Total: 85496
Hamas Rancang Bangun Masjid Zuwari di Utara Gaza
Selasa, 27 Desember 2016 - 08:01 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 08:18 WIB
Program ini hanya secuil dari pengorbanan yang telah dilakukan As-Syahid Tunisa Zuwari yang telah berkorban dengan harta bahkan nyawanya demi al-Aqsha dan Palestina

Selengkapnya

GNPF MUI: Spirit 212 Perjuangan Damai dan Konstitusional
Selasa, 27 Desember 2016 - 07:53 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 08:03 WIB
Mengangkat senjata dalam artian perang, tidak selamanya harus dilakukan, mengingatkan bahwa jihad yang sedang dilakukan saat ini adalah jihad dakwah.

Selengkapnya

11 Mayat Korban Pesawat Rusia Ditemuka, Bashar Bersedih
Selasa, 27 Desember 2016 - 07:45 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 08:03 WIB
“Doa kami menyertai Anda,” kata Assad kepada Putin. “Pesawat itu membawa para sahabat tercinta yang datang menemui kami dan rakyat Aleppo yang larut dalam kegembiraan menang perang dan Hari Natal,” ujar Bashar al Asaad

Selengkapnya

Muhammadiyah Surabaya Luncurkan Roti Maida
27 Desember 2016 07:31 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:48 WIB
 

SURABAYA (voa-islam.com)--Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Jawa Timur meluncurkan produk roti Maida, Ahad (25/12/2016). Peluncuran roti Maida ini dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustadz M.Zaitun Rasmin.

Peluncuran ini dilakukan di halaman Masjid Jenderal Sudirman Surabaya dan disaksikan ribuan jamaah.Dalam peluncuran ini juga dilakukan penandatanganan saham 51 % oleh PDM Surabaya.

Selengkapnya

Tren Baru Karyawan Jakarta: Ikut Kajian Selepas Kerja di Masjid Agung Al-Azhar
27 Desember 2016 07:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:48 WIB

Eramuslim.com – Mencari kesibukan selepas kerja di Jakarta sepertinya sudah menjadi trend baru bagi karyawan di Jakarta. Apalagi, kemacetan di jalan-jalan utama bisa terjadi sampai pukul 22:00 atau bahkan pk 23:00. Kemacetan tidak lagi hanya terjadi pada hari Jum’at. Hampir setiap hari terjadi kemacetan saat selepas pulang kerja.

Sekumpulan anak muda yang tergabung dalam komunitas Alumni Sekolah Islam Al Alzhar (ASIA), Kebayoran Baru berhasil membuat trend baru untuk karyawan dan anak-anak muda di sekitaran Kebayoran Baru dan Jakarta Selatan, juga bagi mereka yang setiap hari melalui jalan dekat Masjid Agung Al Azhar.

Selengkapnya

Tidak Ada Kewajiban MUI Lapor Pemerintah untuk Keluarkan Fatwa
Selasa, 27 Desember 2016 - 07:40 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:48 WIB
Hubungan hukum Islam pada hukum positif itu sebagai sumber jika itu dapat diterima oleh umat Islam atau keseluruhan warga negara

Selengkapnya

Ada Setengah Juta Kasus Pelanggaran Keamanan Makanan Hantui China
Selasa, 27 Desember 2016 - 07:37 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:48 WIB
15 juta pemeriksaan kasus makanan telah dilakukan pihak terkait di China, setengah juta kasus pelanggaran aturan

Selengkapnya

Pemuda Muhammadiyah Wuled Pekalongan Berhasil Dirikan Minimarket
27 Desember 2016 07:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:18 WIB

Eramuslim.com – Pemuda Muhammadiyah di desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan sudah berhasil mendirikan sebuah minimarket dengan modal berasal dari gotong-royong anggota Muhammadiyah.

Minimarket dengan nama “Jasmine Toko Kita” tersebut secara resmi beroperasi pada tanggal 1 Juni 2016. Modal awal pendirian menghabiskan dana sekitar Rp.355.000.000,- yang berasal dari anggota Muhammadiyah Wuled, dalam bentuk saham Rp.250.000 setiap lembarnya.

Selengkapnya

Cemarkan Nama Baik Habib Rizieq, FPI Akan Lapor Balik Mahasiswa Katolik ke Polisi
27 Desember 2016 06:49 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 07:03 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta, Habib Novel akan melaporkan balik Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang telah mencemarkan nama baik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Seperti diketahui Habib Rizieq, Senin (26/12/2016) kemarin dilaporkan PMKRI ke Polda Metro Jaya atas tuduhan menistakan agama Kristen. PMKRI menganggap ucapan Habib Rizieq Tuhan beranak siapa bidannya telah menistakan agama Kristen.

Selengkapnya

Puisi: Apakah Kami Harus Mati di Negeri Sendiri?
27 Desember 2016 06:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 06:48 WIB

Eramuslim.com –  Berikut adalah puisi yang berasal dari Catatan Petang Agus Jabo Priyono, diedit menjadi puisi oleh Hatta Taliwang:

Apakah Kami Harus Mati di Negeri Sendiri?

Di mana lagi kami rakyat bisa hidup, bila di kota tanah serta rumah kami digusur untuk dibangun hotel, apartemen, super market dan tempat hiburan.

Di mana lagi kami rakyat bisa hidup dengan bertani, jika di desa tanah sudah habis dikapling untuk perusahaan real estate, tambang, perkebunan dan hutan tanaman industri.

Selengkapnya

Presiden! Tenaga Cina yang Datang ke Indonesia Ganggu Kedaulatan
27 Desember 2016 06:01 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 06:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Kecintaan rezim Jokowi dipertanyakan oleh salah satu pengamat politik di negeri ini. Hal ini ia nyatakan di saat melihat fenomena maraknya tenaga kerja Asing (baca: Cina) yang nampak tidak terbenung kedatangannya ke Indonesia.

Padahal, anak negeri jika diketahui tidak kalah mahir kinerjanya dengan bangsa-bangsa lain.

"Banyaknya pekerja RRC legal dan ilegal. Padahal kualifikasi pekerja anak bangsa tidak kalah dengan pekerja RRC.

Selengkapnya

Ketua MPR: Jangan Sampai Rakyat Jadi Kuli di Negeri Sendiri
27 Desember 2016 06:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 06:18 WIB

Eramuslim.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak masyarakat untuk menyiapkan generasi muda agar siap menghadapi persaingan bebas dengan negara-negara lain.

“Siapkan anak-anak kita menjadi orang yang punya pengetahuan dan menguasai ekonomi,” katanya dalam sosialisasi empat pilar di Universitas Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah, Senin (26/12/2016). Lansir Antaranews.

Bila gagal dilakukan, dia khawatir seperti apa yang disebut oleh Bung Karno pada masa lampau akan terwujud, yakni menjadi kuli di negeri orang dan kuli di negeri sendiri.

Selengkapnya

Ini Penjelasan Ketua Majelis Sabuk Hitam tentang Diskriminasi terhadap Aulia
27 Desember 2016 00:35 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-27 00:48 WIB
Berita tentang Aulia, siswi SMPIT Harapan Umat Ngawi yang mendapat diskriminasi saat akan bertanding karate menjadi viral di media sosial. Hijab yang dikenakannya dianggap menyalahi aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia. Pihak panitia meminta peserta untuk mengganti hijabnya dengan bentuk kerpus yang terlihat leher dan telinga. Daripada membuka aurat, gadis ini lebih memilih mundur saja dari pertandingan.

Selengkapnya

MHTI Lamongan Bahas Solusi Permasalahan Keluarga
26 Desember 2016 23:05 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 23:18 WIB
Oleh: Anna Mujahidah Mumtazah

Makin hari hidup makin sulit. Semua kebutuhan serba mahal. Pendapatan pas-pasan namun biaya hidup makin melangit. Pendidikan dan kesehatan yang seharusnya menjadi tanggungan negara kini berpindah tangan. Rakyatlah harus menanggung beban. Pendapatan suami tidak mencukupi, istri pun harus melengkapi. Banting tulang ke sana-sini ditambah lagi seabrek pekerjaan rumah yang harus rapi.

Selengkapnya

Ini Alasan Pemuda Muhammadiyah Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Ranu
Senin, 26 Desember 2016 - 22:40 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 23:03 WIB
“Alasan kemanusiaan, Ranu memiliki anak dan istri yang secara ekonomi sangat tergantung dengan dia. Dan kami terpanggil dan ikut berempati dengan fakta itu,” ujar Dahnil A Simanjuntak.

Selengkapnya

Pelapor Kasus Ahok Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa
Senin, 26 Desember 2016 - 21:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 21:48 WIB
“Kami minta Majelis Hakim melanjutkan persidangan berikutnya dengan agenda pembuktian,” ujar Pedri Kasman mewakili AMM.

Selengkapnya

Jauhi Panjang Angan-angan
Senin, 26 Desember 2016 - 21:02 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 21:18 WIB
Ketika memasuki waktu pagi, janganlah membicarakan diri buat sore hari. Dan ketika memasuki waktu sore, janganlah membicarakan diri di pagi hari.

Selengkapnya

Mahasiswa Punya Peran yang Sangat Penting dalam Menyebarkan Islam
26 Desember 2016 20:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 20:48 WIB
BANDUNG (voa-islam.com) - Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Koordinator Daerah Bandung Raya dalam rangka memberikan respon terhadap kondisi carut-marutnya negeri ini dalam berbagai aspek kehidupan menyelenggarakan acara Inspiration For Muslim Student (IMS) Bertajuk “Memantapkan Diri, Membangun Negeri Dengan Sistem Qur’ani”.

Selengkapnya

Sebut Tuhan Beranak Siapa Bidannya, Habib Rizieq Dilaporkan Mahasiswa Katolik ke Polisi
26 Desember 2016 19:22 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 19:33 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab dilaporkan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia  (PMKRI).

Menurut Ketua Presidium PP PMKRI Angelo Wake Kako, Habib Rizieq  diduga telah melakukan penistaan agama. PMKRI melaporkan Habib Rizieq ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Selengkapnya

Salju, Hujan dan Suhu Beku, Musuh Baru Pengungsi Aleppo di Idlib selain Pasukan Pro-Assad
26 Desember 2016 18:09 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 18:18 WIB
IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Operasi selama sepekan untuk mengevakuasi puluhan ribu warga sipil dari Aleppo ke kota barat laut Idlib selesai, tapi pengungsi menghadapi musuh baru: Salju, hujan dan suhu beku selain pasukan rezim teroris Assad tentunya.

"Semua warga sipil yang ingin dievakuasi telah (dievakuasi)," kata Krista Armstrong, juru bicara Komite Internasional Palang Merah seperti dilansir Arab News hari Senin (26/12/2016).Kelompok bantuan tersebut memimpin operasi yang kompleks dalam kondisi musim dingin bersalju bersama dengan Bulan Sabit Merah Suriah setelah rezim Bashar Assad mengambil kontrol penuh dari Aleppo pada hari Kamis.Cuaca bersalju mendatangkan malapetaka. Dua anak tewas Jumat ketika hujan salju berat meruntuhkan beberapa tenda."Badai salju telah menyebabkan runtuhnya tenda-tenda kami dan menutup jalan di tengah kelangkaan air dan pangan," Qadir Darwish, seorang pengungsi Suriah, mengatakan kepada wartawan.Sedikit salju diperkirakan di provinsi Idlib pekan ini, tapi suhu siang hari yang diperkirakan akan menurun sampai -14 derajat Celcius sedangkan suhu semalam akan serendah -16 derajat Celcius. Pengungsi diperkirakan akan menglami hujan hampir setiap hari, menurut AccuWeather.Ribuan pengungsi yang melarikan diri Aleppo dengan hanya pakaian di badan mereka dan beberapa barang tiba di Idlib di tengah suhu beku. Banyak yang sekarang tidur di bangunan tanpa pemanas atau tenda. Salju juga telah menghambat pengiriman roti dan bahan makanan ketika jalan menuju Idlib tertutup.Darwish mengajukan permohonan ke badan bantuan Turki IHH dan kelompok bantuan lain untuk campur tangan untuk memberikan pengungsi di Idlib dengan lebih banyak tenda untuk melindungi mereka dari badai salju.Sementara kekhawatiran paling mendesak para pengungsi adalah bagaimana menghadapi cuaca, mereka juga mengatakan daerah itu adalah "penjara terbuka," sangat membatasi gerakan mereka pada saat tentara pemerintah Suriah diharapkan untuk menargetkan Idlib berikutnya.Setidaknya 25.000 orang, termasuk pejuang oposisi, telah meninggalkan Aleppo timur sejak Kamis di bawah kesepakatan evakuasi yang melihat kota tersebut berada di bawah kendali penuh rezim."Kami tidak ingin meninggalkan tanah kami, tapi mereka menggunakan setiap senjata yang tersedia untuk memaksa kami keluar," Abu Mohammed, seorang ayah dari empat dari Aleppo timur, mengatakan kepada seorang wartawan AFP."Sekarang mereka sudah menyiapkan sebuah penjara bagi kita untuk mengepung kami dan membombardir kita."kota Idlib telah dikuasai sejak Maret 2015 oleh koalisi pejuang oposisi. Sejak itu, puluhan ribu orang dari seluruh negeri yang tidak sudi didzalimi oleh rezim Assad dan milisi Syi'ah sekutunya telah membanjiri provinsi tersebut.Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperkirakan bahwa 700.000 orang pengungsi telah menemukan perlindungan di Idlib sejak perang Suriah meletus hampir enam tahun yang lalu. (st/an)

Selengkapnya

UNAMI: Konflik Irak Sebabkan 12 Ribu Orang Tewas Sepanjang Tahun 2016 Berjalan
26 Desember 2016 18:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 18:18 WIB

Eramuslim – Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) melaporkan sebanyak lebih dari 12 ribu warga Irak tewas dan 14 ribu lainnya terluka akibat konflik sekterian yang terjadi sepanjang tahun 2016 berjalan.

Seperti dilansir Anatolia dari laporan bulanan UNAMI menyatakan bahwa sejak awal tahun sebanyak 12.038 warga di Irak tewas dan 14.411 lainnya terluka akibat konflik sekterian yang terjadi di ibukota, Baghdad, provinsi Salaheddin, Nineveh, Kirkuk (utara), Anbar (barat), dan Diyala (timur).

Selengkapnya

Tanggapi Resolusi Dewan Keamanan PBB, Zionis Israel Bangun 5.600 Pemukiman Yahudi Di Palestina
26 Desember 2016 17:30 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 17:48 WIB

A picture taken on July 29, 2016 shows Israel’s controversial wall separating the Jewish settlement of Pisgat Zeev (foreground) and the Palestinian neighborhood of Anata (background) in east Jerusalem.
The United States has slammed as “provocative” Israeli plans to build hundreds of new settlement homes in annexed east Jerusalem, saying they seriously undermined the prospect of peace with the Palestinians. / AFP / AHMAD GHARABLI (Photo credit should read AHMAD GHARABLI/AFP/Getty Images)

Selengkapnya

PM Abe: Jepang Tak Akan Pernah Ulangi Bencana Perang
Senin, 26 Desember 2016 - 17:21 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 17:33 WIB
Pemimpin Jepang dan Amerika Serikat bersama-sama mengunjungi Pearl Harbor guna menunjukkan sebuah rekonsiliasi

Selengkapnya

Al Azhar Akan Buka Cabang di Wilayah Zionis Israel ???
26 Desember 2016 17:00 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 17:18 WIB

Eramuslim – Pejabat senior di Al Azhar Syarif menyangkal dan mengecam keras pernyataan seorang peneliti Amerika Serikat keturunan Mesir yang meminta universitas Islam tertua di dunia untuk membuka cabang di wilayah Zionis Israel.

Wakil Syeikhul Al Azhar Syarif, Dr. Abbas Syuman, dalam keterangannya kepada Anatolia mengatakan, “Permintaan Al Azhar untuk membuka cabang di wilayah Zionis Israel adalah pemikiran seorang yang rendah akalnya.”

Selengkapnya

Kerabat Barack Obama di Kenya Terima Pendidikan Gratis di Sekolah-sekolah Terkait Fetullah Gulen
26 Desember 2016 16:45 WIB     |     Waktu unduh: 2016-12-26 17:03 WIB
ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Kerabat Presiden AS Barrack Obama telah menerima pendidikan gratis di sekolah-sekolah terkait Organisasi Teroris Fetullah Gülen (FETO) di Kenya, sebuah laporan komisi Parlemen Turki mengungkapkan.

Menurut temuan awal dari Komisi Penyelidikan Parlemen yang menyelidiki upaya kudeta gagal 15 Juli, kerabat Obama menerima pendidikan gratis di sekolah-sekolah Gülenist di Kenya.Draft laporan 936 halaman itu mengungkapkan bahwa Feto, dipimpin oleh cendekiawan berbasis di AS Fetullah Gulen, beroperasi di 160 negara di seluruh dunia. Laporan itu juga mencatat bahwa Feto dengan cepat memperluas operasi mereka di AS selama pemerintahan Obama dan mengingatkan bahwa mereka membuat sejumlah besar sumbangan untuk pemilihan senator demokrat untuk meningkatkan pengaruh mereka di pemerintahan Obama.Laporan tersebut juga menyatakan bahwa ketika Obama mengumumkan pencalonan presiden, anggota Feto dan pemimpin di Kenya mulai menunjukkan ketertarikan dekat dengan kerabat jauh Obama yang tinggal di Kenya, menyediakan mereka dengan pendidikan gratis atas permintaan Gulen sendiri.Selain itu, laporan ini menunjukkan bahwa anggota Feto di Kenya diundang untuk upacara pelantikan presiden Obama di 2009 karena dugaan hubungan dekat tersebut.Tuduhan tentang hubungan antara anggota Feto dan keluarga Obama berada di Kenya pertama kali dilaporkan di beberapa outlet media Turki pada Februari 2015.Laporan media menyatakan bahwa anggota Feto Ahmet Kara, yang bertanggung jawab atas operasi kelompok itu di Kenya, diundang ke upacara pelantikan presiden karena hubungan dekat dengan keluarga jauh Obama di Kenya.Di situs resmi Gulen, mereka menyatakan bahwa sekolah Feto di Kenya bekerja sama dengan suku Luo, yang merupakan suku keluarga ayah Obama.Terlebih lagi, total ada enam sekolah Feto di Kenya yang beroperasi dalam suatu sistem yang terintegrasi dari sekolah dasar, menengah dan tinggi. Feto juga memiliki dua organisasi lainnya yang beroperasi di Kenya, yang Ömeriye Foundation dan Respect Foundation. (st/tds)

Selengkapnya