Total: 82567
Rezim Suriah Sebut Pejuang Oposisi Berencana Lancarkan Serangan Besar di Provinsi Latakia
19 Januari 2017 14:05 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 14:18 WIB
DAMASKUS, SURIAH (voa-islam.com) - Keamanan rezim Suriah memperingatkan akan terjadinya serangan dalam waktu dekat oleh pejuang oposisi Suriah untuk mendapatkan kembali kontrol atas wilayah pegunungan Jabal al-Akrad di provinsi Latakia, Zaman Al-Wasl melaporkan hari Rabu (18/1/2017).

sumber khusus melaporkan kepada Zaman al-Wasl bahwa komite keamanan di kota pesisir Latakia telah diam-diam mendistribusikan surat edaran kepada cabang-cabang keamanan dan pimpinan militer memperingatkan bahwa kota dan pedesaan Latakia akan berada di bawah ancaman di waktu mendatang.Sumber itu merinci bahwa surat edaran itu termasuk peringatan kemungkinan serangan besar di pedesaan Latakia yang bertujuan untuk mendapatkan kembali kontrol Jabal al-Akrad, yang direbut oleh tentara Suriah dengan bantuan serangan udara Rusia tahun lalu.Selain itu, sumber tersebut menjelaskan bahwa faksi oposisi mengumpulkan pasukan mereka selama berbulan-bulan dalam persiapan untuk pertempuran besar, yang mungkin secara logistik didukung oleh Turki yang mungkin berpartisipasi dalam pemboman posisi Angkatan Darat Suriah di ketinggian, mirip dengan apa yang terjadi pada tahun 2014 ketika faksi oposisi mengambil alih kota Kasab.Peringatan itu dilaporkan oleh sang sumber yang menyerukan pengumpulan kekuatan untuk menghentikan pertempuran besar jika diluncurkan. Selain itu, meminta perhatian cabang keamanan, dimana mereka mungkin bisa menjadi sasaran bom mobil yang dibawa ke kota oleh "teroris", dengan bekerja sama dengan beberapa anggota keamanan nakal pada pos-pos pemeriksaan dan hambatan. Sementara itu, untuk mengetahui lebih detail tentang "serangan besar" yang disiapkan oleh oposisi Suriah di pedesaan Latakia, Zaman al-Wasl menghubungi Abo al-Majd, seorang komandan militer di "Divisi Pesisir Pertama", yang mengatakan bahwa pejuang oposisi selalu siap bertarung dan berjuang tapi ia menyangkal tentang menyiapkan aksi pada tingkat yang besar.Sang komandan menambahkan bahwa: "jika aksi militer besar sedang dipersiapkan, kita hanya tahu tentang hal itu beberapa jam sebelum dimulai, tetap terbatas pada kepemimpinan senior, tapi saya berharap bahwa akan terjadi secepat mungkin"Markas keamanan di Latakia belum pernah menjadi sasaran bom mobil sebelumnya, meskipun banyak bom meledak di kota pantai tersebut, yang terbaru adalah di kota Jableh, 10 hari yang lalu, yang menewaskan hampir 30 orang.Pejuang oposisi Suriah telah gagal untuk mendapatkan kembali kontrol atas Jabal al-Akrad dan Jabal al-Turkman di pedesaan Latakia meskipun beberapa serangan tahun lalu, yang paling penting adalah pertempuran Yarmouk yang diluncurkan Juni 2016, yang berhasil mendapatkan kembali kontrol dari beberapa situs, tapi tidak lama. (st/zw)

Selengkapnya

Sebarkan Iedologi Sesat Syiah, Komoro Tutup Organisasi Dan Lembaga Iran
19 Januari 2017 14:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 14:18 WIB

Eramuslim – Selasa 17 Januari 2017, pemerintah Uni Komoro mengumumkan penutupan sejumlah organisasi Iran setelah terbukti menyelundupkan dan menyebarkan ideologi Syiah di negara Komoro.

Seperti dikutip situs berita online setempat “Alkhaleej” dari pihak berwenang Komoro menyatakan bahwa organisasi-organisasi ini memakai kedok kemanusiaan untuk penyebaran dan dakwah ideology sesat Syiah.

Selengkapnya

Jelang Pelantikan Trump, CIA Rilis 13 Juta Dokumen Rahasia Ke Publik
19 Januari 2017 13:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 13:33 WIB

Eramuslim – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Badan Intelejen Amerika Serikat “CIA” menerbitkan 13 juta dokumen rahasia milik pemerintah di media maya. Langkah yang banyak dipertanyakan oleh para pengamat politik dan militer menjelang pelantikan Donald Trump pada 20 Januari besok.

Seperti dilansir jaringan berita CNN menyatakan bahwa dokumen-dokumen ini yang dapat diakses secara fisik hanya dengan empat komputer di Gedung Arsip Nasional Amerika Serikat.

Selengkapnya

Dipenjara Zionis Israel, Sheikh Raed Salah Justru Karang 4 Buku Dan Tulis 23 Puisi Untuk Al Aqsha
19 Januari 2017 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 13:18 WIB

Eramuslim – Seperti mendiang ulama fenomenal asal Mesir, Sayyid Quthb, penjara bagi pemimpin Gerakan Islam Palestina, Sheikh Raed Salah, justru menjadi madrasah khusus yang menghasilkan 4 buku selama 9 bulan berada di penjara Zionis Israel.

Selain berhasil mengarang 4 buku dimana salah satunya menceritakan bagaimana kehidupan selama di dalam kurungan isolasi penjara Zionis Israel, Sheikh Raed Salah juga telah selesai membaca lebih dari 80 judul buku, dan menuliskan 23 puisi.

Selengkapnya

Mulai Jual Suriah, Syiah Assad Berikan Iran Hak Kelola Jaringan Seluler
19 Januari 2017 12:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 12:48 WIB

Eramuslim – Dengan alasan perluasan kerjasama ekonomi Damaskus-Teheran, Rabu 18 Januari 2017 rezim Syiah Bashar al-Assad dikabarkan telah memberikan Iran izin hak kelola jaringan telepon selular di Suriah.

Seperti dilansir Sputnik menyatakan bahwa pemberian hak kelola jaringan telepon selular adalah bagian dari 5 kesepakatan kerjasama ekonomi kedua negara yang telah disepakati dalam pertemuan antara Perdana Menteri Suriah Imad Khamis dengan Wakil Presiden Pertama Syiah Iran Isaac Jhangere.

Selengkapnya

Resensi Buku : Lebih Jauh Mengenal DR Zakir Naik
19 Januari 2017 12:12 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 12:18 WIB

EramuslimPlaza – Zakir Naik terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu) beliau adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis keislaman dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Selengkapnya

Direktur CERI: Terkait Minerba, Pemerintah Telah Lakukan Penistaan UU
19 Januari 2017 12:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 12:18 WIB

Eramuslim.com  – Direktur Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman mengatakan pemerintah telah melakukan tindakan penistaan terhadap Undang-Undang dengan adanya pengeluaran regulasi baru yang memberikan izin ekspor mineral mentah.

Menurut Yusri, dua Peraturan Menteri (Permen) ESDM yakni Permen No.05 Tahun 2017 dan Permen ESDM No.6 Tahun 2017 yang membuka jalan bagi ekspor mineral mentah telah bertentangan denga UU No 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba)

Selengkapnya

Dikritik Gereja Soal Pemberantasan Narkoba, Duterte Malah Suruh Uskup Coba Shabu
19 Januari 2017 11:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 11:48 WIB

Eramuslim.com – Ulah konyol ditunjukan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Rabu (18/1/2017), saat mendapat kritikan dari gereja terkait langkah Duterte dalam upaya pemberantasan peredaran obat terlarang di Filipina, Duterte malah menyuruh para Uskup dan Pastor Gereja Katolik untuk mengonsumsi sabu.

Duterte beralasan jika sikap yang ditunjukan kepada petinggi gereja karena dirinya tidak bisa menerima sikap mereka, yang telah menyadari dampak buruk obat terlarang, tetapi justru malah menyebut kebijakannya melawan hukum.

Selengkapnya

Ketua BAZNAS: Tingkat Kelaparan Indonesia Termasuk Serius di Dunia
Kamis, 19 Januari 2017 - 11:32 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 11:48 WIB
“Isu pangan ini menjadi penting saat ini, Bappenas menyampaikan kasus gizi buruk mencapai 30 persen dari jumlah anak di negeri ini.”

Selengkapnya

Jamaah Ansharusy Syariah Minta Kapolri Hormati Fatwa MUI
19 Januari 2017 11:14 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 11:18 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Jama'ah Ansharusy Syari'ah mengecam pernyataan Kapolri yang menyatakan fatwa MUI yang menyatakan bahwa fatwa MUI memicu gerakan antikebinekaan.

“Saya melihat itu juga bentuk penghinaan Kapolri terhadap para ulama,” kata juru bicara Asharusyari'ah, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir dalam rilis yang diterima Voa Islam, Rabu (18/1/2017).

Selengkapnya

Ditantang Ungkap Kasus Sumber Waras, BLBI, dan Century, KPK Ngeles Ngaku Kesulitan
19 Januari 2017 11:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 11:18 WIB

Eramuslim.com – Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Bambang meminta kepada KPK melanjutkan langkah pemberantasan korupsi baik itu korupsi dengan jumlah besar maupun korupsi dengan jumlah kecil.

“OTT rekor terbesar sejak KPK berdiri. OTT boleh-boleh saja, tapi cari dampak dan korupsi yang besar, tidak lagi main yang kecil. Tapi patut lah kita berikan apresiasi,” kata Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1).

Selengkapnya

Anies Heran Ahok Ngaku Tak Dapat Bukti Adanya Prostitusi di Alexis
19 Januari 2017 10:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 10:48 WIB

Eramuslim.com – Calon Gubernur DKI Anies Baswedan heran soal alasan kompetitornya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengaku belum memiliki bukti dugaan praktik prostitusi elite di Hotel Alexis, Jakarta Utara.

Selama ini Ahok memang beralasan jika dirinya tidak dapat menutup Alexis saat menjadi gubernur aktif, lantaran tidak adanya bukti prostitusi.

Anies menyindir kenapa Cagub petahana itu dapat dengan mudah menemukan bukti pelanggaran yang dilakukan masyarakat kecil, akan tetapi sebaliknya, selalu mengaku susah menemukan bukti pelanggaran yang dilakukan orang-orang kelas atas. “Kalau gusur rakyat kecil bisa mendapatkan banyak macam bukti. Kalau gusur prostitusi kok mendadak enggak ada bukti. Ada apa ya? Kalau prostitusi kelas bawah dihajar habis. Pertanyaan semua ini,” kata Anies di Jakarta Barat, Rabu (18/1/2017).

Selengkapnya

Pejuang Oposisi Suriah Ahar Al-Sham Nyatakan Tidak Akan Ikut Pembicaraan Damai di Astana
19 Januari 2017 10:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 10:33 WIB
IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Gerakan Ahrar Al-Sham, salah satu kelompok tempur utama oposisi Suriah yang beroperasi terutama di utara negara itu, menyatakan hari Rabu (18/1/2017) bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan damai yang akan berlangsung pada 23 Januari di ibukota Kazakhstan, Astana.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh gerakan itu dan dipublikasikan di akun media sosial mereka, Ahar Al-Sham mengatakan bahwa hal mereka tidak akan mengambil bagian dalam pembicaraan Astana karena berbagai alasan. Alasan yang paling penting adalah kurangnya pelaksanaan gencatan senjata, yang ditengahi dan dinyatakan oleh Turki dan Rusia pada tanggal 30 Desember, dan kampanye pemboman biadab dan tanpa pandang bulu yang rezim teroris Assad dan Syi'ah Hizbullata telah luncurkan pada lembah Wadi Barada, di barat Damaskus.Gerakan ini juga menunjukkan bahwa meskipun pemasaran sendiri sebagai negara penjamin, Rusia terus menargetkan wilayah-wilayah yang dikuasai oposisi.Ahrar al-Sham mengatakan bahwa dengan mengambil posisi ini, mereka tidak akan mengizinkan konfrontasi berlangsung antara faksi-faksi oposisi yang pro atau anti pembicaraan Astana.Faksi militer oposisi Suriah pekan lalu menggelar serangkaian pertemuan konsultatif di ibukota Turki Ankara untuk membahas partisipasi dalam pembicaraan Astana. Sembilan kelompok pejuang oposisi yang didominasi faksi afiliasi FSA memutuskan untuk berpartisipasi dalam pembicaraan. Mereka adalah: Liwaa al-Sham, Liwaa Sultan Murad, Jabhat Shamiyyah, Jaish al-Ezzeh, Jaish al-Nasr, Divisi Pantai Pertama, Liwaa Fastaqim, Liwaa Syuhada al-Islam dan Jaish al-Islam. Kelompok itu juga memilih anggota senior dalam kelompok Jaish al-Islam Muhammad Alloush sebagai kepala delegasi oposisi Suriah untuk pembicaraan Astana. (st/Orient)

Selengkapnya

Resensi Buku : Babad Dipanigara, Karya Monumental, Warisan dari Pangeran Diponegoro
19 Januari 2017 10:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 10:33 WIB

EramuslimPlaza – Babad Dipanigara ini ditulis sendiri oleh Pangeran Diponegoro atau Kanjeng Sultan Abdul Hamid saat diasingkan di Manado, Sulawesi Utara. Naskah aslinya ini tidak semata untuk menghibur diri selama di pengasingan, namun secara cerdik, sesungguhnya merupakan rangkuman pengetahuan serta kepekaannya akan kondisi lokal kerajaan di Jawa saat itu yang terlalu banyak mendapat campur tangan Belanda.

Selengkapnya

Menteri Susi: Asing Boleh Namakan Pulau di Indonesia Itu Berita Hoax!
19 Januari 2017 10:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 10:18 WIB

Eramuslim.com – Pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Panjaitan yang mempersilakan investor asing memberikan nama pada pulau yang ditempatinya di Indonesia menimbulkan kontroversi. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti angkat bicara soal itu.

Menurut Menteri Susi, pemerintah tidak akan membiarkan investor asing menamai pulau di Indonesia. Investor asing hanya boleh menamai bisnis atau resort sesuai keinginannya.

Selengkapnya

Bersabar dan Bersyukur Atas Kesenangan dan Kesusahan
Kamis, 19 Januari 2017 - 10:10 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 10:18 WIB
Kefakiran akan memperbaiki keadaan banyak makhluk, sedangkan kekayaan tidak akan memperbaiki keadaan kecuali sangat sedikit dari mereka.

Selengkapnya

Bea Cukai: Cina Juga Selundupkan Shabu di Dalam Mesin Pompa Air dan Tas Wanita
19 Januari 2017 09:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 09:48 WIB

Eramuslim.com – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap penyelundupan sabu dari China dan Hongkong.

Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok Fadjar Donny mengatakan sabu ini masuk dengan diselundupkan ke dalam pompa dan tas wanita. Upaya mengecoh petugas dilakukan dengan tidak menyisipkan sabu ke setiap pompa air dan tas wanita yang ada.

Selengkapnya

Lima Pengelola Website Neo-Nazi Jerman Jadi Terdakwa Anggota Teroris Sayap Kanan
Kamis, 19 Januari 2017 - 09:24 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 09:33 WIB
Menurut jaksa penuntut umum, website dimaksud “Altermedia” adalah situs online ekstrimis sayap kanan terkemuka sampai awal tahun lalu.

Selengkapnya

Karakter Anjing
Kamis, 19 Januari 2017 - 09:20 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 09:33 WIB
Manusia yang dikalahkan perut, dalam bahasa Imam Al Ghozali mereka adalah bahimiyyah (‘manusia bersifat binatang) bahkan lebih hina dari binatang

Selengkapnya

Gelisah Masalah Bangsa, Jokowi Undang PGI ke Istana
19 Januari 2017 09:00 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 09:18 WIB

Eramuslim.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menerima pimpinan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/1). Pimpinan PGI yang hadir yakni Ketua Umum PGI, Henriette Lebang, Sekretaris Umum PGI, Gomar Gultom, dan Ketua Albertus Patty.

Pratikno mengatakan, dalam pertemuan itu Presiden Jokowi meminta masukan dari PGI terkait kondisi bangsa yang menggelisahkan akhir-akhir ini.

Selengkapnya

Pembawa Bendera yang Ditulisi Kalimat Tauhid Bukan anggota FPI atau GNPF-MUI
19 Januari 2017 08:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 08:48 WIB

Eramuslim.com – Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin menegaskan bahwa pengibar bendera merah putih bertuliskan Arab dan pedang di bawahnya, bukan berasal dari Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Juga bukan dari massa Front Pembela Islam (FPI).

Diberitakan sebelumnya, diduga foto tersebut diambil saat massa FPI menggelar aksi pada Senin (16/1), dengan menuntut pencopotan terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan, dan Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Musyafak.

Selengkapnya

Fahmi Salim: Musuh Nabi juga Menuduh Sebagai Peramal dan Tukang Sihir
Kamis, 19 Januari 2017 - 08:42 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 08:48 WIB
Ulama dan ormas Islam tidak akan tercela karena menyuarakan kebenaran dari Allah

Selengkapnya

Sekjen OKI Puji Peran Malaysia dalam Kasus Rohingya
Kamis, 19 Januari 2017 - 08:30 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 08:48 WIB
Negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mulai menekan Myanmar terkait dugaan genosida Muslim

Selengkapnya

Din Syamsuddin Sesalkan Adanya Pernyataan Fatwa MUI Pemicu Instabilitas Nasional
19 Januari 2017 08:26 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 08:33 WIB
 

JAKARTA (voa-islam.com)--Pernyataan Kapolri Tito Karnavian beberapa waktu lalu soal fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pemicu instabilitas dan mengancam Kebhinekaan menuai respon dari banyak pihak.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia  Din Syamsuddin menyayangkan pernyataan Kapolri tersebut. Menurut Din, MUI adalah lembaga independen yang harus dihormati semua pihak.

Selengkapnya

Rezim Abdel Fattah Al-Sisi Masukan Legenda Sepak Bola Mesir ke Dalam Daftar Teror
19 Januari 2017 08:15 WIB     |     Waktu unduh: 2017-01-19 08:33 WIB
KAIRO, MESIR (voa-islam.com) - Pemerintah Mesir telah memasukkan nama mantan legenda sepak bola negara itu ke dalam daftar teror kontroversial.

Pejabat pengadilan mengumumkan daftar hitam tersebut pada hari Rabu (18/1/2017) dan memasukkan Mohamed Aboutrika, yang telah memenangkan gelar tahunan Pemain Terbaik Afrika selama empat kali, ke dalam daftar.

Aboutrika adalah salah satu dari atlet terbesar sepanjang masa Mesir. Dia dituduh memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, partai politik terbesar di negara itu, yang saat ini dilarang oleh pemerintah. Puluhan ribu orang telah dipenjara atas tuduhan yang sama saat pengadilan telah menjatuhkan hukuman berat kepada para pendukung dan simpatisan Ikhwanul Muslimin.Daftar ini berisi 1.500 nama, termasuk anggota senior Ikhwanul Muslimin. Di antara mereka adalah mantan Presiden Muhammad Mursi, yang digulingkan dalam kudeta militer yang dipimpin oleh mantan kepala angkatan bersenjata dan saat ini Presiden Abdel Fattah el-Sisi pada tahun 2013.Mereka yang masuk dalam daftar hitam sebagai teroris menjadi subjek pada larangan perjalanan dan menghadapi pembekuan aset, menurut hukum semena-mena yang disahkan pada tahun 2015, yang telah menarik kecaman luas dari dunia internasional.Aboutrika mendukung upaya Mursi untuk menjadi presiden Mesir yang dipilih pertama kali lewat pemilu. Pensiunan pesepakbola, yang saat ini berusia 38 tahun, membantah tuduhan menyediakan dana untuk Ikhwan Muslimin.Pengacaranya mengatakan pada hari Rabu bahwa keputusan oleh Pengadilan Kriminal Mesir adalah melawan hukum.Mohamed Osman mengatakan Aboutrika belum dihukum atau diberi pemberitahuan resmi atas dakwaan terhadap dirinya, menambahkan bahwa ia akan mengajukan banding atas keputusan itu.Legenda sepak bola menghadapi pembekuan aset  terlebih dulu oleh sebuah komite pemerintah pada tahun 2015. Sebuah putusan pengadilan kemudian seharusnya mencabut pembeku tersebut meskipun Osman mengatakan larangan itu masih berlaku.Aboutrika, yang dijuliki sebagai "Penyihir" untuk banyak orang Mesir, saat ini berada di Gabon, di mana Piala Afrika berlangsung. Osman tidak akan menguraikan apakan kliennya akan kembali ke Mesir untuk menghadapi tuduhan baru tersebut. (st/ptv)

Selengkapnya