Total: 82567
Cross Hijaber, Prilaku Menyimpang
20 Oktober 2019     |     Waktu unduh: 2019-10-20 06:18 WIB
muslim.or.id   Nikmat dan Manfaat Pakaian Pakaian merupakan salah satu anugerah Allah, karena p ...

Selengkapnya

Tiba-tiba Bangkit saat akan Dimakamkan, Pria Ini Bikin Pelayat Berlarian
-     |     Waktu unduh: 2019-10-20 06:18 WIB

INDIA–Maut adalah misteri Allah SWT. Tidak ada yang tahu kapan dan di mana seseorang akan meninggal. Bahkan seseorang yang dinyatakan telah meninggal oleh manusia, jika belum ditakdirkan Allah SWT meninggal dunia, bisa saja ia bangkit lagi. Seperti peristiwa yang dialami pria asal India ini.

Sebuah keluarga yang berduka terkejut melihat ayah mereka bergerak ketika mereka akan menurunkannya ke dalam kubur.

Selengkapnya

Soal Kemesraan Prabowo-Jokowi, HRS Belum Keluarkan Sikap
-     |     Waktu unduh: 2019-10-20 06:03 WIB

Eramuslim.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab belum mengeluarkan komentar atas mesranya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Hal itulah yang diungkapkan kuasa hukum FPI sekaligus penasehat hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Seperti dilansir dari Riau24, Jumat (18/10/2019). Kemarin.  “HRS setahu saya belum berkomentar,” ujarnya.

Selengkapnya

Tiga Alasan Prabowo Dipastikan Jadi Menteri Pertahanan
2019-10-20 05:40:00     |     Waktu unduh: 2019-10-20 05:48 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qodari memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Qodari menyebut nama Prabowo saat diminta memprediksi sejumlah nama lama dan baru yang akan masuk ke kabinet Jokowi.

"Itu yang kira-kira masuk," kata Qodari dalam diskusi kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Selengkapnya

Erdogan's Style
2019-10-20 05:26:00     |     Waktu unduh: 2019-10-20 05:33 WIB

Erdogan's Style
Beginilah Tatapan mata seorang pemimpin yang punya wibawa tinggi didepan lawan lawannya.

Erdogan terkenal tidak pernah sama sekali terlihat menunduk didepan lawan lawan politiknya.

Kepalanya selalu tegak didepan siapa saja, baik didepan kaum arogan barat maupun didepan arogansi kalangan eropa.

Erdogan satu satunya pemimpin muslim yang Donald Trump saja tidak pernah berani meledek atau mengajaknya bercanda.

Selengkapnya

RAKYAT ADALAH TUAN DARI PENGUASA
2019-10-20 05:11:00     |     Waktu unduh: 2019-10-20 05:18 WIB

Saya jarang mengamati struk kasir ketika makan di restoran. Baru hari ini, karena kurang kerjaan, membaca lebih teliti. Bukan kuatir apakah kasir keliru hitung. Tapi, melihat pajak yang saya bayar untuk negara: Rp 13.200.

Uang ini tak seberapa, cuma 10% dari biaya keseluruhan. Tapi, inilah sebenarnya yang mengikatkan kita dengan negara, dalam setiap tarikan nafas kita, siang maupun malam.

Selengkapnya

Gadget Addict Mewabah, Penderita Sakit Jiwa Bertambah
19 Oktober 2019 23:46 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-20 00:03 WIB
 

Oleh:

Ana Nazahah, Revowriter Aceh

 

 

DILANSIR dari tribunjabar.id. Di Jawa Barat, ternyata sudah ada ratusan anak yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) karena kecanduan gadget.

Hal yang sama juga terjadi di Bogor, di Rumah sakit jiwa RSMM (Rumah Sakit Marzuki Mahdi) puluhan pasien anak dan remaja yang mengalami gangguan jiwa. Beberapa di antaranya merupakan pasien gangguan kejiwaan akibat kecanduan gadget.

Selengkapnya

Intelijen Turki Tahan Seorang 'Imam' Organisai Fetullah di Meksiko
19 Oktober 2019 22:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 22:18 WIB
MEKSIKO (voa-islam.com) - Seorang tersangka tingkat tinggi yang bertindak sebagai apa yang disebut "imam" Meksiko untuk Kelompok Teror Gülenist (FETO) Osman Karaca ditangkap oleh Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) di luar negeri dan dibawa ke Turki, kata sumber-sumber keamanan pada hari Sabtu (19/10/2019).

Karaca ditangkap dengan tuduhan '' mendirikan dan mendalangi organisasi teroris bersenjata, '' kata sumber itu, yang meminta tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.FETÖ dan pemimpinnya yang berbasis di AS Fetullah Gülen mengatur kudeta yang dikalahkan pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 251 orang mati dan hampir 2.200 terluka.Ankara juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.FETO dituduh menanam anggotanya di mana-mana, mulai dari polisi hingga kehakiman, tentara, dan birokrasi selama bertahun-tahun. Menyamarkan ikatan mereka dengan grup tersebut, para pengikutnya berhasil naik ke peringkat teratas. Mereka menjadi jenderal di militer dan kepala polisi senior. Melalui "para imamnya," FETO memantau para penyusup dan memberi mereka perintah. Yang disebut para imam ini sering kali merupakan sosok yang sederhana, seperti penjaga toko di kota kecil atau guru, tetapi mereka memegang kekuatan besar dalam kelompok, kadang-kadang atas kepala polisi, jenderal dan birokrat berpangkat tinggi. (DS)

Selengkapnya

Ini Susunan Sidang Paripurna MPR Pelantikan Jokowi-Ma’ruf
Sabtu, 2019-10-19 21:25     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:33 WIB
Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah merinci rangkaian susunan acara Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019 – 2024.

Selengkapnya

Turki: Teroris YPG Lancarkan 14 Serangan dalam 36 Jam Pertama Gencatan Senjata
19 Oktober 2019 21:05 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:18 WIB
ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Kelompok teroris Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) telah meluncurkan 14 serangan dalam 36 jam pertama gencatan senjata, kata Kementerian Pertahanan Turki, Sabtu (19/10/2019).

Teroris YPG / PKK telah melancarkan 12 serangan dan tembakan gangguan di Ras al-Ayn, satu di Tal Abyad dan satu di Tal Tamr di Suriah utara, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.Menurut pernyataan itu, teroris menggunakan berbagai senjata ringan dan berat termasuk mortir, roket, anti-pesawat dan senjata anti-tank selama serangan.Teroris YPG / PKK menyerang tentara Tentara Nasional Suriah (SNA) di kota Ras al-Ayn, perbatasan Suriah-Turki, kata kementerian itu Sabtu malam.Teroris menargetkan tentara SNA meskipun kesepakatan Turki-AS tentang penghentian Operation Peace Spring sebagai ganti penarikan teroris dari daerah zona aman dalam 120 jam.Teroris YPG / PKK menyerang tentara SNA dengan penembak jitu dan melukai mereka bertiga.Tentara yang terluka dibawa ke distrik Akçakale di provinsi Şanlıurfa Turki untuk dirawat.Turki dan AS mencapai kesepakatan pada hari Kamis, yang melibatkan penarikan teroris YPG dari garis demarkasi 32 kilometer selatan perbatasan Turki. AS akan memfasilitasi penarikan, sementara Turki telah setuju untuk menghentikan Operation Peace Spring selama 120 jam. (DS)

Selengkapnya

Halal Institute: BPJPH Harus Percepat Diklat Auditor dan Penyelia Halal
19 Oktober 2019 21:07 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)--Jaminan Produk Halal (JPH) telah diberlakukan tanggal 17 Oktober 2019 sesuai dengan amanat UU No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH).

Sejak 17 Oktober 2019 para pelaku usaha sudah bisa mendaftarkan diri ke BPJPH, kanwil Kemenag Provinsi dan Kabupaten, juga MUI Provinsi dan Kabupaten.

Dengan pemberlakuan ini maka Indonesia masuk tahap transisi menuju Mandatory JPH. Di sebut transisional karena cakupan kerja JPH demikian luas dan kompleks. Baik dalam UU JPH maupun PP No.31 tentang Penyelenggaraan JPH ini disebutkan bahwa penyelenggaraan JPH secara bertahap dimulai dari makanan dan minuman. 

Selengkapnya

Libya Ajukan Komplain Ke Moskow Terkait Tentara Bayaran Rusia yang Membantu Pasukan Haftar
19 Oktober 2019 17:15 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:18 WIB
TRIPOLI, LIBYA (voa-islam.com) - Ketua Dewan Presiden Libya Fayez Al-Sarraj telah mengkonfirmasi bahwa pemerintahnya telah mengajukan keluhan ke Moskow tentang tentara bayaran Rusia yang bertempur bersama pasukan Khalifa Haftar yang memimpin ofensif terhadap Tripoli.

Berbicara di France 24 Channel pada hari Rabu (16/10/2019), Al-Sarraj mengatakan pejabat pemerintahnya berbicara dengan pejabat Rusia tentang tentara bayaran dan bahwa pemerintahnya mempercayai peran Moskow dalam stabilitas Libya.Dia juga membantah bahwa ada tentara bayaran yang bertempur bersama pasukan pemerintah Angkatan Darat Libya, dengan mengatakan: "Kami belum menggunakan tentara bayaran. Kami membela diri dengan pemuda dan unit tentara reguler.""Pasukan kami telah menahan tentara bayaran Afrika yang berjuang untuk pasukan Haftar dan barang-barang milik tentara bayaran Rusia juga." Dia menambahkan.Al-Sarraj meminta komunitas internasional dan PBB untuk bersikap tegas terhadap kejahatan yang dilakukan oleh Haftar, dengan mengatakan pemerintahnya mendokumentasikan semua kejahatan untuk mengarsipkannya di organisasi lokal dan internasional untuk meminta pertanggungjawaban pelaku."Tidak akan ada negosiasi di masa depan dengan orang-orang yang melakukan kejahatan perang. Saya dulu bertemu dengan Haftar selama beberapa tahun terakhir untuk mencapai solusi politik, tetapi Haftar bermain gimmick untuk mengulur waktu." Al-Sarraj berkomentar.Dia juga memuji Kanselir Jerman Angela Merkel atas upayanya untuk menstabilkan Libya, menambahkan bahwa negosiasi tidak akan sama seperti sebelum 04 April.Banyak laporan lokal dan internasional menunjukkan keterlibatan tentara bayaran Rusia dalam pertempuran di Tripoli bersama pasukan Haftar, termasuk The Times, yang mengatakan puluhan tentara bayaran Rusia tewas dalam serangan udara oleh pesawat-pesawat tempur Angkatan Udara Libya dan bahwa ratusan dari mereka direkrut oleh kelompok Wagner untuk bertempur di sisi pasukan Haftar, terutama untuk mengoperasikan drone. (LO)

Selengkapnya

Prabowo-Sandi Hadiri Pelantikan Jokowi
Sabtu, 2019-10-19 21:13     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:18 WIB
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan menggelar Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia

Selengkapnya

30 Ribu Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden
Sabtu, 2019-10-19 21:03     |     Waktu unduh: 2019-10-19 21:18 WIB
30 Ribu Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden

Selengkapnya

MUI: Praktik Ritual yang Viral di DPR Mendekati Syirik
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:20 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 20:33 WIB
“MUI sendiri tidak merekomendasikan praktik ritual seperti itu karena menjurus pada perbuatan klenik, khurafat, dan dekat dengan syirik yang dilarang oleh agama”

Selengkapnya

INI 'Hadiah' untuk Jokowi-Ma'ruf dari Ketua MPR di 100 Hari Pertama Kerja
2019-10-19 19:44:00     |     Waktu unduh: 2019-10-19 20:03 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Baru akan dilantik pada Minggu 20 Oktober 2019, Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo-Ma'ruf Amin ditantang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen di 100 hari pertama kerja.

Tantangan itu diutarakan oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet usai menghadiri gladi bersih acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Ruang Rapat Paripurna 1, Gedung MPR, Jakarta pada Sabtu 19 Oktober 2019.

Selengkapnya

Masjid di Nangarhar Dibom, Merenggut 62 Nyawa Jamaah Shalat Jumat
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:40 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 19:48 WIB
Hidayatullah.com—Sedikitnya 62 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka ketika bom meledak di sebuah masjid di Nangarhar, Afghanistan, saat shalat Jumat […]

Selengkapnya

Second Family Life Forum: Upayakan Ketahanan Keluarga di Daerah Konflik
19 Oktober 2019 19:14 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 19:18 WIB
ISTANBUL, TURKI (voa-islam.com)--Konflik yang terjadi pada negara-negara muslim menimbulkan krisis dan bencana kemanusiaan. Dilansir dari UNHCR, The UN Regugee Agency, pada 2019 setidaknya terdapat 5,6 juta pengungsi Suriah, 5 juta pengungsi Palestina, 900 ribu pengungsi Rohingya, dan banyak lagi korban konflik yang hari ini belum bisa mendapatkan hidup dengan layak.

Karena kriris kemanusiaan tersebutlah, perwakilan aktivis kemanusiaan dari 40 negara berkonsolidasi dalam Second Family Life Forum, Stories Narrated 2019, di Istanbul Turki, pada Jumat-Sabtu (18-19/10).

Selengkapnya

Membaca Pelantikan
2019-10-19 18:49:00     |     Waktu unduh: 2019-10-19 19:03 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  H-1 Pelantikan Jokowi-Ma"ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden tidak senyaman 5 tahun yang lalu untuk momen yang sama. Kini suasana lebih "mencekam". Puluhan ribu aparat keamanan disiagakan. Pasukan tempur dan teritorial. Ironi untuk jumlah pasukan yang tidak dikonsentrasikan di Papua saat kerusuhan berlangsung. Rasionalisasinya konon gelombang aksi unjuk rasa Mahasiswa yang tidak mereda. Efek dari menggantungnya masalah Perppu yang berkaitan dengan UU KPK hasil revisi. Isu yang dilempar adalah adanya pihak yang ingin menggagalkan pelantikan.

Selengkapnya

Analis Geopolitik: Mesranya Prabowo-Mega Jadikan Jokowi-Maruf Penguasa Bayangan
-     |     Waktu unduh: 2019-10-19 19:03 WIB

Eramuslim.com – Analis geopolitik Hendrajit menilai mesranya hubungan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri secara tidak langsung akan menjadikan Jokowi- Ma’ruf Amin  sekadar presiden dan wakil presiden bayangan semata.

Menurut dia, secara dejure, presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 adalah Megawati dan Prabowo.

Jokowi, dikatakan Hendrajit, dalam hal ini berpotensi hanya akan menjadi eksekutor untuk agenda Mega-Pro (Megawati- Prabowo) 2009. Maka tentu, jika Jokowi menerima hal tersebut, kendali sepenuhnya akan berada ditangan kedua tokoh tersebut.

Selengkapnya

Jelang Pelantikan, Mesin Perang TNI Berjaga di Depok
-     |     Waktu unduh: 2019-10-19 19:03 WIB

Eramuslim.com -Berbagai persiapan khususnya dalam hal pengamanan terus dilakukan aparat TNI-Polri jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih RI, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Tak hanya terfokus di area gedung DPR, pengamanan juga diperketat di sejumlah wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta.

Di Depok, Jawa Barat, sebanyak lebih dari 857 personel gabungan TNI-Polri dan SatpolPP bahkan telah disiapkan untuk menjaga wilayah perbatasan DKI Jakarta itu.

Selengkapnya

Aktivis Antikorupsi dan HAM Minta Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel Baswedan
19 Oktober 2019 18:31 WIB     |     Waktu unduh: 2019-10-19 18:48 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)—Sejumlah aktivis antikorupsi dan pegiat hak azasi manusia melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mengungkap kasus penyiraman Novel Baswedan.

“Membentuk Tim Pencari Fakta untuk melakukan investigasi segera, menyeluruh dan tak berpihak atas kasus Novel Baswedan dan membawa pelaku ke pengadilan sesuai standar-standar peradilan yang adil. Independensi dan transparansi penyelidikan ini harus dipastikan dalam rancang bangun mandat Tim ini, terutama karena terdapat dugaan keterlibatan polisi dalam kasus ini. Tim Pencari Fakta ini juga harus diberikan wewenang untuk menyerahkan temuannya langsung ke Kejaksaan Agung dan ke badan disipliner internal Kepolisian,” demikian salah satu kutipan pada surat terbuka yang dikeluarkan Sabtu (19/10/2019).

Selengkapnya

Polisi Israel Serbu Pesta Pernikahan Warga Yerusalem
2019-10-19 11:00:10+00:00     |     Waktu unduh: 2019-10-19 18:18 WIB

YERUSALEM-Polisi Israel dilaporkan telah menyerbu sebuah pesta pernikahan dan menyerang para tamu undangan di lingkungan Sur Baher, sebelah tenggara Yerusalem, Jumat (18/10/2019), sumber-sumber lokal melaporkan.

Polisi Israel telah menyerbu sebuah pesta pernikahan di lingkungan Yerusalem, memprovokasi perkelahian dengan dan menyerang beberapa tamu undangan.

Penduduk Sur Baher, diperkirakan sekitar 18.000 orang, adalah bagian dari 435.500 penduduk Palestina Timur Yerusalem yang diduduki yang sering menjadi sasaran serangan militer Israel dan penghancuran rumah.

Selengkapnya

Modal Menuju Surga
-     |     Waktu unduh: 2019-10-19 18:18 WIB

Eramuslim – BAGAIMANAKAH luasnya surga? Lihatlah keterangan dalam ayat selanjutnya,

Dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi. Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, Jika lebar surga saja selebar langit dan bumi. Lantas bagaimanakah lagi dengan panjangnya. Demikianlah luasnya surga. Namun sedikit yang mengetahui hal ini, sehingga lihatlah sendiri bagaimana dunia begitu dikejar dibanding akhirat. Padahal jauh sekali antara kenikmatan surga dibanding dunia.

Selengkapnya

Lima Penyebab Penyimpangan Akidah
-     |     Waktu unduh: 2019-10-19 17:48 WIB

Eramuslim – UNTUK mengatasi penyimpangan akidah pada diri pribadi maupun masyarakat perlu diketahui lebih dahulu sebab-sebabnya, kemudian berupaya melakukan pengobatan dan solusinya dengan sungguh-sungguh. Di antara sebab-sebab penyimpangan akidah adalah:

1. Kebodohan terhadap akidah sahihah

Hal ini dikarenakan enggan dan malas mempelajari dan mengajarkannya, atau karena kurangnya perhatian terhadapnya, sehingga tumbuh suatu generasi yang tidak mengenal akidah yang benar dan sangat mudah disesatkan dan menyesatkan. Hal ini pernah terjadi pada kaum Nabi Musa yang begitu mudah disesatkan oleh Samiri.

Selengkapnya