Total: 70342
Kembali Pada yang Haq: Ciri Ulama Sejati
Selasa, 23 Juli 2019 - 13:40 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 14:03 WIB
“Tidak sedikit dari Sahabat dan Tabi’ien ruju’ dari kesalahan-kesalahan mereka. Demikian juga imam-imam mujtahidien. Tidak sedikit terdapat dalam kitab-kitab, bahwa dalam masalah anu, imam anu, mempunyai dua kaul (pendapat)….”

Selengkapnya

Ada Apa dengan Jenderal Luhut?
2019-07-23 13:30:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:48 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ada Apa dengan Jenderal Luhut?

Tidak biasanya Menko Maritim Luhut Panjaitan yang dikenal selalu tampil garang, memposting tulisan bernada melow.

Senin sore (22/7) melalui akun facebooknya Luhut menulis kegiatan pribadinya. Dia berziarah ke makam mantan Menhankam/Panglima TNI Leonardus Benjamin (LB) Moerdani di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

“Tiba-tiba saya teringat pak Benny.” Begitu Luhut memulai tulisannya.

Selengkapnya

Ini Cara Setan Jerumuskan Manusia dalam Zina melalui Pandangan
23 Juli 2019 13:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:48 WIB

Eramuslim.com – Disebutkan dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallama bersabda bahwa pandangan adalah anak panah iblis yang diarahkan kepada umat manusia. Orang-orang yang terbiasa mengumbar pandangannya untuk sesuatu yang haram, hatinya akan gelap dan terjun bebas menuju lubang kebinasaan.

Karenanya, Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan perempuan agar menundukkan pandangan. Sebagai bonusnya, siapa yang mampu menahan pandangan dari sesuatu yang haram, Allah Ta’ala akan anugerahkan lezatnya rasa keimanan di dalam hatinya.

Selengkapnya

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk
23 Juli 2019 13:15 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:33 WIB
LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt pada hari Senin (22/7/2019) mengatakan Inggris ingin membentuk pasukan perlindungan maritim yang dipimpin Eropa di Teluk.

"Kami sekarang akan berusaha untuk menyusun misi perlindungan maritim yang dipimpin Eropa untuk mendukung keselamatan para awak dan kargo di wilayah vital ini," kata Hunt kepada parlemen.Langkah itu dilakukan setelah pihak berwenang Iran menahan sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz, Jum'at.Para pejabat Iran mengatakan bahwa penyitaan kapal tanker itu merupakan "tindakan timbal balik" menyusul penyitaan oleh Inggris terhadap sebuah kapal tanker minyak Iran yang akan membawa minyak ke Suriah di dekat Gibraltar.Hunt menekankan bahwa London tidak mencari konfrontasi dengan Iran tetapi menyebut penawanan Stena Impero dan 23 awaknya "tindakan pembajakan negara."Dia tidak memberikan perincian tentang misi baru itu, tetapi mengatakan Inggris akan "mengambil tindakan yang tepat untuk mendukung perjalanan kapal yang aman melalui Selat Hormuz."Hunt menekankan bahwa langkah Inggris itu bukan bagian dari kebijakan "tekanan maksimum" Amerika Serikat terhadap Iran.Peningkatan ini terjadi lebih dari setahun setelah Washington secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015 dan mulai menaikkan sanksi terhadap Teheran.Negara-negara Eropa masih mematuhi kesepakatan nuklir internasional dengan Iran yang ditarik AS. (st/TNA)

Selengkapnya

Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang
23 Juli 2019 13:15 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:33 WIB
IDLIB (voa-islam.com) - Serangan udara rezim Suriah dan Rusia menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai sejumlah orang di Suriah barat laut pada Senin kemarin, sebagian besar dari mereka berada di pasar yang ramai di wilayah Idlib yang dikuasai pejuang oposisi, kata tim penyelamat dan penduduk.

Setidaknya 36 warga sipil dan dua orang tak dikenal tewas dalam serangan terhadap pasar sayur di kota Maarat al-Numan di provinsi Idlib.

Selengkapnya

Soal Pembelian S-400 Rusia, Menlu Turki: Kami Akan Balas Jika AS Beri Sanksi
Selasa, 2019-07-23 13:17     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:33 WIB
Turki telah berselisih dengan Amerika Serikat selama berbulan-bulan karena rencana pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Ankara.

Selengkapnya

SURAT Irjend Pol (Purn) Sisno Adiwinoto Untuk ILC – KARNI ILYAS
2019-07-23 13:03:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:18 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID] Pengantar Redaksi:

Barusan saya mendapat kiriman WA pribadi dari Irjend Pol purn Sisno Adiwinoto, perihal undangan beliau sebagai salah satu pembicara tamu dalam acara ILC nanti malam. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, pak Sisno adalah seorang yang giat menyoroti kinerja KPK akhir akhir ini. Berikut Surat beliau untuk Presiden ILC Karni Ilyas. (S Stanley Sumampouw, Pemred Maspolin)

Selengkapnya

Perempuan KAMMI Keluarkan Instruksi Nasional Tolak RUU P-KS
Selasa, 2019-07-23 13:14     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:18 WIB
Bidang Perempuan KAMMI menyebut RUU P-KS banyak berisi pasal-pasal yang tidak berkesesuaian dengan Pancasila maupun nilai Agama

Selengkapnya

55 Wilayah Kabupaten dan Kota Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan
Selasa, 2019-07-23 13:10     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:18 WIB
Sejumlah wilayah kabupaten dan kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Selengkapnya

OKI Kecam Pembongkaran Rumah Warga Palestina oleh Zionis-‘Israel’
Selasa, 23 Juli 2019 - 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:18 WIB
Organisasi yang bermarkas di Jeddah itu menggambarkan pembongkaran sebagai sebagai “eskalasi serius yang bertujuan mengubah komposisi demografis” kota suci itu.

Selengkapnya

Bila Pernah Lakukan Dua Hal Ini, Anda Termasuk Pendusta Agama
23 Juli 2019 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:18 WIB

Eramuslim.com – Ketika Allah Ta’ala menyampaikan firman-Nya dalam bentuk kalimat pertanyaan, tutur Prof. Dr. Hamka dalam Tafsir al-Azhar, maka hal itu menunjukkan betapa pentingnya kandungan firman tersebut.

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?” (Qs. al-Ma’un [107]: 1)

Pendusta agama yang sebenarnya, sebagaimana disebutkan dalam surat ini, adalah orang-orang yang menghardik anak yatim. “Itulah orang yang menghardik anak yatim,” (Qs. al-Ma’un [107]: 2). Yadu’u dalam ayat tersebut bemakna menghardik, mengusir, menolak, dan ungkapan keburukan lainnya yang dilakukan dengan tangan.

Selengkapnya

Heboh! Buku Pelajaran Terbitan Depag: Membentuk Khilafah Hukumnya Fardu Kifayah
2019-07-23 12:53:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:03 WIB

Beritaislam - Jagad sosial media dihebohkan dengan Buku Pelajaran terbitan Kementerian Agama RI.

Buku Siswa Madrasah Aliyah (MA) Kelas XII, Mata Pelajaran Fiikih, terbitan Kementerian Agama RI.

BAB I: HUKUM MEMBENTUK KHILAFAH

Pada Halaman 12 tertulis:

Hukum Membentuk Khilafah

Berdasarkan pendapat yang diikuti mayoritas umat Islam (mu'tabar), hukum mendirikan khilafah itu adalah FARDU KIFAYAH (WAJIB KIFAYAH) dengan beberapa alasan sebagai berikut: IJMA' SAHABAT Ketika Rasulullah wafat, saat itu juga terdengar di kalangan para sahabat yang membicarakan masalah pengganti beliau. Hasil musyawarah para sahabat akhirnya menetapkan Abu Bakar sebagai khalifah/pengganti Rasulullah. DEMI MENYEMPURNAKAN KEWAJIBAN Khilafah harus didirikan demi menjamin kelancaran atau kesempurnaan dalam menunaikan kewajiban sebagai warga negara. MEMENUHI JANJI ALLAH Allah berjanji akan menjadikan orang-orang yang beriman dan beramal saleh sebagai khalifah. *** Dalam Buku Siswa MA Kelas XII ini terdapat keterangan: "Buku Siswa ini dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Agama dan dipergunakan dalam penerapan Kurikulum 2013." Buku ini ramai di sosial media setelah ada diposting oleh ustadz Yuana Ryan Tresna di akun twitternya. |Saya terkejut... Hukum mendirikan KHILAFAH dalam buku Fikih tingkat Aliyah kelas XII, terbitan Depag (2016) adalah fardhu kifayah," tulis @YuanaRyanTresna. "Fix, Khilafah ajaran Islam, jika ada yang anti Khilafah, jadi anti Islam. Mendakwahkannya adl bagian mendakwahkan Islam," komen @ik4mawar3. Saya terkejut...Hukum mendirikan KHILAFAH dalam buku Fikih tingkat Aliyah kelas XII, terbitan Depag (2016) adalah fardhu kifayah. pic.twitter.com/81UOAZpQyf

Selengkapnya

Marak Teror Bom di Masjid-masjid Jerman, Siapa Pelakunya?
Selasa, 2019-07-23 12:48     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:03 WIB
Setidaknya lima masjid menerima ancaman bom bulan ini, memicu kekhawatiran di kalangan penduduk Muslim di negara itu.

Selengkapnya

Zionis-‘Israel’ Robohkan Rumah Warga Palestina di Baitul Maqdis
Selasa, 23 Juli 2019 - 12:49 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:03 WIB
Kementerian Luar Negeri Prancis mengutuk pembongkaran itu, dan mengatakan itu merupakan “preseden berbahaya.”

Selengkapnya

Salat di Sekitaran Mekah Setara dengan di Masjidil Haram?
23 Juli 2019 12:45 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 13:03 WIB

Eramuslim – Jemaah haji Indonesia, tidak perlu memaksakan diri untuk salat lima waktu di Masjidil Haram. Terlebih kondisi jemaah lanjut usia, uzur, dan risiko tinggi. Jemaah cukup salat di masjid atau musala yang tersedia di hotel tempat tinggal jemaah.

Sebab, untuk mendapatkan keistimewaan dan keutamaan pahala 100 ribu kali lipat ibadah salat tak mesti di Masjidil Haram. Sepanjang dilakukan di Tanah Haram Mekah, maka pahala kebaikan ibadah setara salat di Masjidil Haram tetap didapatkan.

Selengkapnya

Dalam Waktu Dekat Polisi Akan Panggil Denny Siregar
2019-07-23 12:42:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:48 WIB

Beritaislam -  Anggota DPD RI asal Aceh Fachrul Razi bersama Jurubicara Partai Aceh Muhammad Saleh dan tokoh Masyarakat Aceh di Jakarta Fahmi Mada resmi menerima surat laporan dari pihak Bareskrim Mabes Polri terhadap kasus Denny Siregar atas dugaan penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Aceh, Senin (22/7).

Dengan demikian, dalam waktu dekat akan ada pemanggilan terlapor terkait pernyataan dalam video yang diduga menjurus terhadap ujaran kebencian dan penghinaan terhadap rakyat Aceh, yang dapat memicu perpecahan dan kebencian terhadap rakyat Aceh, ulama dan Islam di Aceh.

Fachrul Razi yang juga pimpinan Komite I DPD RI ini menyampaikan bahwa dalam negara hukum tidak ada yang kebal hukum.

"Selama ini kan Denny Siregar katanya keb

Selengkapnya

Jika Tahu Hal Ini, Tak Ada Lagi yang Ikuti Nafsu Syahwat
23 Juli 2019 12:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:48 WIB

Eramuslim.com – Imam al-Harits al-Muhassibi mengatakan, “Nafsu hanya menjadi musuh yang paling memusuhimu jika engkau menaatinya.”

Nafsu merupakan perangkat yang pasti ada dalam setiap manusia. Tiada seorang pun yang tidak memilikinya. Sebagaimana nafsu bisa menjadi sebab celaka, sengsara, nestapa, duka, nelangsa, ia pun bisa menjadi sebab bahagia, suka, cita, dan berkah.

Guna melindungi diri dari terkaman jahat nafsu syahwat ini, seorang penempuh jalan menuju Allah Ta’ala harus memahami hakikat nafsu itu sendiri. Ia kudu mengerti pahala yang didapat jika tak menuruti, dan dosa serta akibat buruk yang pasti didapat jika seseorang bergelimang dalam nafsu yang tampak mengasyikkan itu.

Selengkapnya

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang Idlib
23 Juli 2019 12:15 WIB     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB
ISTANBUL, TURKI (voa-islam.com) - Pihak berwenang Turki telah mendeportasi sekitar 1.000 warga Suriah ke provinsi Idlib Suriah sejak pekan lalu, dalam upaya baru untuk menangkap orang-orang yang secara ilegal menyeberang ke Turki atau diduga melakukan kejahatan, Middle East Eye mempelajari dari sumber-sumber oposisi Suriah.

Polisi juga menahan lebih dari 5.000 pengungsi Suriah di Istanbul yang izin tinggalnya terdaftar di bagian lain negara itu. Mereka diperkirakan akan dipindahkan ke wilayah Turki di mana mereka terdaftar.Polisi pekan lalu meningkatkan patroli dan penggerebekan di lingkungan tempat warga Suriah umumnya tinggal dan mulai menahan bahkan para pengungsi yang terdaftar pada pihak berwenang tetapi tidak membawa surat-surat mereka pada saat itu.Rekaman telah diedarkan di media sosial menunjukkan para pengungsi dimasukkan dengan tangan diborgol plastik dan diangkut ke pusat-pusat relokasi.Khaled Khoja, seorang politisi oposisi Suriah, mengatakan kepada MEE bahwa seorang pengungsi Suriah yang terdaftar dideportasi ke Idlib karena dia tidak memiliki surat-suratnya tentang dirinya.“Pemerintah Turki memiliki poin tentang para pengungsi yang tidak terdaftar, tetapi ini bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik yang tidak akan membahayakan jiwa orang. Mereka ditempatkan di zona perang, ”katanya.Provinsi Idlib adalah wilayah terakhir yang tersisa yang dipegang oleh oposisi Suriah, dan di bawah pemboman harian dari pasukan Presiden Bashar al-Assad, yang didukung oleh sekutunya Rusia.Daerah kantong oposisi tersebut sebagian besar berada di bawah kendali Hay'at Tahrir Al-SHam (HTS) dan saat ini menampung sekitar tiga juta warga Suriah, yang sebagian besar adalah warga sipil.Aktivis di media sosial mengatakan bahwa pemerintah Turki telah memaksa para pengungsi untuk menandatangani "surat-surat deportasi sukarela", takut akan reasi hukum internasional karena mengirim pengungsi ke Idlib yang dilanda perang."Kami secara tidak teratur melanjutkan untuk mendeportasi para pengungsi  yang tiba secara ilegal di Turki," kantor gubernur Istanbul mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (22/7/2019) setelah kritik yang diajukan oleh para aktivis di media sosial.“Para pengungsi yang memiliki status perlindungan sementara memiliki waktu hingga 20 Agustus 2019 untuk kembali ke provinsi tempat mereka semula terdaftar. Kalau tidak, mereka akan dipindahkan oleh pasukan keamanan kami. "Lebih dari setengah juta pengungsi Suriah dengan status perlindungan sementara terdaftar di Istanbul, pernyataan itu menambahkan.Langkah itu dilakukan setelah Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengadakan pertemuan dengan anggota komunitas pengungsi Suriah minggu lalu.Soylu mengatakan kepada wartawan media Arab dalam pertemuan yang sama bahwa pemerintah Turki, mulai sekarang, tidak akan bisa mentolerir warga Suriah yang secara ilegal memasuki negara itu.“Kami sudah memberikan izin tinggal dan izin kerja untuk bisnis Suriah. Tidak benar bahwa ada individu yang masih ingin beroperasi secara ilegal, "katanya.Seorang pejabat dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, yang berbicara secara anonim, mengatakan kepada MEE bahwa keputusan itu sangat terkait dengan kekalahan AKP dalam pemilihan lokal Istanbul.“Kelompok akar rumput partai telah mengeluhkan para pengungsi Suriah sebagai sesuatu yang membuat marah para pemilih. Banyak pihak percaya bahwa kesulitan ekonomi bersama dengan krisis pengungsi di Istanbul menyebabkan kekalahan tersebut, ”kata pejabat itu.Pejabat tinggi AKP telah menyampaikan pesan serupa kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sumber itu menambahkan."Ini memiliki dua tujuan: satu adalah untuk mengecilkan amarah di dalam kader partai, dan kedua untuk menunjukkan kepada Suriah batas-batas mereka," kata sumber itu.Erdogan secara pribadi telah dipuji karena mengizinkan lebih dari tiga juta warga Suriah melarikan diri dari konflik negara mereka, yang sekarang berada di tahun kesembilan, untuk menetap di Turki.Satu jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan oleh perusahaan riset Piar menunjukkan bahwa publik Turki memandang pengungsi Suriah sebagai masalah terpenting kedua yang saat ini dihadapi negara itu, melampaui masalah pengangguran.Delapan puluh tujuh persen responden juga mengatakan mereka tidak mendukung kebijakan pemerintah Turki saat ini yang menampung para pengungsi Suriah. (st/MEE)

Selengkapnya

HEBOH! Buku Pelajaran Terbitan Depag: Membentuk KHILAFAH Hukumnya WAJIB Fardu Kifayah
2019-07-23 12:25:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID] Jagad sosial media dihebohkan dengan Buku Pelajaran terbitan Kementerian Agama RI.

Buku Siswa Madrasah Aliyah (MA) Kelas XII, Mata Pelajaran Fiikih, terbitan Kementerian Agama RI.

BAB I: HUKUM MEMBENTUK KHILAFAH

Pada Halaman 12 tertulis:

Hukum Membentuk Khilafah

Berdasarkan pendapat yang diikuti mayoritas umat Islam (mu'tabar), hukum mendirikan khilafah itu adalah FARDU KIFAYAH (WAJIB KIFAYAH) dengan beberapa alasan sebagai berikut:

Selengkapnya

Soal Koalisi, PDIP Melihat Kesamaan Visi dan Misi dengan Gerindra
2019-07-23 04:37:43+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

JAKARTA–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengomentari wacana bergabungnya Partai Gerindra untuk masuk koalisi. Tak menolak, PDIP justru melihat adanya kesamaan visi-misi yang disodorokan partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Kesamaan visi-misi Gerindra, kata PDIP, yakni kedaulatan pangan dan energi, seperti syarat yang disodorkan partai pimpinan Prabowo Subianto itu sebelumnya.

Selengkapnya

Menkominfo Tegaskan Traveloka dan Tokopedia Tak akan Jadi Biro Umrah
2019-07-23 04:18:46+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

JAKARTA–Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan Traveloka dan Tokopedia tak akan mengganggu bisnis umrah. Hal ini dikarenakan pemerintah telah menandatangani nota kesepahaman umrah digital dengan Arab Saudi.

Menkominfo menepis kekhawatiran kedua marketplace tersebut akan ‘mematikan’ biro umrah yang sudah ada sebelumnya.

“Keterlibatan Traveloka dan Tokopedia, mereka itu tidak akan menjadi penyelenggara umrah seperti biro penyelenggara umrah lainnya. Kami sudah membicarakan ini dengan Kemenag,” ujar Rudiantara menjawab pertanyaan anggota Komisi I dalam Rapat Kerja di komleks DPR, Senayan, Senin (22/7/2019).

Selengkapnya

Puluhan Organisasi Dan Komunitas Muslimah Tolak RUU P-KS dengan Sejuta Tanda Tangan
2019-07-23 04:00:52+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

BANDUNG–Puluhan organisasi dan komunitas di Bandung menolak penolakan RUU PKS dengan mengumpulkan sejuta tanda tangan. Aksi ini akan terus dilakukan mengingat RUU P-KS ini bisa membahayakan ketahanan keluarga juga asa depan generasi muda.

Ketua Aliansi Ruang Riung, Andri Oktaviana mengatakan, aksi ini telah dilakukan tiga minggu berturut-turut, sebab pihaknya menganggap RUU P-KS ini tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia.

Selengkapnya

Jokowi Ungkap Ramuan Sederhana yang Membuat Tubuhnya Bugar
2019-07-23 03:54:15+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

JAKARTA–Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ramuan yang bisa membuat tubuhnya tetap bugar. Jokowi mengatakan, ramuan ini sudah diminumnya sejak 18 tahun lalu. 

Hal ini diungkapkan Jokowi lewat video yang diunggah di akun Instagram resminya, Selasa (23/7/2019).

“Ingin tahu bagaimana saya menjaga kebugaran tubuh? Tak ada rahasia, tidak ada yang istimewa. Hanya ramuan sederhana semata,” kata Jokowi sebagai keterangan video unggahannya.

Selengkapnya

Ratusan Muslimah di Bandung Tolak Pengesahan RUU P-KS
2019-07-23 03:36:42+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

BANDUNG–Ratusan muslimah yang terdiri dari berbagai organisasi di Kota Bandung, melakukan aksi unjuk rasa dan penandatangan sejuta petisi penolakan terhadap rancangan undang-undang penghapusan kekerasan seksual (RUU P-KS). Para muslimah ini menganggap RUU P-KS ini berpotensi melegalkan perzinahan.

Sebab dari pengkajian yang dilakukan oleh para muslimah ini, yang akan terjadi jika RUU P-KS ini dilegalkan adalah bertentangan dengan syari’at Islam. Zinah bisa saja dilakukan dengan dasar suka sama suka, sedangkan istri bisa melaporkan suaminya jika istri merasa dipaksa saat melakukan hubungan suami istri, padahal dalam Islam maupun agama lain hal itu tidak dibolehkan.

Selengkapnya

Terjerat Kasus Narkoba, Zulfikar Alias Bos Jamal ‘Preman Pensiun’ Ajukan Rehabilitasi
2019-07-23 03:05:59+00:00     |     Waktu unduh: 2019-07-23 12:33 WIB

BANDUNG–Zulfikar atau yang tenar dengan nama Bos Jamal di sinetron “Preman Pensiun,” menyambangi Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat di jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (22/7/2019).

Zulfikar yang masih menjalani proses pemeriksaan di Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung didampingi kuasa hukumnya Hengki Solihin.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Zulfikar yang mengenakan batik warna oranye dan topi warna krem datang sekira pukul 8.10 WIB. Selain didampingi kuasa hukumnya, Zulfikar juga dikawal petugas polisi dari satres narkoba polrestabes Bandung.

Selengkapnya