Total: 65183
Memaknai Simbol dan Simbol yang Bermakna
Kamis, 20 Juni 2019 - 16:46 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 17:03 WIB
Designer harus menghindari karya-karya yang akan membuat kontroversi dan netizen bersikap sopan

Selengkapnya

Perang di Yaman telah Menewaskan sedikitnya 91.600 Orang Sejak 2015
20 Juni 2019 16:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 16:48 WIB
SANA'A, YAMAN (voa-islam.com) - Perang di Yaman telah menewaskan sedikitnya 91.600 orang sejauh ini, sebuah basis data pelacakan kekerasan mengatakan hari Rabu (19/6/2019), menyajikan perkiraan baru setelah menyelesaikan pelaporan untuk bulan-bulan pertama pertempuran di 2015.

Konflik dimulai pada 2014 dengan pengambilalihan atas Yaman utara dan tengah oleh pemberontak Syi'ah Houtsi yang didukung Iran, mengusir pemerintah yang diakui secara internasional dari ibukota, Sana'a.Beberapa bulan kemudian, pada bulan Maret 2015, sebuah koalisi yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara untuk mencegah pemberontak Syi'ah Houtsi dari menduduki selatan negara itu.Orang-orang Houtsi telah menggunakan pesawat tanpa awak dan rudal untuk menyerang Arab Saudi dan menargetkan kapal-kapal di Laut Merah.Warga sipil menanggung beban konflik, yang telah menciptakan apa yang dikatakan PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.Proyek Data Lokasi & Peristiwa Konflik Bersenjata, atau ACLED, mengatakan bahwa pada 2015, sekitar 17.100 orang dilaporkan terbunuh - tahun paling mematikan kedua setelah 2018, yang merupakan yang paling mematikan dalam catatan.ACLED mengatakan 11.900 orang terbunuh tahun ini, dibandingkan dengan 30.800 pada 2018.Kelompok itu mengatakan mencatat lebih dari 18.400 tewas di provinsi barat daya Taiz sejak 2015, menempatkan Taiz sebagai provinsi paling kejam di Yaman, sebagian besar karena pengepungan empat tahun oleh Houthi, kata kelompok itu.Hodeida dan Jawf menyusul Taiz sebagai provinsi paling kejam berikutnya di Yaman, dengan hampir 10.000 kematian total pertempuran, dilaporkan di setiap wilayah sejak 2015, menurut kelompok itu.ACLED mengatakan gencatan senjata yang ditengahi PBB untuk kota pelabuhan Laut Merah di Hodeida berkontribusi terhadap penurunan sebagian dalam kematian yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir. Gencatan senjata itu telah runtuh."Data ini merupakan alat dan peringatan: masyarakat internasional harus menggunakannya untuk membantu memahami, memantau, dan pada akhirnya menyelesaikan konflik sebelum situasi semakin tidak terkendali," kata direktur eksekutif ACLED Clionadh Raleigh.Data mencakup segala sesuatu mulai dari serangan udara, penembakan dan pertempuran darat antara berbagai kekuatan hingga pemboman militan dan kekerasan pada protes. Tetapi jumlah mereka tidak termasuk mereka yang telah meninggal dalam bencana kemanusiaan yang disebabkan oleh perang, terutama kelaparan.Sam Jones, juru bicara ACLED, mengatakan kepada The Associated Press bahwa perkiraan mereka untuk kematian warga sipil tersebut tidak termasuk "kerusakan jaminan," yang berarti jumlah total korban sipil untuk perang kemungkinan jauh lebih tinggi.Jones mengatakan jumlah mereka juga tidak termasuk bulan-bulan pertama perang setelah September 2014, ketika pemberontak yi'ah Houtsi pindah dari kubu utara mereka di provinsi Sa'ada untuk mengambil alih ibukota.Kelompok itu, yang menerima dana sebagian dari Departemen Luar Negeri AS dan Kementerian Luar Negeri Belanda, membangun basis datanya di laporan berita dari Yaman dan media internasional serta lembaga internasional. (st/TNA)

Selengkapnya

Jokowi Hebat! Indonesia Sekarang pun Impor Ikan Asin
20 Juni 2019 14:54 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 16:48 WIB

Eramuslim.com – Beras, gula, garam di impor. Giliran ikan asin di impor dari Taiwan dan Thailand. Karuan saja kebijakan pemerintah ini dikecam. Seharusnya dengan luas laut yang dimiliki, Indonesia bisa mengespor ikan asin secara besar – besaran ke berbagai Negara.

“Indonesia seharusnya tidak perlu impor ikan asin. Apalagi Indonesia dikenal memiliki laut yang luas sehingga bisa mengembangkan ikan asin untuk kebutuhan sendiri. Oleh karena itu pemerintah perlu mengeluarkan peraturan larangan impor ikan asin. Selain itu Kementerian Perindustri juga bekerja guna menyesaikan permasalahan ikan asin yang harus impor,” kata pengamat ekonomi Gede Sandra, Rabu (19/6/2019).

Selengkapnya

Said Didu: Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi di MK
2019-06-20 16:03:00     |     Waktu unduh: 2019-06-20 16:18 WIB

Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi di MK
Oleh: M Said Didu

Sekelumit situasi dan tantangan sebagai saksi penggugat di Mahkamah Konstitusi.

1. Dibutuhkan orang bernyali kuat untuk menjadi saksi di  MK dengan posisi sebagai saksi yang berhadapan dengan penguasa. Dan alhamdulillah masih ada yang bersedia dengan resiko dan pengorbanan yang tinggi.

2. Saksi 02 ibarat harus berjuang sendiri dalam banyak hal. Bahkan menuju MK pun harus dengan perjuangan karena jalan diblokir sebagian, hanya bisa berjalan kaki dan cukup jauh.

Selengkapnya

Besok Insha Allah Deddy Corbuzier Akan Bersyahadat
20 Juni 2019 16:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 16:18 WIB

Eramuslim – Proses mualaf Deddy Corbuzier dipastikan berlangsung Jumat (21/6) besok. Lokasinya di Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Proses membaca dua kalimat syahadat akan dipimpin pengasuh Ponpes Ora Aji yang tak lain adalah kawan dekat Deddy, ustaz muda Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah.

“Besok Deddy syahadat,” kata Gus Miftah melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (20/6).

Selengkapnya

Pertama Kali, Serangan Pejuang di Provinsi Daraa Sejak Dikendalikan Assad
Kamis, 2019-06-20 15:39     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:48 WIB
Kota Daraa pada Kamis (20/06/20190 menyaksikan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selengkapnya

Wakil Ketua MPR Apresiasi Keponakan Mahfud MD yang Berani Bongkar Kecurangan 01
20 Juni 2019 15:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:48 WIB

Eramuslim – Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memberi perumpamaan terkait kesaksian keponakan Mahfud MD, Hairul Anas dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (20/6).

Hairul dihadirkan untuk menjadi saksi Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim, Anas mengawali ceritanya ketika menghadiri pelatihan saksi yang diselenggarakan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pada 20-21 Februari 2019 di kawasan Kepala Gading.

Selengkapnya

Jangan Meninggalkan Maksiat Hanya di Bulan Ramadhan
20 June 2019     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:33 WIB

Masih ada sebagian dari kaum muslimin yang mendekat kepada Allah Ta’ala hanya di bulan Ramadhan. Ketaatan begitu maksimal dilakukan, bahkan yang tak pernah sholat dan baca Quran di bulan lain, mereka lakukan sholat dengan khusyu’ dan serius baca Quran, bahkan semua bentuk kemaksiatan mereka tinggalkan demi Ramadhan.

Ibnu Taimiyyah berkata,

من يعزم على ترك المعاصي في شهر رمضان دون غيره فليس هذا بتائب مطلقاً ولكنه تارك للفعل في رمضان

Selengkapnya

Di Sidang MK, Saksi 02 Ungkap Pelatihan Saksi TKN Ajarkan Kecurangan
20 June 2019     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:18 WIB

– Saksi yang dihadirkan kuasa hukum pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungkap pelatihan untuk saksi yang digelar oleh Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin mengajarkan untuk melakukan kecurangan.

“Jadi saya adalah caleg dari Partai Bulan Bintang yang merupakan pendukung Paslon 01, kemudian saya ditugaskan hadir dalam pelatihan saksi,” ujar saksi Hairul Anas Suaidi dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis dini hari (20/6/2019).

Selengkapnya

Teroris Pembom Masjid Ini Mencoba Lari dari Penjara
Kamis, 2019-06-20 15:09     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:18 WIB
KIBLAT.NET, Minneapolis – Seorang pria Illinois yang menghadapi persidangan dalam pemboman tahun 2017 di sebuah...

Selengkapnya

Bukan Soal DPT Siluman, Pakar Ungkap Hal yang Harusnya Dibuktikan Kubu 02 di Sidang MK
20 Juni 2019 15:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:18 WIB

Eramuslim – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengungkapkan apa yang seharusnya menjadi fokus kubu capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait pembuktian dalil mereka dalam sidang ketiga sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Diberitakan dari saluran YouTube tvOneNews, hal tersebut disampaikan Refly Harun menanggapi hakim MK yang mempertanyakan keberadaan alat bukti terkait 17,5 juta DPT fiktif yang disampaikan kubu Prabowo-Sandi dalam sidang sengketa tersebut.

Selengkapnya

Sebut Ada 27 Juta Ghost Voters di Pilpres 2019, Ini Sosok Jaswar Koto
20 Juni 2019 14:47 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 15:03 WIB

Eramuslim.com –  Pada sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ketiga, tim hukum capres noor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendatangkan saksi bernama Jaswar Koto. Jaswar Koto mengungkap keberadaan 27 juta pemilih siluman atau shost voters dalam Pemilu 2019.

Temuan tersebut didapatkan setelah ia merunutkan berbagai temuan yang didapat dari berbagai wilayah. Ghost voters ini teridentifikasi berupa jumlah NIK ganda, pemilih di bawah umur hingga kode kecamatan ganda.

Selengkapnya

Haniyah: Deal of Century Tak Bisa Rebut Al-Quds dan Al-Aqsha dari Kami
20 June 2019     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB

– Kepala Biro Politik Gerakan Hamas, Ismail Haniyah, mengatakan bahwa Masjid Al-Aqsha dan al-Quds akan tetap menjadi situs Islam. Dia menegaskan bahwa aliansi Zionis-Amerika, normalisasi dan konspirasi tidak akan mengubah realitas al-Quds dan identitasnya.

Hal tersebut disampaikan Haniyah dalam pidato di forum pertemuan tentang masjid “Masajiduna Qala’una war Rijalus Shadiq Udatuna” yang digelar di Gaza, Rabu (19/6/2019). Dia mengatakan, “Masjid Al-Aqsha akan tetap Islami dan al-Quds akan tetap Islami, bukan Timur atau Barat, Islam dan Islam.”

Selengkapnya

PENJELASAN BAGUS.. SOAL RIBUT IMB PULAU REKLAMASI
2019-06-20 14:42:00     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB

Apa yang membuat IMB pantai Kita Maju Bersama (nama baru Pulau C, D, dan G -red) keluar saat ini bukan periode lalu? dan Apa yang telah dilakukan Anies Baswedan?

(1) Penerbitan IMB

Untuk mengajukan IMB, diperlukan syarat. Salah satu syarat untuk mengurus IMB adalah bukti kepemilikan tanah dalam hal ini sertifikat hak milik atau Hak Guna Bangunan (HGB).

https://www.rumah123.com/panduan-properti/tips-properti-16370-cara-mengurus-imb-id.html

Selengkapnya

Shalat Gaib Untuk Muhammad Mursi dari Belahan Dunia, Termasuk Indonesia
Kamis, 2019-06-20 14:42     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB
Dikuburkan secara diam-diam" pada waktu fajar pada hari Selasa, 18 Juni 2019. Pada hari yang sama, ribuan muslim, termasuk Indonesia melaksanakan shalat gaib...

Selengkapnya

Terdakwa Kudeta Turki Diancam Hukuman 55.880 Tahun Penjara
Kamis, 2019-06-20 14:41     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB
KIBLAT.NET, Ankara – Pengadilan Turki akan menjatuhkan vonis kepada lebih dari 220 tersangka, Kamis (20/06/2019),...

Selengkapnya

Hersubeno Arief: Kecurangan Adalah Bagian Dari Demokrasi
20 Juni 2019 14:42 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB

Eramuslim.com -Betul Anda tidak salah baca. Judul di atas diambil dari keterangan seorang saksi dari paslon 02, Hairul Anas Suadi.

“Doktrin” itu disampaikan oleh Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ketika memberikan pembekalan para calon saksi di sebuah hotel di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Timur.

Anas adalah salah satu peserta pembekalan itu. Sebagai caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB), bersama 9 orang lainnya dia diutus mewakili partainya. Saat itu PBB di bawah Yusril Ihza Mahendra mendukung paslon 01.

Selengkapnya

Komentar BW Tentang Kesaksian Keponakan Mahfud MD Yang Bikin Geger: Ngeri Coi
20 Juni 2019 14:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:48 WIB

Eramuslim.com – “Ngeri coi.” Begitu komentar Kuasa Hukum pasangan Prabowo-Sandi, Bambang Widjoyanto menanggapi kesaksian yang diberikan oleh salah seorang saksi yang mereka hadirkan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Sidang PHPU yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin (Rabu, 19/6) berakhir pada pukul 05.00 WIB tadi (Kamis, 20/6). Persidangan akan kembali digelar siang nanti, pukul 13.00 WIB untuk mendengarkan saksi dari kubu termohon dan terkait. Salah seorang saksi yang dihadirkan kubu 02 adalah Hairul Anas Suadi, seorang calon anggota legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) dari Madura. Dia juga merupakan keponakan dari mantan Ketua MK Mahfud MD.

Selengkapnya

KAMMI Minta MK Adil dan Transparan
20 June 2019     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:33 WIB

– Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk adil dan transparan dalam menyelesaikan sengketa Pemilihan Presiden 2019 dalam sidang yang sudah berlangsung sejak beberapa hari ini.

“MK Harus menjalankan persidangan dengan cara yang adil dan transparan. Agar putusan MK nantinya benar-benar keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan keadilannya” kata Ketua Pengurus Pusat KAMMI Irfan Ahmad Fauzi dalam rilisnya kepada media, Kamis 20 Juni 2019.

Selengkapnya

Mursi Meninggal, LBH Pelita Umat Serukan Penyelidikan Internasional
Kamis, 2019-06-20 14:23     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:33 WIB
Menanggapi kematian Muhammad Mursi, Sekjen LBH Pelita Ummat Chandra Purna Irawan, menduga ada akumulasi penderitaan selama di dalam penjara Mesir.

Selengkapnya

Berbagai Metode Sunat Modern di Rumah Sunat dr. Mahdian
20 Juni 2019 14:23 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:33 WIB

EramuslimAdvertorial – Di negara yang mayoritas muslim seperti Indonesia, sunat adalah suatu kewajiban. Namun sunat saat ini dilakukan tidak hanya karena alasan agama, namun juga kesehatan.

WHO, berdasarkan banyak penelitian, menyatakan bahwa sunat dapat menghindarkan segala macam penyakit, termasuk HIV/AIDS dan penyakit menular seksual. Tak hanya itu, dengan sunat maka organ vital pria yaitu penis menjadi lebih bersih.

Selengkapnya

Kesaksian Said Didu di MK Buat Yusril Diam Tak Bertanya
20 Juni 2019 14:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:18 WIB

Eramuslim – Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu, menjadi saksi fakta dari tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Dalam kesaksiannya, dia berpendapat bahwa Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin adalah pejabat BUMN.

Hal ini Said katakan setelah ramai soal jabatan Ma’ruf Amin di Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BNI Syariah sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Selengkapnya

KOPI DIGITAL (6): 30 Produk Digital DISKON 99%, Yuk Tingkatkan Profit Bisnis
20 Juni 2019 13:17 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:03 WIB
30 Produk Digital ini DISKON 99%, Buruan Pesan Sebelum Habis!!!*

_cuma 99ribu dapat 30 produk digital

*1. Tools Web Builder*
_senilai Rp 445.000_
=> Sebuah tools untuk membuat website tanpa hosting dan domain.

*2. Whatsapp Zender*
_senilai Rp 249.000_
=> Sebuah tools untuk kirim pesan Whatsapp secara massal hanya dengan sekali klik.

Selengkapnya

QQ HEALING 11: Kini Umat Islam bisa Sembuhkan Penyakit dengan 3 Langkah Saja!
20 Juni 2019 13:35 WIB     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:03 WIB
BEKASI (voa-islam.com) - Judul diatas bukanlah promosi atau pun janji muluk, tapi memang kenyataannya demikian, dengan Izin Allah, "Kini, Umat Islam bisa Sembuhkan Penyakit dengan 3 Langkah Mudah ini" adalah konteks sesuai aslinya.

Masya Allah, luar biasa ilmu Allah meliputi segala sesuatu, baik di langit dan di bumi. Ayat Al Quran yang sering kita baca selama ini ternyata memiliki kekuatan Maha Dahsyat dengan izin Allah.

Selengkapnya

Khansa Syahla, Pendaki Cilik yang Taklukan Puncak Kilimanjaro
20 June 2019     |     Waktu unduh: 2019-06-20 14:03 WIB

Namanya Khansa Syahlaa, pendaki perempuan cilik berusia 13 tahun asal Cibubur ini kembali meneruskan petualangannya pada bulan Juni 2019. Bersama sang ayah, ia berhasil menjejakan kaki di puncak Gunung Kilimanjaro 5.895 m di Tanzania. Gunung tertinggi di benua Afrika bagian dari 7 summit dunia.

Siswi kelas 7 An Nahl Islamic school Cibubur ini mengambil rute Machame yg memakan waktu 7 hari perjalanan. Khansa melintasi medan dengan hutan hujan yg lebat, jalan berbatu dan berpasir serta salju abadi di puncak.

Selengkapnya