Total: 54903
Hoaks Kabar Ustadz Arifin Ilham Wafat
2019-04-19 13:57:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 14:03 WIB
Beritaislam - Lagi-lagi Ustadz Arifin Ilham dikabarkan meninggal dunia. Kabar hoaks ini kembali beredar dan viral di berbagai pesan instan.

Sang putra, Muhammad Alvin Faiz langsung memberikan klarifikasi atas kabar yang membikin masyarakat resah ini.

Alvin menegaskan jika pesan berantai itu tidak benar dan hoaks yang disebar oleh orang tidak bertanggungjawab.

Putra Ustad Arifin Ilham itu menggunggah bantahan tersebut melalui instastory miliknya pada Jumat (19/4).

“Semaleman ini banyak banget DM masuk karena beredar broadcast di WA terkait kesehatan Abi @KH_M_Arifin_ilham.

itu HOAX ya teman2, dan luunya hoax yang kesebar itu, itu sudah viral ketika abi masih pertama kali sakit, sudh saya klarifikasi juga berkali2.kena

Selengkapnya

Suara 02 di TPS 10 Kota Dumai Berkurang 100, KPU: Akan Kita Koreksi, Terima Kasih ya
2019-04-19 13:54:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 14:03 WIB
Beritaislam - Beredar video yang menunjukkan adanya kesalahan entri data perolehan suara capres-cawapres di real count atau Situng milik KPU. Kesalahan entri data ini terjadi di Riau.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid mengatakan, pihak KPU akan mengoreksi kesalahan tersebut. "Insyaallah akan kita koreksi. Terima kasih ya," ujar Pramono saat dihubungi, Jumat (19/4).

Untuk membuktikan video yang beredar bisa dicek langsung Situng KPU. Ternyata memang benar terjadi kesalahan dalam entri data dari Riau, tepatnya di TPS 10 Kelurahan Laksamana, Kota Dumai.

Dalam situng tertera, paslon 01 Jokowi-Ma'ruf mendapat peroleh suara sebanyak 26, sedangkan paslon 02 Prabowo-Sandi mendapat perolehan 41. Untuk suara tidak sah terdapat 8 suara.
Selengkapnya

Hoaks, Pesan WA Sebut Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia
Jum'at, 2019-04-19 13:48     |     Waktu unduh: 2019-04-19 14:03 WIB
Ustadz Syuhada menyatakan bahwa hoaks tersebut disebarkan untuk pengalihan isu.

Selengkapnya

Fadli Zon Beri Contoh Dugaan Kecurangan Input Data KPU
2019-04-19 13:38:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:48 WIB
Beritaislam -   Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menduga adanya kecurangan input data di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lewat Twitter pada akun @fadlizon, politikus yang dikenal dekat dengan Prabowo Subianto itu mem-posting sebuah video tentang kesalahan input data hasil suara Pilpres 2019 di Nusa Tenggara Barat.

"Ini contoh kecurangan saat input data @KPU_ID #KawalSuara02AmankanC1," tulis Fadli.

Di sana tampak perbedaan data antara input angka oleh KPU dengan C1 untuk TPS 17 Jempong Baru Sekarbela Kota Mataram.

KPU disebut memasukkan data suara 01 (Jokowi - Ma'ruf) sebesar 18. Sementara suara 02 (Prabowo - Sandi) 159. Namun, di form C1 suara Prabowo 189. "Kurangnya jauh sekali nih," terdengar suara narator dalam video terseb

Selengkapnya

Gubernur Sumbar: Saatnya Seluruh Masyarakat Bersatu
19 April 2019 13:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:48 WIB

Eramuslim – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, meminta masyarakat di wilayahnya untuk kembali bersatu. Imbauan ini untuk membuat situasi di Sumbar pasca pemilu tetap kondusif.

“Pemilu sebagai perwujudan demokrasi telah usai. Segala perbedaan tidak perlu lagi dipersoalkan dan saatnya seluruh komponen masyarakat bersatu mendukung siapapun pemenangnya,” kata Irwan, yang dikutip dari Antara, Jumat (19/4/2019).

Selengkapnya

Beredar Kabar Hoax Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia
19 April 2019 13:20 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:33 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)—Kabar hoax kembali menerpa Ustaz Muhammad Arifin Ilham. Pada pesan berantai yang tersebar di media sosial dikabarkan bahwa Ustaz Arifin meninggal dunia.

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya perihal keabsahan informasi berantai tersebut. Muhammad Alvin Faiz, putra Ustaz Arifin Ilham lewat Instagramnya membantah kabar tersebut.

"Semalam ini banyak banget DM masuk karena beredar broadcast di WA terkait kesehatan Abi @kh_m_arifin_ilham," tulis Alvin lewat IG Story nya.

Selengkapnya

Ralat Quick Count Menangkan Prabowo di Indosiar, LSI Denny JA Bilang Kesalahan Teknis
2019-04-19 13:19:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:33 WIB
Beritaislam - Polemik perihal hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2019 kembali muncul di masyarakat. Hal ini membuat masyarakat bingung dan resah mengenai kebenaran informasi yang sesungguhnya.

Kali ini polemik muncul setelah sebuah video yang diunggah di media sosial viral karena menyiarkan hasil quick count yang berbeda pada Rabu (17/4/2019). Hasil quick count ini muncul dalam sebuah tayangan di Indosiar.

Dalam video itu, disebutkan, hasil quick count memperlihatkan bahwa pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memimpin. Ini berdasarkan quick count dari penghitungan suara sementara oleh lembaga survei LSI Denny JA.

Seorang warganet mengunggah video yang menampilkan tayangan langsung terkait quick count Pilpres 2019 di

Selengkapnya

Ust. Tri Asmoro: Kewajiban Memperlakukan Istri dengan Baik dalam Keadaan Apapun
Jum'at, 2019-04-19 12:49     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:33 WIB
KIBLAT.NET- Dalam perjalanan kehidupan rumah tangga, ada kalanya muncul perasaan tidak menyukai pasangan. Namun pernikahan...

Selengkapnya

BPN: Terus Kawal C1 Dan Jangan Terprovokasi
19 April 2019 13:14 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:33 WIB

Eramuslim.com -Pendukung dan relawan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta tetap menjaga hasil surat suara formulir C1. Formulir C1 adalah dokumen pencatatan hasil pemungutan suara di TPS.

“Sahabat sebangsa dan setanah air, militansi untuk mengawal proses di kecamatan dan memastikan C1 yang valid terkumpul dengan baik sangat penting,” kata Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (19/4). Selain itu, pendukung dan relawan 02 diminta tidak terprovokasi, termasuk juga Polri harus berdiri di tengah.

Selengkapnya

Rakyat Memenangkan Prabowo, Mereka Memenangkan Jokowi
2019-04-19 13:07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:18 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID] Rakyat Indonesia ternyata susah sekali merealisasikan impiannya. Mereka hanya ingin memenangkan Prabowo, pemimpin baru yang membawa perubahan yang tidak menerapkan kebiasaan berbohong pada rakyatnya dan diyakini mampu membawa Indonesia kearah ekonomi adil dan makmur serta bebas dari harga-harga tinggi.

Namun apa daya, jalan kearah itu begitu terjal dan banyak hambatan. Praktek kecurangan secara masif terjadi saat pencoblosan suara baik di luar negeri dan pelbagai wilayah indonesia.

Selengkapnya

Suara Jokowi Naik & Prabowo Menyusut dari C1, KPU Akui Ada Salah Kirim Data
2019-04-19 13:01:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:18 WIB
Beritaislam -  Proses penghitungan data melalui form C1 yang dilakukan KPU menjadi sorotan. Sebab, diketahui, ada data yang tidak akurat antara form C1 yang diunggah dengan input penghitungan suara yang dilakukan di website KPU.

Kasus ini terjadi di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Dimana dalam scan C1 yang diunggah, suara Jokowi-Ma'ruf 47, sementara Prabowo-Sandiaga 162 suara.


Tapi, dalam data yang diinput KPU, suara Jokowi-Ma'ruf naik menjadi 180, untuk Prabowo-Sandiaga menyusut jadi 56 suara. Hal inipun ramai diperbincangkan di sosial media.

Selengkapnya

Gerindra: Kami Tak Ingin Dikalahkan Kecurangan!
19 April 2019 13:10 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:18 WIB

Eramuslim.com – Partai Gerindra ingin proses Pilpres 2019 berjalan dengan kejujuran. Kalau jujur, Gerindra akan legowo menerima apapun hasil Pilpres.

“Kami tidak ingin dikalahkan dengan cara-cara curang dan tidak jujur. Dan kami juga tidak ingin meraih kemenangan dengan cara-cara tersebut. Kami hanya ingin proses pemilu ini berjalan dengan jujur dan adil,” tulis akun Twitter @Gerindra, Jumat (19/4).

Selengkapnya

Sabotase Surat Suara, OTK Bakar Kotak Suara di Jambi
19 April 2019 13:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:18 WIB

Eramuslim – Sebelum penganiayaan salah satu anggota Panwascam, massa telah membakar kotak dan surat suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis (18/4/2019) pukul 01.00 WIB.

Anggota PPK Tanah Kampung, Rudi Hartono, saat dikonfirmasi mengakui adanya pembakaran kotak suara di Desa Koto Padang tersebut. “Benar, kami mendapat laporan sekitar pukul 4.30 WIB subuh tadi. Katanya kotak suara sudah dibakar oleh orang tak dikenal (OTK),” katanya.

Selengkapnya

Dari Bali untuk Gaza
19 April 2019 12:52 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:03 WIB
DENPASAR (voa-islam.com)--Negara Indonesia patut berhutang budi kepada Palestina. Sebab Palestina merupakan salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia secara de jure. Tanpa adanya pengakuan secara de jure dari negara-negara tetangga maka proklamasi yang dikumandangkan oleh Soekarno kala itu belum resmi di mata dunia.

Kala itu, Syekh Muhammad Amien Huseini seorang Mufti Besar Palestina mengajak dan meyakinkan negara Timur Tengah lainnya seperti Suriah, Irak, Lebanon, Yaman, Arab Saudi dan Afganistan untuk mengakui kemerdekaan di Indonesia.

Selengkapnya

Ust. Tri Asmoro: Meluangkan Waktu untuk Keluarga Bagian dari Muasyaroh bil Ma’ruf
Jum'at, 2019-04-19 12:52     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:03 WIB
KIBLAT.NET- Mengkhususkan sebagian waktu untuk menjalani kebersamaan dengan keluarga adalah bagian dari memperlakukan keluarga dengan...

Selengkapnya

Ust. Tri Asmoro: Meluangkan Waktu untuk Keluarga Bagian dari Muasyaroh bil Ma’ruf
Jum'at, 2019-04-19 12:49     |     Waktu unduh: 2019-04-19 13:03 WIB
KIBLAT.NET- Mengkhususkan sebagian waktu untuk menjalani kebersamaan dengan keluarga adalah bagian dari memperlakukan keluarga dengan...

Selengkapnya

HRW: Penyiksaan Terus Terjadi terhadap Para Tahanan di Mosul
Jum'at, 2019-04-19 12:44     |     Waktu unduh: 2019-04-19 12:48 WIB
Tahanan itu mengatakan para penjaga juga tidak memberikan air minum kepada mereka, dan menggantung mereka di langit-langit dengan tangan terikat di belakang.

Selengkapnya

Kemiskinan Meningkat, Pasar-pasar di Mesir Jual Makanan Bekas
Jum'at, 2019-04-19 11:36     |     Waktu unduh: 2019-04-19 12:48 WIB
Pasar-pasar di Mesir mulai ramai dengan pedagang yang menjual "makanan bekas". Kondisi ini sebagai buntut "kebijakan" ekonomi yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Abdel Fatah Al-Sisi.

Selengkapnya

Facebook Nyatakan Terlarang 12 Individu dan Organisasi Kanan-Jauh Inggris
Jum'at, 19 April 2019 - 11:48 WIB     |     Waktu unduh: 2019-04-19 12:03 WIB
Hidayatullah.com—Facebook mengkonfirmasi bahwa pihaknya memberlakukan larangan terhadap 12 individu dan organisasi kanan-jauh Inggris yang dianggap “menyebarkan kebencian”. Larangan itu berlaku […]

Selengkapnya

Kemiskinan Meningkat, Pasar-pasar di Mesir Jual Makanan Seken
Jum'at, 2019-04-19 11:36     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:48 WIB
Pasar-pasar di Mesir mulai ramai dengan pedagang yang menjual "makanan bekas". Kondisi ini sebagai buntut "kebijakan" ekonomi yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Abdel Fatah Al-Sisi.

Selengkapnya

Denyy JA, Ayo Sembelihlah 'Kambing Hitam' Itu
2019-04-19 11:23:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:33 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Pilpres tahun ini bukan saja pertarungan antara Jokowi vs Prabowo, tapi juga pertarungan "Ideologi Survei Denny JA vs Kehendak dan Aspirasi Umat". Jika pernyataan ini disampaikan Abdullah Mahmud Hendropriyono, baru betul. Bukan mempertentangkan khilafah vs Pancasila.

Kenapa ini pertaruhan Denny JA ? Iya, sebab jika Prabowo menang, maka selesai sudah reputasi, masa depan, dan nasib dapur Denny JA. Kemenangan Prabowo menandai betapa rusaknya kredebilitas, nalar, ilmu dan reputasi seorang Denny JA yang disebut-sebut masuk sebagai orang yang paling berpengaruh versi Majalah Time"s pada tahun 2015.

Selengkapnya

Hoax, Tulisan Anies Baswedan Soal Sujud Kemenangan Prabowo
2019-04-19 11:25:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:33 WIB
Beritaislam -  Beredar tulisan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang viral di media sosial WhatsApp seharian ini, Kamis, 18 April 2019. Tulisan tersebut merespons klaim kemenangan calon presiden dan wakil presiden 02 Prabowo-Sandiaga Uno berdasarkan hasil survei internal mereka.

Atas klaim tersebut, Prabowo-Sandi pun berniat melaksanakan sujud kemenangan di Kertanegara, Jumat, 19 April 2019. Berikut tulisan yang diklaim milik Anies Baswedan.

Sujud Kemenangan Pak Prabowo 
~ Oleh: Anies Baswedan

Banyak sahabat yang menyayangkan Klaim dan Sujud kemenangan Pak Prabowo. Alasan kawan-kawan karena masih terlalu prematur. Apalagi di hampir semua hasil Quick Count Pak Prabowo justru kalah.

Selengkapnya

Cara Islami Pilih Pemimpin
19 April 2019     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:03 WIB

Memilih pemimpin merupakan sesuatu yang penting. Manusia itu adalah makhluk sosial yang membutuhkan untuk berinteraksi satu sama lain. Memenuhi kebutuhan hidup menjadi alasan yang dibenarkan untuk berinteraksi. Tentunya dalam berinteraksi rentan terjadi friksi – friksi di antara masing – masing orang. Menyelesaikan persengketaan dan menyatukan pandangan di antara alasan untuk memilih pemimpin.

Selengkapnya

Situasi Mirip Pemilu 1997, Rakyat Memendam Kekecewaan
2019-04-19 10:53:00+07:00     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:03 WIB
Beritaislam -  Kondisi Pilpres 2019 mirip dengan pemilu zaman terakhir Orde Baru (Orba) tahun 1997. Ini lantaran banyaknya dugaan kecurangan yang muncul selama proses pemilu berlangsung.

Kader Demokrat, Andi Arief menduga ada beberapa kecurangan, mobilisasi birokrasi, penegak hukum, dan aparat berpihak 01. Termasuk sejumlah lembaga survei yang ada.

“Quick count seakan-akan diterima sebagai bagian rekayasa, sehingga real count jadi klaim kemenangan 02. Penganjur persatuan sebagian besar 01. Harapan pada MK atau?” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (19/4).

Namun demikian, Andi menyebut bahwa kecurangan sistematis, masif, dan terstruktur itu tidak akan pernah ditemukan sebagaimana yang terjadi saat Orba. Sebab, kecurangan d

Selengkapnya

Al-Qaidah: Solidaritas untuk Muslim Uighur Harus Terus Disuarakan
Jum'at, 2019-04-19 10:49     |     Waktu unduh: 2019-04-19 11:03 WIB
Awal bulan April ini, komando umum al-Qaidah merilis sebuah pernyataan sebagai bentuk dukungan dan solidaritas kepada organisasi jihadis Turkistan Islamic Party (TIP) dan rakyat Uighur.

Selengkapnya