Total: 51191
Jokowi Klaim MRT, Gubernur Anies Justru Puji Pekerja Proyek dan Sampaikan Terimakasih Kepada Semua Gubernur DKI
2019-03-25 06:46:00     |     Waktu unduh: 2019-03-25 07:03 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID] Moda Raya Terpadu (MRT) DKI Jakarta telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Minggu (24/3/2019).

Presiden Jokowi dalam pidato politiknya menyebut, berjalannya MRT hingga sukses diresmikan lantaran keputusan politik yang diambilnya bersama Wagub terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama.

Klaim ini terbantahkan dengan data-data dan fakta sejarah berjalannya MRT dari mulai ide, perencanaan, groundbreaking, hingga selesai peresmian.

Selengkapnya

Panglima Diplomasi Terburuk Sepanjang Sejarah RI
25 Maret 2019 06:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:48 WIB

Eramuslim.com – Sejarah membuktikan Presiden Soekarno telah menunjukkan kepada khalayak global menjadi pemimpin Indonesia dengan kualitas world leadership yang mumpuni, skill diplomasi yang luar biasa dan kemampuan retorika yang memukau.

Begitu juga Presiden Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki kelebihan tersendiri dalam takaran yang berbeda sebagai pemimpin NKRI

Selengkapnya

KH Sayudi Banyuwangi: Melihat Situasi Negara, Hukumnya Fardhu Ain Pilih Prabowo-Sandi di Pilpres 2019
2019-03-25 06:22:00     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:33 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Assalamu'alaikum..

Mencerahkan apa yang disampaikan KH. Sayudi Banyuwangi:

"Indonesia itu ibarat piring. Yang mau mecah piring ini banyak. Menurut pribadi saya Pilpres yang keadaannya seperti ini WAJIB Prabowo-Sandi 02. Fardhu Ain. Melihat situasi negara," ujar Kyai Sayudi.

[video]

Assalamu'alaikum
Selamat pagi warga NU nahdliyin Mencerahkan apa yg di sampaikan KH. sayudi banyuwangi "ibarat Indonesia seperti piring banyak menu/Ormas islam tetapi yg diselamatkan bukan satu Ormas tapi piring itu" Indonesia "dan yg pantas memimpin skrg @prabowo @sandiuno pic.twitter.com/yGsPxbfHcM — #2019PrabowoPresiden 🇮🇩 (@harychandra091) 24 Maret 2019

Selengkapnya

Rumania akan Pindahkan Kedutaannya ke Yerusalem
Senin, 25 Maret 2019 - 06:15 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:33 WIB
Hidayatullah.com—Rumania akan merelokasi kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke kota Al-Quds atau Yerusalem. Dilansir RT, hal itu dikatakan Perdana […]

Selengkapnya

ADA YANG SUPER PANIK! Akun Ustadz Haikal Hassan di-Hack
2019-03-25 06:09:00     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:18 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID] Sosial media geger dengan twit-twit aneh akun twitter ustadz Haikal Hassan Baras atau dikenal dengan Babe Haikal. Sekira pukul 21.42 WIB, Minggu, 24 Maret 2019, akun ini mengeluarkan pernyataan kontroversial menyatakan dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf, menyebut Prabowo tidak sholat Jum'at, dll.

Informasi ini pun langsung diklarifikasi oleh ustadz Haikal melalui pesan video yang disampaikan di akun Twitter Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selengkapnya

Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Kardinal Chile yang Menyembunyikan Kasus Pedofilia
Senin, 25 Maret 2019 - 06:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:18 WIB
Hidayatullah.com—Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Kardinal Ricardo Ezzati dari jabatannya sebagai uskup agung Santiago, anggota peringkat tertinggi dari Gereja Katolik […]

Selengkapnya

Zulhas: Sekarang Susah Cari Kerja, Eeh Dari Tiongkok Banyak Yang Datang
25 Maret 2019 06:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:18 WIB

Eramuslim.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, menghadiri acara deklarasi “Condet Bershalawat, Warga Betawi Menangkan Prabowo-Sandi” yang digelar di Lapangan Condet, Jakarta Timur, Minggu, 24 Maret 2019.

Dalam sambutannya, Zulkifli menanyakan kepada para kader dan partai pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Selengkapnya

KOMPAS YANG BIKIN NGAMBEK PENDUKUNG 01
2019-03-25 05:50:00     |     Waktu unduh: 2019-03-25 06:03 WIB

KOMPAS YANG TERHAKIMI 
Dapet kabar, bahwa pendukung Jokowi ngambek banget sama KOMPAS.

Selama ini mereka anggap Kompas selalu ada untuk mereka, selalu siap sedia hadirkan berita yang mengelus kening dan membelai belakang telinga. Sesekali, hembuskan angin hangat ke bagian tengkuk. Membuat bulu tangan mereka merinding dan tersenyum dengan maya sayu ke Kompas...

Saat Kompas hadirkan fakta yang membantah dusta untuk sang raja, mereka kaget dan merasa tidak terima. Dengan mata Jereng mereka menoleh pada kompas, seolah meminta jawaban atas pemberitaan yang dihadirkan. Pemberitaan yang membuat sang raja menjadi pecundang atas perkataan yang di keluarkan.

Selengkapnya

Italia Gabung Proyek Jalur Sutra China
Senin, 25 Maret 2019 - 05:40 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 05:48 WIB
Hidayatullah.com—Italia menjadi negara maju pertama yang bergabung dengan program investasi global China, yang menimbulkan kekhawatiran negara-negara Barat sekutu Italia. Proyek […]

Selengkapnya

Lagos Disebut Kota Murah Untuk Ditinggali, Warga Nigeria Bertanya-Tanya
Senin, 25 Maret 2019 - 05:25 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 05:48 WIB
Hidayatullah.com—Nigeria mempertanyakan hasil riset tentang perbedaan biaya hidup berbagai kota di dunia yang menyebutkan bahwa Lagos merupakan salah satu kota […]

Selengkapnya

Lampung Dibanjiri Wajah Jokowi-Ma’ruf, Warga: Jokowi Disini Cuma Menang Baliho
25 Maret 2019 05:30 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 05:48 WIB

Eramuslim.com – Jalanan kota Bandar Lampung dibanjiri baliho pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres. Baliho paslon petahana Jokowi-Ma”ruf Amin paling mencolok.

Baliho berukuran besar tersebut hampir terpampang di sepanjang jalan dari Bandara Radin Inten II arah pusat kota Lampung, Minggu (24/3/2019).

Sedangkan baliho paslon nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno nyaris tak tampak kecuali hanya dua atau tiga baliho saja.

Selengkapnya

Asyari Usman: Awas, Kalau Presiden Marah Beda dengan Anda Marah
25 Maret 2019 05:00 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-25 05:18 WIB

Eramuslim.com – Kemarin (23/3/2019) di Jogjakarta, Presiden Jokowi menunjukkan kemarahannya. Dengan nada serius, di depan massa yang cukup besar. Kita tidak perlu membahas apakah mereka itu massa kerahan atau massa tulus-ikhlas.

Jokowi mengatakan, setelah dia diam saja selama empat setengah tahun dihujat, dihina, direndahkan, difitnah, dlsb, “Tetapi hari ini di Jogja, saya sampaikan, saya akan lawan.”

Selengkapnya

DHUAAR! Ungkap Sejarah MRT, Pakar Manajemen Konstruksi HERAN: Kenapa Jokowi yang Resmikan MRT?
2019-03-24 23:32:00     |     Waktu unduh: 2019-03-25 00:48 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Yth. Presiden @jokowi ,
Kenapa Anda yang meresmikan @mrtjakarta ?
Padahal status perusahaan BUMD & kepemilikannya 99,99% @DKIJakarta & 0,01% PD Pasar Jaya? Kenapa bukan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan ?

Cc.
@TopeRendusara
@DonAdam08
@Reiza_Patters
@JackVardan

Yth. Presiden @jokowi ,
Kenapa Anda yang meresmikan @mrtjakarta ? Padahal status perusahaan BUMD & kepemilikannya 99,99% @DKIJakarta & 0,01% PD Pasar Jaya? Kenapa bukan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan ?

Selengkapnya

TELAK! Arsitek Marco Kusumawijaya KUPAS TUNTAS Dusta Jokowi Soal MRT
2019-03-24 23:26:00     |     Waktu unduh: 2019-03-24 23:33 WIB

[PORTAL-ISLAM.ID]  Arsitek Marco Kusumawijaya membongkar dan mengupas habis blunder dan dusta Jokowi terkait MRT.

Melalui laman media sosial twitternya, Marco bercuit mengenai Jokowi yang justru menunda MRT dan menyisipkan link beritanya.

Ini bukti Joko Widodo menunda MRT dengan alasannya. Tidak pernah mempercepat. https://t.co/ZMuiSZGTPu — marco (@mkusumawijaya) March 23, 2019 Tak hanya itu, ia juga membagikan sejarah MRT di Jakarta yang membuktikan bahwa MRT berjalan di era Fauzi Bowo, sedangkan di era Jokowi jadi Gubernur sangatlah sedikit. Sejarah MRT Jakarta. Resmi. Jangan kita jadi korban hoax pilpres ya! Tiap langkah diasarkan pada langkah sebelumnya. Kalau ada yg anggap hanya langkah fisik yg paling penting, itulah contoh terburuk sikap sebagian bangsa kita yg membuat kita bodoh dlm persaingan global. pic.twitter.com/rRXCQvyayK — marco (@mkusumawijaya) March 24, 2019 Kesaksian Marco tentu mematahkan pernyataan Jokowi baru-baru ini.

Selengkapnya

Peduli Bangsa, Syabab Hidayatullah Surabaya Gelar Diskusi Ilmiah
Ahad, 24 Maret 2019 - 22:58 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 23:03 WIB
“Sejak tahun 1945 ketika para pemuda mayoritas pemeluk agama Islam melakukan perlawanan terhadap para penajajah guna memerdekakan negaranya Indonesia.”

Selengkapnya

Di Aceh tak Ada Prabowo dan Sandi, tapi Massa Membludak
24 Maret 2019 22:41 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:48 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Kampanye terbuka dinyatakan dimulai. Masing-masing Capres-Cawapres pun telah memulainya di daerah-daerah tertenu yang telah dijadwalkan.

Ada yang menarik dari kampanye terbuka ini, yakni dari pasang 02, di mana ketika di Aceh, Prabowo atau Sandi tidak berada di tempat namun massa yang hadir dinilai membludak. Hal itu lantas diapresiasi oleh inisiator GARBI, Fahri Hamzah.

Selengkapnya

Koalisi Arab Targetkan Situs Penyimpanan Drone Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a
24 Maret 2019 22:05 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:18 WIB
ADEN, YAMAN (voa-islam.com) - Koalisi Arab melakukan serangan udara yang menargetkan situs-situs pemberontak Syi'ah Houtsi di ibukota Yaman, Sana'a pada hari Sabtu (24/3/2019).

Serangan itu menargetkan dua lokasi di Sana'a, yang digunakan oleh pemberontak kaki tangan Iran untuk menyimpan pesawat tanpa awak.

Juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Maliki mengatakan serangan itu menargetkan dua situs yang digunakan oleh pasukan Syi'ah Houtsi untuk menyimpan drone.Serangan itu adalah bagian dari operasi yang diluncurkan pada Januari untuk menghancurkan kemampuan pesawat tanpa awak Syi'ah Houtsi, kata al-Maliki.“Kami meminta warga sipil untuk tidak mendekati situs-situs yang ditargetkan demi keselamatan mereka sendiri,” sebuah pernyataan berbunyi.Sumber-sumber Al Arabiya juga mengkonfirmasi bahwa Koalisi Arab meluncurkan serangan udara terpisah di situs-situs pemberontak Syi'ah Houtsi di provinsi al-Bayda.Sebelumnya pada hari itu, Koalisi Arab melancarkan serangan udara di kamp-kamp pemberontak Syi'ah Houtsi di Sanaa, termasuk pangkalan udara al-Dulaimi. Ini terjadi beberapa jam setelah Syi'ah Houtsi mengumumkan jatuhnya sebuah pesawat koalisi di pinggiran Sanaa, menurut media outlet milisi. (st/Aby)

Selengkapnya

Di AS Senjata Menewaskan Lebih Banyak Anak Dibandingkan Polisi dan Tentara
24 Maret 2019 21:45 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:18 WIB
AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine mengatakan bahwa lebih banyak anak-anak yang tewas oleh senjata daripada petugas polisi dan militer aktif pada 2017 di AS.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Schmidt College of Medicine di Florida Atlantic University, sekitar 38.940 anak-anak antara usia 5 hingga 18 meninggal akibat kekerasan terkait senjata antara tahun 1999 hingga 2017.Studi ini menyoroti bahwa anak-anak kulit hitam, yang merupakan 41 persen dari kematian, sangat rentan terhadap kekerasan terkait senjata dan anak laki-laki membuat 86 persen dari ini.Sekitar 6.464 kematian melibatkan anak-anak berusia antara 5 hingga 14 tahun, dengan rata-rata 340 kematian setiap tahun. Selanjutnya 32.478 anak berusia antara 15 hingga 18 tahun meninggal, atau rata-rata 2.050 per tahun antara 1999 dan 2017."Sangat menyedihkan bahwa pada tahun 2017, ada 144 petugas polisi yang tewas dalam tugas dan sekitar 1.000 tentara aktif di seluruh dunia yang meninggal, sedangkan 2.462 anak-anak usia sekolah dibunuh oleh senjata api," kata para peneliti.Para peneliti memperingatkan bahwa kematian anak-anak di AS yang disebabkan oleh senjata api meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, di mana angka pembunuhan diperkirakan enam hingga sembilan kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.Kematian yang disebabkan oleh senjata api di AS mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa dasawarsa, karenanya lebih banyak orang yang mendesak undang-undang kontrol senjata yang lebih ketat di tengah sikap apatis Presiden Donald Trump. (st/TDS)

Selengkapnya

Foto Kocak Rakyat Cegah “Pemecatan”, “Kriminalisasi”, hingga “Penangkapan”
24 Maret 2019 22:01 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Berbagai macam pemberitaan terkait dukung mendukung ke salah satu Capres-Cawapres bisa disebut telah dicederai dengan adanya dugaan-dugaan, bahwa ada masyarakat dengan latar profesi tertentu maupun tidak telah dibuat trauma—ketakutan karena dianggap berlebihan. Misalkan saja masyarakat ada yang terkesan dilarang berposes dengan gaya Capres-Cawapres tertentu tapi malah “diamankan”.

Selengkapnya

Senjata Menewaskan Lebih Banyak Anak di AS Dibandingkan Polisi dan Tentara
24 Maret 2019 21:45 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:03 WIB
AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine mengatakan bahwa lebih banyak anak-anak yang tewas oleh senjata daripada petugas polisi dan militer aktif pada 2017 di AS.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Schmidt College of Medicine di Florida Atlantic University, sekitar 38.940 anak-anak antara usia 5 hingga 18 meninggal akibat kekerasan terkait senjata antara tahun 1999 hingga 2017.Studi ini menyoroti bahwa anak-anak kulit hitam, yang merupakan 41 persen dari kematian, sangat rentan terhadap kekerasan terkait senjata dan anak laki-laki membuat 86 persen dari ini.Sekitar 6.464 kematian melibatkan anak-anak berusia antara 5 hingga 14 tahun, dengan rata-rata 340 kematian setiap tahun. Selanjutnya 32.478 anak berusia antara 15 hingga 18 tahun meninggal, atau rata-rata 2.050 per tahun antara 1999 dan 2017."Sangat menyedihkan bahwa pada tahun 2017, ada 144 petugas polisi yang tewas dalam tugas dan sekitar 1.000 tentara aktif di seluruh dunia yang meninggal, sedangkan 2.462 anak-anak usia sekolah dibunuh oleh senjata api," kata para peneliti.Para peneliti memperingatkan bahwa kematian anak-anak di AS yang disebabkan oleh senjata api meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, di mana angka pembunuhan diperkirakan enam hingga sembilan kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.Kematian yang disebabkan oleh senjata api di AS mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa dasawarsa, karenanya lebih banyak orang yang mendesak undang-undang kontrol senjata yang lebih ketat di tengah sikap apatis Presiden Donald Trump. (st/TDS)

Selengkapnya

Diluncurkan Februari, Layanan Fogging Gratis IDC Diminati Masyarakat
24 Maret 2019 21:49 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 22:03 WIB
BEKASI (voa-islam.com)—Infaq Dakwah Center (IDC) kembali melakukan layanan fogging (pengasapan) gratis. Kali ini layanan fogging dilakukan di Kampung Ujung Harapan, RT 06 RW 18, Babelan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (24/3/2019).

Selain fogging, pada kesempatan ini IDC juga membarengi dengan pengobatan gratis di lokasi yang sama. Warga setempat begitu antusias berobat kepada tim dokter dari Go Medica yang digandeng IDC. Sekira seratus lebih warga, baik orangtua, remaja, dan anak-anak mengikuti pengobatan ini.

Selengkapnya

Jangan jadi Presiden jika Maunya Selalu Dipuji
24 Maret 2019 21:41 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 21:48 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Sebagai seorang pemimpin (Presiden) seharusnya sudah siap menerima semua konsekuensi politik, termasuk difitnah, dicaci, dikritik dan juga dipuji.

Selengkapnya

Komunitas Muslim New York Luncurkan Unit Patroli Baru untuk Lindungi Masyarakat
24 Maret 2019 21:08 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 21:18 WIB
AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Unit patroli sukarela yang baru dibentuk telah mulai bekerja untuk memastikan keselamatan komunitas Muslim di New York City, hanya sepekan setelah serangan teroris brutal menewaskan 50 orang di dua masjid di Selandia Baru.

Muslim Community Patrol (MCP), yang dipimpin oleh tim sukarelawan akan bertujuan untuk melindungi anggota masyarakat dari "peningkatan kejahatan gangguan kualitas hidup," kata situs web organisasi itu."MCP bertindak sebagai penghubung antara polisi setempat dan juga masyarakat setempat - menjembatani kesenjangan dan menyediakan layanan masyarakat, pendidikan keselamatan, dan kiat patroli untuk semua," menurut deskripsi.Setidaknya 50 relawan berpartisipasi dalam MCP dan telah menerima pelatihan untuk menangani sejumlah masalah termasuk masalah keluarga, kesulitan keuangan, penyalahgunaan narkoba, depresi dan bunuh diri.MCP tidak hanya melayani Muslim NYC tetapi juga akan memberikan bantuan kepada non-Muslim karena mereka bertujuan untuk memberikan makanan kepada para tunawisma di daerah tengah kota.Meskipun para relawan menerima pelatihan dari Departemen Kepolisian New York (NYPD), kelompok itu tidak bersenjata, kata para pejabat.Walikota Brooklyn Eric Adams menyoroti bahwa AS  memungkinkan setiap komunitas untuk melindungi anggotanya dan bahwa komunitas Yahudi juga memiliki unit patroli yang serupa. (st/TDS)

Selengkapnya

Kecintaan Rakyat: Prabowo-Sandi Dijadikan Nama Bayi
24 Maret 2019 21:01 WIB     |     Waktu unduh: 2019-03-24 21:18 WIB
JAKARTA (voa-islam.com)- Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid tampak terkejut ketika mengetahui ada bayi kembar, baru lahir yang kemudian diberi nama oleh kedua orang tua ‘Prabowo’ dan ‘Sandi’. 

Selengkapnya

MAPIM: Masjidil Aqsha Persatukan Umat Islam
Ahad, 2019-03-24 21:11     |     Waktu unduh: 2019-03-24 21:18 WIB
"Karena semua sepakat, para ulama cendekiawan bahwa Masjidil Aqsha milik kita"

Selengkapnya