Total: 68299
Pangeran Diponegoro Abad ke-20: Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 1)
22 Februari 2021 07:39 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:48 WIB
Oleh : Tatang Hidayat

(Penulis Perjuangan KH. Zainal Musthafa dalam Jurnal Ulumuna Vol.23 No.2 tahun 2019 UIN Mataram)

Setiap memasuki tanggal 25 Februari, masyarakat Jawa Barat pada umumnya, dan Tasikmalaya khususnya pastinya tidak akan melupakan peristiwa sejarah yang terjadi pada tanggal tersebut. Setiap tanggal 25 Februari setiap tahunnya selalu diperingati sebagai hari perjuangan Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa dan Perlawanan Sukamanah.

Selengkapnya

Nistakan Agama di Medsos, Acong Ngaku Cintanya Ditolak gegara Beda Keyakinan
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:48 WIB

Eramuslim.com -Polres Serdang Bedagai menetapkan seorang pemuda bernama Indra Darma alias Acong berusia 23 tahun sebagai tersangka penista agama.

Acong merupakan warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Ia ditetapkan tersangka dengan Pasal 28 ayat (2) UU RI no 17 tahun 2016 dan pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 11 tahun 2016 tentang ITE subsider pasal 156 huruf a KUHPidana tentang penistaan agama.

Selengkapnya

The Worldview of Islam: Esensi Membangun Peradaban Islam
22 Februari 2021 07:27 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:33 WIB
BANDUNG (voa-islam.com) - The Worldview of Islam memiliki peranan penting bagi kebangkitan peradaban Islam. Hal tersebut didasarkan pada pandangan hidup islam yang sudah sempurna sedari permulaannya. 

Demikian Dr. Wendi Zarman memulai pemaparannya ketika hadir sebagai pemateri Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung ke-7. Kegiatan yang bertemakan The Worldview of Islam ini dilakukan secara daring pada Jumat (12/02) lalu melalui platform Zoom.

Selengkapnya

Bule Salah Gaul! Sebar Video Banjir Banten, Tapi Disebutnya Banjir Jakarta, Dihajar Netizen Akhirnya Twit Dihapus
2021-02-22 07:28:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:33 WIB
Mengenal Ikan Aligator yang Ada di Sungai Jogja: Jangan Dipelihara, Bahaya!
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:33 WIB

Eramuslim.com – Pemancing di Jogja dikejutkan dengan hasil tangkapannya. Mereka menemukan jenis ikan aligator kala memancing di perairan Jogja. Besar dugaan, ikan aligator ini berasal dari para pemelihara yang tidak kuat memberi pakan sehingga melepaskannya ke alam liar.

Kok bisa, enggak kuat kasih makan ikan aligator? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita bahas lebih dalam seluk-beluk ikan invasif ini.

Selengkapnya

Munarman Berang: Yang Halangi Relawan Kemanusiaan Adalah Makhluk Kebinatangan
2021-02-22 07:12:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:18 WIB
Israel Perluas Fasilitas Nuklir Dimona
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:18 WIB

TEL AVIV–Israel dilaporkan tengah memperluas fasilitas nuklir Dimona yang terletak di gurun Negev, kantor berita melaporkan, berdasarkan gambar satelit baru yang dirilis pada Kamis (18/2/2021).

Dimona adalah fasilitas penelitian nuklir Israel. Secara resmi berganti nama setelah mendiang Presiden dan Perdana Menteri Israel Shimon Peres pada 2018. Israel mengembangkan bahan fisil untuk persenjataan nuklirnya di reaktor nuklir ini.

Selengkapnya

Di Balik Banjir Jakarta, FPPJ: Menteri PUPR Cemas Anies Makin Dicintai Jika Bendungan Ciawi Dan Sukamahi Selesai
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 07:03 WIB

Eramuslim.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dikomandani Basuki Hadimuljono seperti malas-malasan merampungkan proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi.

Padahal, rencana pembangunan dua bendungan itu untuk menampung air dan menekan banjir kriman dari Bogor menuju laut di utara Jakarta.

“Pak Menteri PUPR sepertinya khawatir Gubernur Jakarta Anies Baswedan makin dicintai kalau dua bendungan itu rampung. Karena dua bendungan itu bisa menekan banjir kiriman dari Bogor,” kata Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (21/2).

Selengkapnya

Perempuan-Perempuan Berhati Baja
2021-02-22 06:44:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:48 WIB
Kasus Abu Janda Jangan Sampai Menghilang
2021-02-22 06:33:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:48 WIB
Firaun Mesir Seqenenre Taa II Dieksekusi dengan Kejam di Medan Perang
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:48 WIB

Eramuslim.com – Studi computed tomography (CT) yang dilakukan arkeolog Mesir terhadap mumi Firaun Seqenenre Taa II mengungkap fakta yang mengejutkan. Mumi Raja Seqenenre Taa II penuh luka yang diduga akibat pembantaian saat di medan perang.

Sebelumnya, para arkeolog coba mengungkap fakta soal mumi rusak yang ditemukan yang merupakan mumi dari Firaun Mesir Seqenenre Taa II. Mumi tersebut memiliki luka besar di dahinya, luka di sekitar mata dan pipinya.

Selengkapnya

Anies Bukan Ahok
2021-02-22 06:26:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:33 WIB
Terbukti, Faktanya Vaksin Sinovac “Tidak Aman”
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:33 WIB

Eramuslim.com – VaksinVirus Corona COVID-19 kembali “makan korban”. Kali ini yang menjadi korban: DR. Eha Soemantri SKM, MKes, Bendahara Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat (Persakmi) Sulawesi Selatan.

Eha meninggal di ICU RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar. Setelah shalat subuh. Kabar beredar, sebelumnya Eha dirawat karena terinfeksi Covid-19. Eha sendiri sebelumnya sudah divaksin. Namanya masuk dalam penerima vaksin pertama di Sulsel.

Selengkapnya

Syariat Islam Diserang Melalui Kasus Personil Sabyan
2021-02-22 06:14:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:18 WIB
Ingin Serahkan Bantuan Banjir, Relawan Eks FPI Dibubarkan Polisi
2021-02-22 06:06:00     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:18 WIB
Mukmin adalah Cermin bagi Saudaranya (Bag. 1)
22 Februari 2021     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:18 WIB
Apabila seseorang yang bercermin itu berwajah bersih, maka cermin akan memantulkan gambarnya dengan ...

Selengkapnya

Poskonya Dibubarkan, Perahu Karet FPI-nya Dipakai, Netizen: Engga Malu?
-     |     Waktu unduh: 2021-02-22 06:18 WIB

Eramuslim.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda pada Sabtu 20 Februari 2021 menyebabkan beberapa wilayah di DKI Jakarta mengalami banjir.

Seluruh jajaran terkait dari Pemprov DKI Jakarta pun langsung turun ke wilayah-wilayah terdampak banjir untuk mengevakuasi warga.

Saat evakuasi, netizen tertuju kepada perahu karet bertuliskan FPI yang digunakan oleh aparat untuk mengevakuasi warga.

Selengkapnya

Arab Saudi Buka Kesempatan Bagi Para Wanita Mendaftar Jadi Tentara
21 Februari 2021 22:07 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-21 22:33 WIB
JEDDAH, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Para wanita sekarang dapat bergabung dengan angkatan bersenjata Arab Saudi, mengikuti keputusan Kementerian Pertahanan Saudi yang membuka jalan bagi kedua jenis kelamin untuk mendaftar melalui portal penerimaan terpadu mulai hari Ahad (21/2/2021).

Jajaran militer dari prajurit hingga sersan akan tersedia di Angkatan Darat Arab Saudi, Pertahanan Udara Kerajaan Saudi, Angkatan Laut Kerajaan Saudi, Pasukan Rudal Strategis Kerajaan Saudi, dan Layanan Medis Angkatan Bersenjata.Semua pelamar harus lulus prosedur penerimaan sesuai dengan kondisi yang ditentukan, memiliki catatan bersih dan sehat secara medis untuk layanan. Tetapi beberapa kriteria tambahan telah ditambahkan untuk pelamar wanita.Pelamar wanita Saudi harus berusia antara 21 hingga 40 tahun, memiliki tinggi 155 cm atau lebih tinggi, dan tidak boleh menjadi pegawai pemerintah. Pengajuan perempuan juga harus memiliki kartu identitas nasional independen dan setidaknya memiliki pendidikan sekolah menengah. Pelamar yang menikah dengan warga negara non-Saudi tidak akan diterima.Rentang usia untuk pelamar pria pertama kali adalah antara 17 hingga 40 sementara tinggi minimum mereka 160 cm. Ada reaksi beragam terhadap standar perekrutan terpadu baru kementerian.Spesialis sistem operasi, Halah Al-Ynabawi, mengatakan negara-negara Arab yang mengizinkan perempuan masuk militer telah menjadi topik kontroversial selama 30 tahun terakhir."Tapi hari ini, dengan visi Raja Salman, dia telah memainkan peran besar dengan melibatkan wanita di semua bidang - pemerintah dan sekarang militer," katanya kepada Arab News."Menurut pendapat pribadi saya, sangat penting bagi wanita untuk berada di militer, di mana mereka dapat memiliki peran aktif dalam masyarakat konservatif kita." Rahma Al-Khayri, seorang spesialis teknologi informasi, memiliki sudut pandang yang berbeda. "Sepanjang sejarah, kami belum pernah mendengar seorang wanita yang datang ke lapangan dan berperang," katanya. “Kami selalu mendengar tentang wanita yang menyembuhkan orang, atau mungkin memantau persediaan di administrasi dan di unit kontrol. Pria itu adalah orang yang bertempur di lapangan." (AN)

Selengkapnya

Mata-mata Australia Yang Tewas Misterius Berencana Buka Kejahatan Pasukan Australia di Afghanistan
21 Februari 2021 21:25 WIB     |     Waktu unduh: 2021-02-21 21:33 WIB
SYDNEY, AUSTRALIA (voa-islam.com) - Seorang perwira intelijen Australia, yang ditemukan tewas di tempat parkir markas tentara pada bulan Desember, dilaporkan memiliki akses ke informasi rahasia tentang pelanggaran yang dilakukan pasukan Australia di Afghanistan.

Perwira itu, yang namanya tidak diketahui publik, ditemukan di kompleks Russell di Canberra.

Saat itu, polisi mengatakan kematian itu tidak mencurigakan, karena ia tampaknya bunuh diri.Kematian misteriusnya terjadi hanya sebulan setelah sebuah laporan mengkonfirmasi pasukan Australia membunuh puluhan warga sipil atau tahanan di Afghanistan antara tahun 2005 hingga 2016.Laporan yang dirilis oleh Mayor Jenderal Hakim Paul Brereton menetapkan bahwa pasukan khusus Australia telah membunuh 39 warga sipil dan tahanan, termasuk anak-anak, di Afghanistan.The Sunday Telegraph sekarang mengatakan dalam sebuah laporan bahwa perwira itu "memegangi hard drive yang dienkripsi" dengan rincian tentang apa yang sebenarnya terjadi di Afghanistan."Dapat dipahami bahwa perwira intelijen tersebut akan membuat informasi itu terbuka untuk umum," kata seorang sumber kepada Telegraph.Sumber, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa informasi di hard drive "akan banyak mengubah sikap dan opini publik tentang apa yang terjadi di Afghanistan," jika dipublikasikan.Laporan Brereton, yang menjadi berita utama pada November tahun lalu, membenarkan bahwa komando senior memaksa tentara junior untuk membunuh tawanan yang tidak berdaya untuk "membasmi" pasukan untuk bertempur.Australia kemudian memecat sejumlah pasukan, yang dicurigai menjadi saksi pembunuhan atau tidak jujur ​​dalam bersaksi.Perdana Menteri Morrison Scott Morrison juga mengatakan bahwa temuan laporan militer "mengganggu dan menyedihkan", menambahkan bahwa pemerintahnya "akan menanganinya berdasarkan hukum kami, di bawah sistem kami, dan sistem peradilan kami."Australia, yang bukan anggota NATO, telah berperan aktif di Afghanistan sejak invasi pimpinan AS ke negara itu pada 2001.Pada bulan Mei, mereka mengirim 30 tentara tambahan ke Afghanistan untuk bergabung dengan misi yang dipimpin NATO, sehingga total pengerahan ke Afghanistan menjadi 300 tentara.Invasi pimpinan AS menyingkirkan kelompok pejuang Taliban dari kekuasaan mereka yang sah. Namun, kekerasan terus berdampak besar di negara ini. Kekacauan juga membuka jalan bagi kelompok jihadis Islamic State untuk mendapatkan pijakan di timur Afghanistan. (ptv)

Selengkapnya

Anggap Kunci Lapangan Kerja Bukan Pemerintah, Pak Jokowi Kok Lepas Tanggung Jawab?
2021-02-21 20:06:00     |     Waktu unduh: 2021-02-21 20:18 WIB
Banjir Kemang Surut, Anies: Atas Izin Allah
2021-02-21 19:30:00     |     Waktu unduh: 2021-02-21 19:33 WIB
Cek Fakta : Jakarta Dikepung Banjir, AA Gym Sentil Anies Baswedan, Benarkah?
-     |     Waktu unduh: 2021-02-21 19:03 WIB

eramuslim.com – Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mencatut nama pendakwah Abdullah Gymnastiar, atau akrab disapa AA Gym, mengomentari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal banjir.

Unggahan itu menyematkan gambar tangkapan layar cuitan AA Gym yang berbunyi: “Innalillahi, jakarta banjir lagi, semoga nanti ada pemimpin jakarta yang rendah hati, tak ujub takabur merasa Sudah banyak berbuat.”

Selengkapnya

Kata Pengamat, Anies Lebih Mampu Menaklukkan Banjir Dibanding Ahok
-     |     Waktu unduh: 2021-02-21 18:48 WIB

eramuslim.com – Penanganan banjir Jakarta dinilai lebih baik di era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dibanding saat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjabat.

“Jika dibandingkan kepemimpinan Ahok dengan Anies Baswedan dalam penanganan banjir, jelas Ahok kalah jauh dibanding Anies Baswedan. Anies jauh lebih mampu atasi banjir,” ujar analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/2).

Selengkapnya

Saksi Bisu KM 50 yang Dimusnahkan
2021-02-21 18:30:00     |     Waktu unduh: 2021-02-21 18:33 WIB
Anggap Kunci Lapangan Kerja Bukan Pemerintah, Jokowi Kok Lepas Tanggung Jawab?
-     |     Waktu unduh: 2021-02-21 18:18 WIB

eramuslim.com – Ada upaya melepas tanggung jawab dari pemerintah terkait penanganan lapangan pekerjaan di Indonesia yang masih jadi persoalan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut kunci perluasan lapangan kerja berasal dari pelaku usaha dan dunia usaha, bukan dari pemerintah.

Selengkapnya