penjarahan dan kerusuhan bahkan marak di sejumlah negara bagian Amerika. Rakyat Amerika marah. Masyarakat dunia juga marah. Mereka marah untuk membela Floyd. Dunia marah untuk melawan kedzaliman dan kesewenang-wenangan. Mereka turun ke jalan untuk menuntut keadilan.

Selengkapnya

Sepakat JK Kritik Jokowi, Pengamat: Pancasila Tanpa Agama, Tidak Akan Ada
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 00:48 WIB

Eramuslim.com – Presiden Joko Widodo kembali mendapatkan kritikan tajam dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla terkait rencana new normal yang akan berlaku dalam waktu dekat ini.

JK menyebut wacana pembukaan rumah-rumah ibadah terkesan tidak menjadi prioritas pemerintah untuk menyambut era new normal.

Hal ini nampak ditunjukkan kepala negara saat kali pertama yang dikunjungi untuk dilakukan relaksasi adalah mall.

Selengkapnya

Beda dengan Jokowi, Anies Baswedan Lebih Utamakan Membuka Masjid ketimbang Mall
-     |     Waktu unduh: 2020-06-05 00:33 WIB

Eramuslim.com – Seiring dengan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibukota yang memasuki masa transisi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan mengizinkan kembali rumah ibadah untuk dibuka.

“Mulai besok kegiatan ibadah sudah bisa dilakukan,” ujar Anies saat konferensi pers di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (4/6).

Dalam masa transisi tersebut, Anies menjelaskan terdapat dua fase pelonggaran yang dibagi berdasarkan manfaat dan efek risiko kegiatan.

Selengkapnya

Rakyat dan Negara, Semua karena Cinta; Bisakah?
4 Juni 2020 22:06 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 22:33 WIB
 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

Saat Umar menjadi amirul mu'minin, suatu hari ia berjalan dan tak sengaja mengintip suatu jendela. Dilihatnya seorang lelaki tengah minum dan sepertinya mabuk. Sebagaimana yang kita tahu tentang karakter Umar. Beliau mendobrak pintu, merenggut kerah baju lelaki tadi, "Kamu minum di depanku! "

Lelaki itu ngeles, "Perbuatanku satu yang haram, perbuatan harammu tiga."

Selengkapnya

Stay at Home dan Femininitas Bunda
4 Juni 2020 21:48 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 22:18 WIB
 

Oleh: Widya Fauzi

Tiga bulan sudah Covid-19 mewabah di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, angka positif penderita Covid-19 yang terus bertambah membuat masyarakat kian resah. Mempertanyakan kapankah virus mematikan ini akan berakhir?

Saya sebagai ibu rumah tangga pun merasakan keresahan yang sama. Wajar kiranya, karena saat ini saya diamanahi 2 anak yang masih sangat kecil. Namun, saya mencoba setenang mungkin menghadapi kondisi ini agar bisa menangkap signal kasih sayang Allah pada keadaan ini. Bukankah segala yang telah Allah tetapkan adalah yang terbaik?

Selengkapnya

Turki: Pasukan Haftar Tidak Akan Dapat Memenangkan Pertempuran di Libya
4 Juni 2020 22:05 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 22:18 WIB
ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menekankan bahwa Tentara Nasional Libya gadungan (LNA) yang dipimpin oleh Khalifa Haftar tidak akan dapat memenangkan pertempuran melawan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang didukung oleh Ankara.

Çavuşoğlu mengumumkan pada hari Rabu (3/6/2020), dalam sebuah wawancara dengan saluran Turki 24 TV, bahwa Haftar masih jauh dari solusi politik, mencatat bahwa negara-negara seperti Mesir, Uni Emirat Arab dan Prancis terus mendukung LNA, yang serangannya meningkat di baru-baru ini.

Selengkapnya

Zionis-Israel Larang Syeikh Ikrimah Sabri Memasuki Masjid Al-Aqsha selama Empat Bulan
Kamis, 4 Juni 2020 - 21:50 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 22:18 WIB
Awal Mei lalu, Zionis telah mengeluarkan perintah melarang  perjalanan Ketua Lembaga Islam Tertinggi di Baitul Maqdis ini

Selengkapnya

Lebih 10.000 Orang Ditangkap Selama Protes Atas Kekerasan Dan Rasisme Oleh Polisi di AS
4 Juni 2020 21:35 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 22:03 WIB
AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Ketika puluhan ribu orang turun ke jalan di Amerika Serikat untuk memprotes kebrutalan polisi setelah kematian George Floyd, lebih dari 10.000 orang ditangkap. Hitungan terus bertambah ratusan setiap hari ketika para pengunjuk rasa tumpah ke jalan-jalan dan menemui kehadiran berat polisi dan jam malam yang memberikan kekuatan khusus penegak hukum untuk menangkap siapa pun yang mereka anggap keluar jalur.Los Angeles telah melakukan lebih dari seperempat penangkapan nasional, diikuti oleh New York, Dallas dan Philadelphia. Banyak dari penangkapan telah dilakukan untuk pelanggaran tingkat rendah seperti pelanggaran jam malam dan kegagalan untuk membubarkan diri. Ratusan orang ditangkap dengan tuduhan pencurian dan penjarahan. Banyak kota menunda dimulainya jam malam mereka beberapa jam hari Rabu setelah penjarahan dan kekerasan mereda malam sebelumnya, sementara Seattle membatalkan jam malamnya dengan segera.Ketika kota-kota dilanda kerusuhan pekan lalu, para politisi mengklaim bahwa sebagian besar pengunjuk rasa merupakan penghasut dari luar, termasuk perselisihan oleh gubernur Minnesota bahwa 80% dari peserta dalam demonstrasi berasal dari luar negara bagian tersebut.Penangkapan di Minneapolis selama akhir pekan yang hiruk pikuk menceritakan kisah yang berbeda. Dalam waktu hampir 24 jam dari Sabtu malam hingga Ahad sore, 41 dari 52 orang yang dikutip dengan penangkapan terkait protes memiliki surat izin mengemudi Minnesota, menurut sheriff County Hennepin.Di ibukota negara, 86% dari lebih dari 400 orang yang ditangkap pada Rabu sore berasal dari Washington, D.C., Maryland dan Virginia. Tidak diketahui berapa banyak orang yang ditangkap dikurung - suatu masalah pada saat banyak penjara negara itu berurusan dengan wabah virus Corona. Para pengunjuk rasa sering diborgol dengan ikat kabel dan diangkut dari tempat kejadian dengan bus.Ekstremis sayap kanan ditangkapTiga ekstrimis sayap kanan juga ditangkap oleh unit anti-teror di Las Vegas. Orang-orang itu diduga milik gerakan "Boogaloo", yang telah memakai kemeja Hawaii sebagai seragam dan yang mempromosikan "perang saudara yang akan datang dan / atau runtuhnya masyarakat," kata seorang jaksa federal Nevada. "Para penghasut kekerasan telah membajak protes dan demonstrasi damai di seluruh negeri, termasuk di Nevada, mengeksploitasi kemarahan nyata dan sah atas kematian Tuan Floyd untuk agenda radikal mereka sendiri," kata jaksa Nevada, Nicholas Trutanich. Laporan tentang aktivis sayap kanan, kadang-kadang bersenjata lengkap, menyusup ke protes selama seminggu terakhir termasuk beberapa yang mengaku sebagai bagian dari gerakan "Boogaloo".Protes telah berlangsung meskipun tuduhan baru diajukan Rabu terhadap para petugas polisi Minneapolis dalam pembunuhan Floyd. Penangkapan keempat petugas telah menjadi fokus bagi puluhan ribu pengunjuk rasa yang telah berbaris di jalan-jalan di puluhan kota di AS, sering menentang jam malam untuk mengutuk kebrutalan polisi dan menuntut keadilan rasial.Di Minnesota, jaksa awalnya mendakwa Derek Chauvin, 44 tahun, opsir kulit putih yang difilmkan menekan lututnya di leher Floyd selama hampir sembilan menit, dengan pembunuhan tingkat tiga. Tetapi mereka mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka meningkatkan dakwaan, menjadi pembunuhan tingkat dua, yang tidak melibatkan persiapan terlebih dahulu tetapi membawa hukuman yang lebih keras.Tiga rekan Chauvin di lokasi penangkapan Floyd pada 25 Mei  dituduh terlibat dalam pembunuhan itu. Tou Thao, 34, J. Alexander Kueng, 26, dan Thomas Lane, 37, didakwa membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan tingkat dua dan ditahan. (TDS)

Selengkapnya

Lebih 10.000 Orang Ditangkap di Seluruh AS Selama Protes Atas Kekerasan Polisi Dan Anti-Rasisme
4 Juni 2020 21:35 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 21:48 WIB
AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Ketika puluhan ribu orang turun ke jalan di Amerika Serikat untuk memprotes kebrutalan polisi setelah kematian George Floyd, lebih dari 10.000 orang ditangkap. Hitungan terus bertambah ratusan setiap hari ketika para pengunjuk rasa tumpah ke jalan-jalan dan menemui kehadiran berat polisi dan jam malam yang memberikan kekuatan khusus penegak hukum untuk menangkap siapa pun yang mereka anggap keluar jalur.Los Angeles telah melakukan lebih dari seperempat penangkapan nasional, diikuti oleh New York, Dallas dan Philadelphia. Banyak dari penangkapan telah dilakukan untuk pelanggaran tingkat rendah seperti pelanggaran jam malam dan kegagalan untuk membubarkan diri. Ratusan orang ditangkap dengan tuduhan pencurian dan penjarahan. Banyak kota menunda dimulainya jam malam mereka beberapa jam hari Rabu setelah penjarahan dan kekerasan mereda malam sebelumnya, sementara Seattle membatalkan jam malamnya dengan segera.Ketika kota-kota dilanda kerusuhan pekan lalu, para politisi mengklaim bahwa sebagian besar pengunjuk rasa merupakan penghasut dari luar, termasuk perselisihan oleh gubernur Minnesota bahwa 80% dari peserta dalam demonstrasi berasal dari luar negara bagian tersebut.Penangkapan di Minneapolis selama akhir pekan yang hiruk pikuk menceritakan kisah yang berbeda. Dalam waktu hampir 24 jam dari Sabtu malam hingga Ahad sore, 41 dari 52 orang yang dikutip dengan penangkapan terkait protes memiliki surat izin mengemudi Minnesota, menurut sheriff County Hennepin.Di ibukota negara, 86% dari lebih dari 400 orang yang ditangkap pada Rabu sore berasal dari Washington, D.C., Maryland dan Virginia. Tidak diketahui berapa banyak orang yang ditangkap dikurung - suatu masalah pada saat banyak penjara negara itu berurusan dengan wabah virus Corona. Para pengunjuk rasa sering diborgol dengan ikat kabel dan diangkut dari tempat kejadian dengan bus.Ekstremis sayap kanan ditangkapTiga ekstrimis sayap kanan juga ditangkap oleh unit anti-teror di Las Vegas. Orang-orang itu diduga milik gerakan "Boogaloo", yang telah memakai kemeja Hawaii sebagai seragam dan yang mempromosikan "perang saudara yang akan datang dan / atau runtuhnya masyarakat," kata seorang jaksa federal Nevada. "Para penghasut kekerasan telah membajak protes dan demonstrasi damai di seluruh negeri, termasuk di Nevada, mengeksploitasi kemarahan nyata dan sah atas kematian Tuan Floyd untuk agenda radikal mereka sendiri," kata jaksa Nevada, Nicholas Trutanich. Laporan tentang aktivis sayap kanan, kadang-kadang bersenjata lengkap, menyusup ke protes selama seminggu terakhir termasuk beberapa yang mengaku sebagai bagian dari gerakan "Boogaloo".Protes telah berlangsung meskipun tuduhan baru diajukan Rabu terhadap para petugas polisi Minneapolis dalam pembunuhan Floyd. Penangkapan keempat petugas telah menjadi fokus bagi puluhan ribu pengunjuk rasa yang telah berbaris di jalan-jalan di puluhan kota di AS, sering menentang jam malam untuk mengutuk kebrutalan polisi dan menuntut keadilan rasial.Di Minnesota, jaksa awalnya mendakwa Derek Chauvin, 44 tahun, opsir kulit putih yang difilmkan menekan lututnya di leher Floyd selama hampir sembilan menit, dengan pembunuhan tingkat tiga. Tetapi mereka mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka meningkatkan dakwaan, menjadi pembunuhan tingkat dua, yang tidak melibatkan persiapan terlebih dahulu tetapi membawa hukuman yang lebih keras.Tiga rekan Chauvin di lokasi penangkapan Floyd pada 25 Mei  dituduh terlibat dalam pembunuhan itu. Tou Thao, 34, J. Alexander Kueng, 26, dan Thomas Lane, 37, didakwa membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan tingkat dua dan ditahan. (TDS)

Selengkapnya

Dinilai Rasis, Sebagian Warga Belgia Menuntut Patung Raja Era Kolonial Disingkirkan
Kamis, 4 Juni 2020 - 21:28 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 21:48 WIB
Hidayatullah.com—Terinspirasi dengan aksi protes global yang dipicu kematian warga kulit hitam Amerika Serikat, George Floyd, yang mati karena tindak kekerasan […]

Selengkapnya

Turki Peringatkan Pejuang Oposisi Suriah Kemungkinan Serangan Rezim Teroris Assad di Idlib
4 Juni 2020 20:27 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 20:48 WIB
IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Turki telah memperingatkan kelompok pejuang oposisi Suriah di provinsi barat laut Idlib untuk bersiap atas kemungkinan serangan militer oleh rezim teroris Assad dan sekutunya Iran dan Rusia dalam beberapa hari mendatang, menurut mantan pejabat senior oposisi.

Informasi itu diungkapkan oleh mantan juru bicara Tentara Suriah Baru - sekarang berganti nama menjadi Tentara Komando Revolusioner - yang merupakan bagian dari Operasi Inherent Resolve pimpinan AS melawan Islamic State (IS).Mzahem Alsaloum menulis di Twitter hari Kamis (4/6/2020) ini: "Turki memberi tahu faksi-faksi Idlib tentang potensi operasi militer oleh Rusia, Iran & Assad di selatan [selatan] jalan raya M4." Dia menambahkan bahwa sumber lain yang berbasis di Damaskus telah memberitahunya dua pekan sebelumnya "tentang persiapan dan langkah-langkah di sisi pro-rezim untuk operasi militer di Idlib."Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang terjadi antara Turki dan Rusia pada 5 Maret, disepakati bahwa jalan raya M4 yang strategis yang melintasi Idlib selatan akan membentuk basis zona demiliterisasi yang akan membentang enam kilometer di kedua sisi jalan raya.Laporan itu muncul sehari setelah Rusia melakukan serangan udara pertama di area jalan raya M4 sejak gencatan senjata mulai berlaku.Selama beberapa bulan terakhir sejak perjanjian itu berlaku, Turki juga telah membangun kehadiran militernya di provinsi itu untuk mengantisipasi ofensif baru, yang menghasilkan sekitar 15.000 tentara Turki dan lebih dari 6.000 kendaraan militer telah dikerahkan ke wilayah tersebut. (MeMo)

Selengkapnya

Hong Kong: Melecehkan Lagu Kebangsaan China, Pidana!
Kamis, 4 Juni 2020 - 20:19 WIB     |     Waktu unduh: 2020-06-04 20:48 WIB
Hidayatullah.com—Hong Kong meloloskan rancangan undang-undang yang mempidanakan orang-orang yang melecehkan lagu kebangsaan China. Para pengkritik melihat peraturan itu akan mengekang […]

Selengkapnya